Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tegur Pemotor Knalpot Bising, Rumah Rois Syuriah NU Bandung Dirusak
ilustrasi kriminal (dok. IDN Times/Novaya)
  • Rumah Uye Waryo, Rois Syuriah MWCNU di Kampung Arcamanik, Kabupaten Bandung, dirusak sejumlah pemuda pada Rabu malam, 19 Agustus 2026.
  • Insiden bermula saat Uye menegur pengendara motor berknalpot bising yang melintas; pemuda tersebut diduga membuntuti korban lalu merusak rumahnya.
  • Polisi menangkap tiga terduga pelaku yang kini diperiksa intensif. Kerusakan meliputi pintu, kaca, dan barang korban, dengan kerugian sekitar Rp1 juta.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rabu (19/8/2026)

Rumah Uye Waryo di Kampung Arcamanik dirusak sejumlah pemuda setelah ia menegur pengendara motor berknalpot bising.

Kamis (20/8/2026)

Kapolsek Cimenyan membenarkan perusakan yang terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Polisi menyatakan kerugian korban ditaksir Rp1 juta.

kini

Polisi telah menangkap tiga terduga pelaku dan masih melakukan penyelidikan serta pemeriksaan intensif.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Rumah Uye Waryo dirusak setelah ia menegur seorang pemotor berknalpot bising. Pintu, kaca, dan sejumlah barang milik korban dilaporkan mengalami kerusakan.
  • Who?
    Uye Waryo, Rois Syuriah MWCNU, menjadi korban. Tiga orang terduga pelaku telah ditangkap dan diperiksa intensif oleh Polsek Cimenyan.
  • Where?
    Perusakan terjadi di rumah Uye Waryo di Kampung Arcamanik, Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.
  • When?
    Kejadian berlangsung pada Rabu, 19 Agustus 2026, sekitar pukul 22.00 WIB. Polisi memberikan keterangan pada Kamis, 20 Agustus 2026.
  • Why?
    Aksi perusakan diduga terjadi karena pemuda yang menggunakan motor berknalpot bising tidak terima setelah ditegur baik-baik oleh Uye Waryo.
  • How?
    Seorang pemuda diduga membuntuti Uye hingga masuk rumah, lalu merusak fasilitas. Polisi menyita penanganan perkara, memeriksa tiga terduga pelaku, dan menaksir kerugian sekitar Rp1 juta.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pak Uye menegur pemuda yang naik motor dengan knalpot sangat bising. Pemuda itu diduga marah lalu merusak rumah Pak Uye di Bandung. Pintu, kaca, dan barang di rumah jadi rusak. Polisi sudah menangkap tiga orang. Sekarang keadaan di sana sudah tenang, tapi polisi masih memeriksa mereka.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah insiden perusakan yang meresahkan, respons warga dan aparat menunjukkan ruang bagi pemulihan keadaan. Teguran Uye disampaikan dengan baik, sementara polisi segera mengamankan tiga terduga pelaku dan melakukan pemeriksaan intensif. Situasi di sekitar rumah korban juga telah kondusif, dengan penekanan agar warga menahan emosi dan tidak membalas tindakan tersebut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Peristiwa kurang mengenakan dialami oleh Rois Syuriah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), Uye Waryo. Rumahnya yang berada di Kampung Arcamanik, Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, dirusak sejumlah pemuda pada Rabu (19/8/2026).

Peristiwa ini juga sempat viral di media sosial di mana terlihat rekaman video menunjukkan kondisi rumah korban sudah dalam keadaan berantakan karena dirusak oleh oknum tersebut. Dugaan aksi premanisme ini pun saat ini tengah dalam penyelidikan pihak kepolisian.

1. Sempat ditegur secara baik-baik

Ilustrasi Kriminal (IDN Times/Etwar Hukunala)

Sementara, berdasarkan informasi yang didapatkan IDN Times, peristiwa itu bermula ketika Uye dan beberapa warga sedang bersantai di halaman rumah. Tiba-tiba datang seorang pemuda yang menggunakan knalpot motor bising melintas di rumahnya.

Merasa terganggu, Uye lantas menegur pemuda tersebut secara baik-baik. Namun, diduga tak terima ditegur, pemuda tersebut membuntuti Uye hingga masuk ke dalam rumah dan langsung merusak fasilitas rumah.

2. Perusakan dilakukan di luar hingga dalam rumah

Ilustrasi kriminal (IDN Times/Arief Rahmat)

Kapolsek Cimenyan, Kompol Deni Rusnandar, membenarkan adanya kejadian tersebut. Kini, polisi sudah menangkap tiga orang yang diduga terlibat melakukan perusakan.

"Betul, kejadiannya tadi malam sekitar pukul 22.00 WIB di Kampung Arcamanik. Terduga pelaku merusak pintu, kaca, serta beberapa barang milik korban," kata dia saat dikonfirmasi pada Kamis (20/8/2026).

3. Polisi tengah melakukan penyelidikan

ilustrasi kriminal (pexels.com/RODNAE Productions)

Deni juga menambahkan, situasi di sekitar lokasi sudah kondusif. Adapun nominal kerugian yang diderita oleh korban ditaksir senilai Rp 1 juta. Ke depan, dia berharap warga agar menahan emosi untuk tak melakukan aksi balasan.

"Saat ini masih dalam proses penyelidikan. Tiga orang sedang kami lakukan pemeriksaan intensif di Mapolsek," kata dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article