Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Wali Kota Cimahi Selidiki Dugaan Jual Beli Seragam di SMP Negeri
Ilustrasi korupsi (IDN Times/Aditya Pratama)
  • Wali Kota Cimahi Ngatiyana membenarkan adanya aduan masyarakat terkait dugaan jual beli seragam di sejumlah SMP Negeri dan menyatakan kasusnya masih didalami.
  • Ngatiyana menegaskan siswa tidak wajib membeli seragam dari sekolah, terutama karena Pemkot Cimahi telah menganggarkan seragam gratis bagi pelajar SMP kelas 8.
  • Pemkot akan memanggil Dinas Pendidikan untuk verifikasi laporan, mengedepankan praduga tak bersalah, serta menindak tegas kepala sekolah jika pelanggaran terbukti.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rabu (5/8/2026)

Wali Kota Cimahi Ngatiyana membenarkan adanya aduan dugaan jual beli seragam di SMP Negeri. Ia akan meminta Dinas Pendidikan memverifikasi laporan dan menindak kepala sekolah yang melanggar jika terbukti.

kini

Dugaan jual beli seragam di sejumlah SMP Negeri Kota Cimahi ramai diperbincangkan oleh orang tua siswa.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Dugaan jual beli seragam sekolah di sejumlah SMP Negeri Kota Cimahi sedang didalami setelah adanya aduan dari masyarakat.
  • Who?
    Wali Kota Cimahi Ngatiyana, Dinas Pendidikan Kota Cimahi, kepala sekolah SMP Negeri, orang tua siswa, dan warga pelapor terlibat dalam penanganan dugaan tersebut.
  • Where?
    Dugaan praktik jual beli seragam dilaporkan terjadi di sejumlah SMP Negeri di Kota Cimahi, Jawa Barat. Sekolah yang diduga terlibat per saat ini masih belum diketahui.
  • When?
    Ngatiyana mengonfirmasi adanya aduan tersebut pada Rabu, 5 Agustus 2026. Pendalaman dan verifikasi masih akan dilakukan.
  • Why?
    Pemeriksaan dilakukan karena ada laporan masyarakat mengenai dugaan penjualan seragam, sementara Pemerintah Kota Cimahi telah menganggarkan seragam gratis bagi siswa SMP kelas 8.
  • How?
    Ngatiyana akan memanggil Dinas Pendidikan untuk memverifikasi laporan, mendalami kebenarannya, dan mengambil tindakan tegas terhadap kepala sekolah jika terbukti melanggar ketentuan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Wali Kota Cimahi Ngatiyana mendengar ada laporan sekolah SMP negeri menjual seragam kepada murid. Padahal, seragam SMP sudah diberi gratis oleh Pemkot Cimahi. Ngatiyana akan meminta Dinas Pendidikan mengecek sekolah mana yang melakukan ini. Kalau terbukti melanggar aturan, kepala sekolah bisa diberi tindakan tegas. Sekarang semuanya masih diperiksa dulu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Respons Pemkot Cimahi menunjukkan perhatian terhadap beban orang tua dan kepatuhan sekolah pada ketentuan yang berlaku. Adanya anggaran seragam gratis bagi siswa SMP menjadi dukungan nyata, sementara rencana verifikasi melalui Dinas Pendidikan serta penerapan asas praduga tak bersalah mencerminkan upaya penanganan yang cermat, adil, dan dapat dipertanggungjawabkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Dugaan jual beli seragam di sejumlah SMP Negeri Kota Cimahi kini tengah ramai diperbincangkan orang tua siswa. Wali Kota Cimahi Ngatiyana membenarkan soal adanya dugaan tersebut, dan diketahui berdasarkan aduan masyarakat.

Kendati mengetahui, hal tersebut, Ngatiyana belum mau membeberkan lebih rinci mengenai sekolah mana yang melakukan praktik-praktik tersebut. Dia memastikan, hal ini masih dilakukan pendalaman.

"Saya mendengar memang ada yang mengadukan jual beli seragam sekolah," kata Ngatiyana, Rabu (5/8/2026).

1. Pemkot Cimahi sudah menganggarkan untuk seragam sekolah SMP

Ilustrasi korupsi (IDN Times/Arief Rahmat)

Ngatiyana mengungkapkan, tidak ada keharusan peserta didik untuk membeli seragam ke pihak sekolah hingga memberatkan para orangtua peserta didik. Apalagi, Pemkot Cimahi telah menganggarkan seragam gratis kepada peserta didik jenjang SMP.

"Padahal Pemkot Cimahi sudah memberikan seragam gratis SMP, waktu itu kelas 8," ungkapnya.

2. Wali Kota Cimahi minta aduan tersebut ditelusuri

Ilustrasi Korupsi. (IDN Times/Aditya Pratama)

Ngatiyana akan memanggil pihak Dinas Pendidikan untuk memverifikasi adanya dugaan jual beli seragam di SMP Negeri Kota Cimahi. Dia memastikan akan menindak tegas kepala sekolah yang melakukan jual beli seragam sekolah.

"Kami akan cek ke Kadis seperti apa itu bisa terjadi kalau memang ada penjualan di luar ketentuan kita akan ambil tindakan tegas terhadap kepala sekolah yang melanggar aturan," katanya.

3. Pemkot Cimahi tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah

Ilustrasi Korupsi. (IDN Times/Aditya Pratama)

Pemkot Cimahi, kata Ngatiyana akan tetap mengutamakan asas praduga tak bersalah. Maka itu ia meminta agar Dinas Pendidikan melakukan pendalaman lebih lanjut dari laporan warga tersebut agar perkaranya bisa terungkap secara jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Kami cek kebenarannya dulu, saya cek ke kadis kepala sekolah mana yang melakukan itu, semuanya harus sesuai dengan ketentuan," katanya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article