Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tak Lagi Sekadar Perumahan, Kota Baru Parahyangan Kini Bidik Wisatawan
Penampakan Kota Baru Parahayangan. Dok IDN Times
  • Kota Baru Parahyangan di Bandung Barat menggeser konsep dari kawasan hunian menjadi destinasi wisata, bertepatan dengan usia pengembangannya yang ke-25 tahun.
  • Akses melalui Kereta Cepat Whoosh, koneksi Stasiun Padalarang, dan shuttle kendaraan listrik memudahkan pengunjung dari Jakarta serta wilayah lain menjangkau kawasan ini.
  • KBP mengembangkan wisata olahraga, kuliner, rekreasi, dan budaya Sunda lewat berbagai fasilitas, termasuk Lembur Udjo Parahyangan, untuk memperkuat konsep tourism property.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kota Baru Parahyangan di Bandung Barat dulu dikenal sebagai tempat rumah. Sekarang tempat ini juga ingin didatangi wisatawan. Kereta Cepat Whoosh membuat orang dari Jakarta lebih mudah datang. Ada taman air, golf, hotel, olahraga, makanan, dan taman. Mereka juga membuat Lembur Udjo Parahyangan untuk mengenalkan budaya Sunda.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Transformasi Kota Baru Parahyangan menunjukkan upaya memperluas fungsi kawasan secara inklusif, sehingga fasilitas hunian, olahraga, kuliner, ruang hijau, dan budaya dapat dinikmati lebih banyak orang. Akses Whoosh, koneksi Stasiun Padalarang, serta shuttle kendaraan listrik turut mendukung mobilitas pengunjung, sementara Lembur Udjo Parahyangan memberi ruang bagi pengenalan seni Sunda.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung Barat, IDN Times - Kota Baru Parahyangan selama ini lebih dikenal sebagai kawasan hunian di Kabupaten Bandung Barat. Namun, memasuki usia ke-25 tahun, pengembang mulai menggeser konsep kawasan tersebut menjadi destinasi yang bisa dinikmati masyarakat luas, termasuk wisatawan.

Akses yang semakin mudah setelah hadirnya Kereta Cepat Whoosh menjadi salah satu faktor yang mendorong perubahan tersebut. Pengunjung kini tidak harus menjadi penghuni untuk datang menikmati berbagai fasilitas yang tersedia di kawasan.

1. Kehadiran Whoosh membuka peluang baru

Penampakan Kota Baru Parahayangan. Dok IDN Times

Marketing Manager Kota Baru Parahyangan Joseph Ijong Dachlan mengatakan kehadiran Kereta Cepat Whoosh mengubah cara masyarakat menjangkau kawasan tersebut. Waktu tempuh yang semakin singkat membuat KBP lebih mudah diakses dari Jakarta maupun wilayah lain.

"Sekarang orang bisa datang ke Kota Baru Parahyangan bukan hanya untuk membeli rumah, tetapi juga menikmati berbagai fasilitas yang ada."

Selain terkoneksi dengan Stasiun Padalarang, kawasan ini juga dilengkapi layanan shuttle berbasis kendaraan listrik yang memudahkan mobilitas pengunjung menuju berbagai titik aktivitas.

2. Wisata olahraga hingga kuliner terus dikembangkan

Penampakan Kota Baru Parahayangan. Dok IDN Times

Joseph mengatakan konsep yang dikembangkan saat ini bukan lagi sebatas kawasan residensial. Berbagai fasilitas rekreasi dan olahraga terus ditambah agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan aktivitas ketika berkunjung.

Mulai dari Wahoo Waterworld, Parahyangan Golf, Mason Pine Hotel, Panca Zona Racquet Club, Pasar Parahyangan hingga berbagai ruang terbuka hijau menjadi bagian dari pengembangan kawasan. Fasilitas-fasilitas tersebut diharapkan mampu menarik lebih banyak pengunjung dari luar Bandung Barat.

3. Budaya menjadi identitas baru Kota Baru Parahyangan

Penampakan Kota Baru Parahayangan. Dok IDN Times

Selain wisata rekreasi, KBP juga mulai mengembangkan wisata budaya melalui proyek Lembur Udjo Parahyangan. Kawasan ini disiapkan sebagai ruang untuk memperkenalkan seni dan budaya Sunda kepada masyarakat maupun wisatawan.

"Kami ingin Kota Baru Parahyangan menjadi kawasan yang hidup, bukan hanya karena huniannya, tetapi juga karena aktivitas budaya, olahraga, dan pariwisatanya."

Pengembangan tersebut melengkapi konsep tourism property yang mulai dibangun KBP, yakni kawasan yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi tujuan masyarakat untuk berwisata, berolahraga, hingga menikmati berbagai kegiatan budaya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article