Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Terdampak Harga Plastik, Harga Minyakita di Jabar Naik Melebihi HET
Ilustrasi Minyakita (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)
  • Harga Minyakita di Jawa Barat naik sedikit melebihi HET akibat kenaikan harga plastik yang memengaruhi proses pengemasan.
  • Disperindag Jabar memastikan pasokan Minyakita tetap aman dengan kuota rata-rata 23.000 liter per bulan, bergantung pada ekspor CPO nasional.
  • Pemerintah daerah memprioritaskan distribusi Minyakita ke pasar tradisional agar masyarakat menengah bawah tetap mendapat akses harga terjangkau.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
13 April 2026

Kepala Disperindag Jawa Barat, Nining Yuliastiani, menjelaskan bahwa kenaikan harga Minyakita di Jawa Barat disebabkan oleh naiknya harga plastik. Ia menegaskan pasokan Minyakita tetap aman dan masalah kemasan sudah teratasi.

kini

Harga Minyakita di pasar Jawa Barat sedikit melebihi HET, berada di kisaran Rp15.800–Rp15.900 per liter. Disperindag Jabar memprioritaskan distribusi ke pasar tradisional agar masyarakat menengah bawah tetap mendapat akses minyak goreng terjangkau.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Harga minyak goreng kemasan rakyat merek Minyakita di Jawa Barat mengalami kenaikan melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) akibat dampak kenaikan harga plastik untuk kemasan.
  • Who?
    Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat, Nining Yuliastiani, bersama jajaran Disperindag Jabar serta pihak Bulog dan ID Food yang sedang melakukan pengecekan pasokan.
  • Where?
    Kenaikan harga terjadi di berbagai pasar di wilayah Provinsi Jawa Barat, dengan laporan utama berasal dari Kota Bandung.
  • When?
    Kondisi ini berlangsung selama beberapa hari terakhir hingga Senin, 13 April 2026, saat pernyataan resmi disampaikan oleh Disperindag Jawa Barat.
  • Why?
    Kenaikan disebabkan oleh meningkatnya harga bahan plastik untuk kemasan yang sempat menghambat kecepatan distribusi Minyakita ke pasar-pasar daerah.
  • How?
    Pemerintah provinsi memantau harga jual di kisaran Rp15.800–Rp15.900 per liter dan memastikan pasokan tetap aman sekitar 23.000 liter per bulan melalui kebijakan DMO berbasis ekspor CPO.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Harga minyak goreng Minyakita di Jawa Barat naik sedikit karena plastik buat bungkusnya jadi mahal. Bu Nining dari Disperindag bilang minyaknya masih ada banyak dan aman, cuma kemasannya sempat terlambat. Sekarang harganya sekitar Rp15.800 sampai Rp15.900 per liter. Pemerintah lagi cek ke Bulog biar pasokan tetap lancar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meskipun harga Minyakita di Jawa Barat sempat naik sedikit di atas HET, situasi ini menunjukkan kesiapan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan. Disperindag berhasil memastikan ketersediaan minyak goreng tetap aman dan kebutuhan masyarakat terpenuhi, bahkan setelah hambatan pada kemasan plastik dapat segera diatasi melalui koordinasi dengan Bulog dan ID Food.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Harga Minyakita di Jawa Barat mengalami kenaikan harga selama beberapa hari kemarin. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat menyebut hal ini terjadi karena tampak dari kenaikan harga plastik.

Meski mengalami kenaikan harga, Kepala Disperindag Jawa Barat Nining Yuliastiani mengatakan, ketersediaan minyak goreng rakyat kemasan ini dalam kondisi aman serta sesuai kebutuhan untuk masyarakat Jawa Barat.

"Pasokan sebenarnya Minyakita aman, kuota cukup sesuai kebutuhan Jawa Barat. Kesulitan di kemasan plastik, jadi agak terhambat kecepatannya. Tapi sekarang sudah bisa teratasi," kata Nining, Senin (13/4/2026).

1. Harga Minyakita ada yang sudah mencapai Rp15.900

Minyak goreng merek MinyaKita dijual Kopdes Pendrikan Lor Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Nining pun membenarkan saat ini terdapat indikasi kenaikan harga Minyakita di pasar yang sedikit melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni, Rp15.700 per liter. Pemerintah Provinsi Jabar juga menemukan harga jual Minyakita berada di kisaran Rp15.800 hingga Rp15.900 per liter.

"Posisi naiknya enggak terlalu tinggi banget kalau dari HET Rp15.700. Kami lihat masih di angka Rp15.800 sampai Rp15.900 per liter. Kami mengindikasikan ini karena delay pasokan kemasan. Kami segera mengecek ke Bulog dan ID Food," ujarnya.

2. Stok Minyakita dipastikan aman untuk di Jabar

Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto memegang bungkus MinyaKita. (IDN Times/Dok Humas Bulog Jateng)

Adapun pasokan kuota Minyakita untuk Jawa Barat tidak bersifat tetap atau permanen setiap bulannya. Hal tersebut, kata Nining sudah sesuai dengan subsidi berbasis pada besaran ekspor Crude Palm Oil (CPO) secara nasional melalui kebijakan Domestic Market Obligation (DMO).

Hanya saja, rata-rata pasokan Minyakita untuk Jawa Barat sekitar 23.000 liter per bulan. Artinya, Nining menegaskan, untuk ketersediaan dipastikan masih dalam kondisi aman.

"Tidak bisa kami pastikan setiap bulan, bergantung pada posisi ekspor CPO. Jadi nanti ada ketentuan berapa kewajiban DMO untuk disebar ke seluruh wilayah Indonesia," ucapnya.

3. Penyaluran diprioritaskan untuk pasar tradisional

Infografik ciri-ciri MinyaKita palsu (IDN Times/Aditya Pratama)

Dengan begitu, Disperindag Jawa Barat terus memprioritaskan distribusi Minyakita ke pasar-pasar tradisional. Sehingga, dengan begitu, masyarakat menengah bawah mendapatkan akses bahan pokok dengan harga terjangkau.

"Kami prioritaskan tetap di pasar tradisional. Kami berharap Minyakita ini bisa memenuhi kebutuhan konsumen utama untuk masyarakat menengah bawah," kata dia.

Editorial Team