Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tersebar di Seluruh Daerah Jabar, Sekolah Maung Beroperasi Tahun Ini
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Purwanto (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
  • Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan Sekolah Maung mulai beroperasi tahun ini dengan persiapan teknis dan lokasi yang sedang difinalisasi oleh Dinas Pendidikan Jabar.
  • Sekolah Maung akan hadir di setiap kabupaten dan kota, terdiri dari 27 SMA dan 13 SMK, dengan kurikulum berbasis minat bakat serta sistem rekrutmen akademik dan non-akademik.
  • DPRD Jabar mengingatkan pentingnya kesiapan SDM, anggaran, serta integrasi nilai karakter dalam kurikulum agar Sekolah Maung benar-benar melahirkan generasi unggul secara teknis dan moral.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
15 Januari 2026

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan mengingatkan Pemprov Jabar agar menyiapkan SDM, anggaran, dan kurikulum untuk rencana Sekolah Maung. Ia menekankan pentingnya nilai karakter dalam kurikulum dan menyebut rencana dimulai pada 2027.

23 April 2026

Kepala Disdik Jabar Purwanto menyatakan persiapan Sekolah Maung sudah masuk tahap pembahasan petunjuk teknis dan lokasi. Ia memastikan sekolah akan beroperasi tahun ini dengan model pengembangan dari sekolah yang sudah ada di tiap kabupaten/kota.

tahun ini

Sekolah Maung dijadwalkan mulai beroperasi di seluruh daerah Jawa Barat. Persiapan mencakup penyesuaian kurikulum, rekrutmen siswa melalui jalur akademik dan non-akademik, serta peningkatan kualitas guru.

kini

Disdik Jabar masih memfinalisasi juknis dan pedoman pelaksanaan Sekolah Maung sambil menyiapkan fasilitas serta tenaga pengajar sesuai peminatan siswa.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan merealisasikan pembentukan Sekolah Maung, yaitu sekolah khusus berbasis minat dan bakat yang akan mulai beroperasi tahun ini di seluruh kabupaten dan kota.
  • Who?
    Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto memimpin persiapan teknis, sementara Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan memberikan masukan terkait kesiapan SDM dan anggaran.
  • Where?
    Sekolah Maung akan dibentuk di seluruh wilayah Jawa Barat, masing-masing satu SMA dan satu SMK di setiap kabupaten atau kota.
  • When?
    Persiapan berlangsung pada April 2026 dengan target peluncuran pada tahun ajaran baru 2026, sedangkan rencana jangka panjang diarahkan menuju 2027.
  • Why?
    Pembentukan Sekolah Maung bertujuan melayani siswa berprestasi agar dapat belajar sesuai potensi mereka melalui kurikulum yang disesuaikan dengan minat dan bakat individu.
  • How?
    Pemerintah menyiapkan petunjuk teknis, kurikulum khusus, serta rekrutmen akademik dan non-akademik. Setiap kelas direncanakan berisi 32 siswa dengan guru yang ditingkatkan kualitasnya sesuai bidang peminatan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pemerintah di Jawa Barat mau bikin Sekolah Maung tahun ini. Sekolahnya bukan bangun baru, tapi sekolah yang ada diubah jadi sekolah khusus. Ada SMA dan SMK di tiap kota dan kabupaten. Gurunya disiapkan biar bagus, muridnya 32 orang per kelas. Sekarang semuanya lagi disiapin sama Dinas Pendidikan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Rencana beroperasinya Sekolah Maung di seluruh Jawa Barat menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menghadirkan pendidikan yang lebih adaptif terhadap potensi siswa. Dengan memanfaatkan sekolah yang sudah ada dan menyesuaikan kurikulum berdasarkan minat serta bakat, langkah ini mencerminkan efisiensi dan inovasi. Persiapan matang, termasuk peningkatan kualitas guru dan pengaturan rekrutmen melalui jalur akademik maupun non-akademik, memperlihatkan komitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan berorientasi pada keunggulan karakter serta kemampuan peserta didik di berbagai wilayah Jabar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Rencana pembentukan Sekolah Manusia Unggul (Maung) oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dipastikan akan terealisasi pada tahun ini. Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jabar pun kini tengah mempersiapkan semua keperluan untuk sekolah khusus ini.

