Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tak Takut Bekingan, KDM Pastikan Pemprov Jabar Berantas Obat Terlarang
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan komitmen memberantas obat terlarang dan minuman keras ilegal, serta menyatakan negara tidak boleh kalah oleh pihak yang membekingi bisnis gelap.
  • Dedi menyebut polisi dan TNI di Jawa Barat mendukung pemberantasan tersebut; Polresta Bandung telah menyita hampir satu juta butir obat terlarang.
  • Masyarakat diajak melaporkan atau mengunggah temuan penjualan tramadol dan minuman keras ilegal di media sosial, dengan hadiah disiapkan bagi pelapor.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
3 Agustus 2026

Dedi Mulyadi mengajak warga melaporkan atau mengunggah informasi tentang penjual tramadol dan minuman keras ilegal di media sosial. Ia menyiapkan hadiah bagi warga yang berpartisipasi.

4 Agustus 2026

Dedi Mulyadi menegaskan Pemprov Jawa Barat berkomitmen memberantas obat terlarang dan minuman keras ilegal tanpa takut pada pihak yang membekingi. Ia menyebut polisi dan TNI telah berkomitmen, dengan Polresta Bandung menyita hampir 1 juta butir obat terlarang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakan komitmen memberantas peredaran obat terlarang, termasuk tramadol, serta minuman keras ilegal.
  • Who?
    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, kepolisian, TNI, jajaran Polresta Bandung, dan warga Jawa Barat terlibat dalam upaya pemberantasan tersebut.
  • Where?
    Upaya pemberantasan berlangsung di wilayah Jawa Barat. Pernyataan Dedi Mulyadi disampaikan di Kantor BPSDM Jawa Barat, Bandung.
  • When?
    Dedi Mulyadi menyampaikan penegasan itu kepada wartawan pada Selasa, 4 Agustus 2026. Ajakan pelaporan melalui media sosial disampaikan pada Senin, 3 Agustus 2026.
  • Why?
    Pemberantasan dilakukan untuk melindungi masyarakat dan mencegah perdagangan obat terlarang serta minuman keras ilegal yang dinilai merusak moral generasi muda.
  • How?
    Polisi dan TNI berkomitmen melakukan penindakan; Polresta Bandung telah menyita hampir satu juta butir obat terlarang. Warga diminta melaporkan atau mengunggah temuan warung ilegal di media sosial, dengan hadiah disiapkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mau melawan obat terlarang dan minuman keras ilegal. Ia bilang tidak takut kepada orang yang membela penjualnya. Polisi di Bandung sudah menyita hampir 1 juta pil terlarang. Sekarang Dedi mengajak warga melapor atau mengunggah warung penjual tramadol dan minuman ilegal. Warga yang membantu bisa dapat hadiah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Komitmen pemerintah Jawa Barat yang didukung kepolisian dan TNI menunjukkan penanganan peredaran obat terlarang serta minuman keras ilegal mendapat perhatian terkoordinasi. Penyitaan hampir satu juta butir obat terlarang di Kabupaten Bandung memberi gambaran bahwa langkah penegakan telah berjalan, sementara pelibatan warga melalui pelaporan membuka ruang partisipasi publik dalam mengungkap peredaran tersebut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi alias KDM berkomitmen untuk memberantas peredaran obat-obatan terlarang dan minuman keras ilegal yang ada di wilayahnya. Dia memastikan tidak takut dengan pihak yang jadi backing (pelindung) bisnis gelap tersebut.

Menurutnya, pemberantasan peredaran obat terlarang dan minuman keras ini tujuannya baik untuk masyarakat. Sehingga, masyarakat diminta jangan takut, termasuk aparat penegak hukum dalam memberantas hal ini.

"Enggak ada beking-bekingan, masa negara kalah oleh beking," kata dia kepada wartawan di Kantor BPSDM Jabar pada Selasa (4/8/2026).

1. Pihak kepolisian sudah berkomitmen kuat

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Dedi menambahkan, polisi dan TNI di Jabar sudah berkomitmen untuk memberantas obat terlarang dan minuman keras ilegal. Hal itu dibuktikan dari disitanya jutaan obat terlarang oleh jajaran Polresta Bandung.

"Pak Kapolda sudah berkomitmen yang sangat kuat agar itu diberantas. Kabupaten Bandung kan Polres-nya sudah bisa ngumpulin hampir 1 juta butir. Nah nanti tinggal diikuti oleh Polres-Polres yang lain ya," katanya.

2. Masyarakat temukan penjual tramadol ilegal akan diberikan uang

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Sebelumnya, Dedi mengajak masyarakat untuk ikut memerangi peredaran tramadol dan minuman keras ilegal dengan memanfaatkan media sosial.

Dedi menyiapkan hadiah bagi warga yang mengunggah atau melaporkan keberadaan warung yang menjual tramadol maupun minuman keras ilegal di wilayahnya.

"Kami sampaikan ya sekarang ini banyak yang menjual tramadol dan warung-warung minuman keras ilegal. Bagi warga Jabar siapa yang bisa mengunggah, menceritakan warung-warung tramadol di media sosial, saya akan kasih hadiah juga," kata Dedi dalam dikutip, Senin (3/8/2026).

3. Mengajak masyarakat perangi peredaran obat terlarang dan minuman keras ilegal

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Menurut Dedi, partisipasi masyarakat diperlukan untuk menindak para pedagang yang dinilai telah merusak moral generasi muda di Jabar. Dia berharap semakin banyak masyarakat mengungkap dan mengunggah konten peredaran bisnis gelap ini di daerah masing-masing.

"Ayo kita ramaikan media sosial dengan menayangkan orang-orang yang berdagang di Jawa Barat dan merusak moral anak-anak Jawa Barat," kata Dedi.

Curated For You

Editorial Team

Related Article