Sunset di Kebun Cibodas, Konser Musik Intim Bawa Pesan Peduli Alam

Cianjur, IDN Times - Konser bertajuk Sunset di Kebun kembali digelar di Kebun Raya Cibodas, Kabupaten Cianjur, pada 5-6 Oktober 2024. Konser musik berkonsep intim ini membawa pesan peduli lingkungan serta edukasi terkait tanaman Bucepalandra.
Sebelumnya, acara ini sukses digelar pada tahun 2022 dan 2023 di empat Kebun Raya di Indonesia. Sunset di Kebunsendiri merupakan sebuah program pertunjukan musik dari Kebun Raya yang bersifat intimate dengan membawa pesan untuk mencintai lingkungan.
Mengulang kesuksesan di tahun sebelumnya, di semester kedua ini, Sunset di Kebun kembali dengan program edukasi yang lebih keren, serta melibatkan lebih banyak musisi lokal dan nasional.
"Sunset di Kebun tidak hanya menyuguhkan keindahan alam Kebun Raya tetapi juga menghadirkan beberapa program-program peduli lingkungan," kata General Manager Event Kebun Raya, Abi Irawan.
1. Deretan musisi ramaikan Sunset di Kebun Raya Cibodas

Abi mengatakan, komposisi artis Sunset di Kebun Raya Cibodas dibuat lebih beragam untuk melebarkan jangkauan peminat musik. Selain musisi indie, pihaknya juga menghadirkan band-band lama seperti Mocca dan Nidji.
Konser yang bersifat intimate show ini tetap menyuarakan pesan konservasi dan lingkungan. Kali ini, pihaknya menghadirkan beberapa line up yang terbagi dalam dua hari penampilan. Mereka tampil bergantian dimulai sejak pukul 12.15 hingga 17.55 WIB.
Pada hari pertama akan ada penampilan eksplorasi musik. Kemudian dilanjutkan oleh sejumlah musisi ternama di antaranya Prince Husein, Pure Saturday, Feby Putri, dan ditutup oleh Juicy Luicy. Sedangkan pada hari kedua, juga ada penampilan eksplorasi musik, kemudian dilanjutkan oleh deretan musisi ternama seperti Mocca, HIVI!, Pamungkas, dan diakhiri oleh Nidji.
"Mengenai pemilihan artis memang di fase dua ini kita mencoba melebarkan market kita dengan mengundang satu artis yang lebih mainstream. Kalau dulu ada yang ibaratnya lebih indie-indie, sekarang kita mencoba ada yang lebih mainstream ada artis senior, ini highlight kita ada Nidji," kata Managing Director PT Mitra Natura Raya atau Direktur Kebun Raya, Marga Anggrianto.
"Kita melebarkan artis dengan harapan bisa melebarkan jangkauan konsumen jangkauan penonton tapi tetap kita mau menjaga intimate konser di mana kita gak mau terlalu ramai dan tetap kita pengen konsepnya nonton di konser itu duduk," sambungnya.
2. Kenal lebih dekat dengan Bucephalandra

Bukan hanya sekedar pertunjukan musik, Sunset di Kebun ini juga tidak melupakan fungsi utama
Kebun Raya sebagai pusat konservasi tumbuhan. Mereka mengenalkan plant heroes di tiap event. Bucephalandra menjadi plant heroes di tahun ini.
Bucephalandra atau dikenal dengan sebutan Buce merupakan sejenis tumbuhan asli Indonesia yang
termasuk ke dalam tumbuhan air. Uniknya tumbuhan ini memiliki bentuk daun yang mirip dengan
tanduk banteng, bahkan beberapa spesiesnya memiliki kilauan iridescent yang memantulkan warna-warna indah saat disinari cahaya.
Bucephalandra pertama kali ditemukan pada tahun 1858 oleh ahli botani berkebangsaan Jerman,
Heinrich Ludwig Wendland. Bucephalandra banyak yang endemik pulau Kalimantan, Indonesia.
"Bucephalandra hanya bisa hidup di air bersih dan mengalir sehingga menjadi indikator kesehatan
sungai di Kalimantan. Bucephalandra telah menjadi tanaman hias akuarium yang sangat populer sejak pertengahan abad ke-20. Bucephalandra sekarang dibudidayakan secara komersial di banyak negara untuk memenuhi permintaan pasar aquascape.
3. Cabup Cianjur-Akpol sempat hadiri Sunset di Kebun

Momen menarik sempat terjadi pada gelaran konser Sunset di Kebun hari pertama. Dari pantauan IDN Times, terlihat ada calon Bupati Cianjur Herman Suherman dan puluhan siswa Akademi Kepolisian (Akpol).
Terkait kehadiran Cabup Cianjur, Marga mengatakan yang bersangkutan menghadiri Sunset di Kebun atas inisiatifnya sendiri dan bukan undangan dari Kebun Raya. Dia memastikan, Kebun Raya netral selama Pilkada 2024.
"Tidak (diundang) dia memang hadir di sini memberikan dukungan. Kami selaku salah satu entitas yang ada di Cianjur ketika beliau berkunjung kita menyambut beliau. Iya dari Akpol pun sama," tutup Marga.



