Kepala Disdik Jabar, Purwanto mengatakan, persiapan sekolah ini sudah sampai pada pembahasan petunjuk teknis di lapangan. Beberapa persiapan untuk lokasi sekolah juga tengah dibahas.

"Sekolah Maung ini kan lagi disusun juknisnya, pedomannya, termasuk apa FPMB-nya. Ini lagi marathon terus tiap hari," ujar Purwanto, Kamis (23/4/2026).

1. Setiap daerah ada sekolah maung

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Purwanto (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Model Sekolah Maung ini dipastikan bukan dengan membuat sekolah baru, melainkan sekolah yang ada di setiap kabupaten dan kota akan diubah menjadi sekolah khusus degan kurikulum yang disesuaikan dengan minat bakat para peserta didik.

"Tahun ajaran baru tuh sudah ada. Sekolah Maung di setiap kabupaten kota ada satu, termasuk untuk di siapkan Cabang Dinas satu sekolah," kata Purwanto.

Untuk jenjang sekolahnya sendiri nantinya akan ada SMA dan SMK. Dia memastikan mata pelajaran yang diberikan nantinya akan berbeda dengan sekolah yang ada saat ini.

"Total berarti ada 27 SMA Maung, dan 13 SMK Maung, spesifik mata pelajaran itu nanti disesuaikan kebutuhan. Ini sekolah kan keunggulannya nanti akan di buat lewat kurikulumnya," ujarnya.

2. Rekrutmen berdasarkan akademik dan non-akademik

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Purwanto (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Mengenai pendaftaran, Purwanto menjelaskan, siswa akan tetap mengikuti SPMB seperti sekolah normal lainnya. Namun, nantinya akan ada juga melalui non-akademik. Sekolah khusus ini, kata dia tidak akan berbenturan dengan peraturan karena diatur dalam Pergub baru.

"Rekrutmennya nanti ada yang akademik dan non-akademik. Nanti akan diatur pakai peraturan gubernur. Tujuan sekolah Maung ini kan kita pengin melayani mereka yang mempunyai prestasi untuk bisa dilayani sesuai dengan potensi mereka," tuturnya.

Sementara ini, Sekolah Maung akan dibuat satu kelasnya 32 orang, dan gurunya juga akan dimaksimalkan sesuai dengan klasifikasi peminatan dari pada murid itu sendiri.

"Rombelnya kalau 32 orang gitu terus gurunya juga nanti akan kita upgrade atau kita penuhi dengan kualitas guru yang cukup," katanya.

3. DPRD Jabar ingatkan soal SDM dan anggaran

Gedung Sate (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Iwan Suryawan turut mengingatkan kepada pemerintah provinsi soal rencana membangun Sekolah Maung inu. Pemprov Jabar diminta mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan juga anggaran yang matang.

"Ketika mau buat Sekolah Manusia Unggul, berarti kan juga harus disiapkan SDM pengajar, lahan, fasilitas, kurikulumnya segala macam," kata Iwan, Kamis (15/1/2026).

Selain itu, dia juga mendorong agar nilai karakter masuk dalam kurikulum Sekolah Maung agar generasi muda Jabar tidak hanya harus unggul di teknis, tetapi juga karakter.

Gagasan ini harus betul-betul direncanakan secara matang. Khususnya dari sisi anggaran, sehingga rencana Sekolah Maung untuk dimulai pada 2027 dapat terealisasi.

"Perlu diskusi, suatu terobosan yang baik kenapa enggak kita dukung. Karakter unggul yang dibangun di sana, artinya persiapan untuk pembiayaan harus jadi perhatian," katanya.

Editorial Team