Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Enam Siswa Jadi Tersangka dalam Kasus Tewasnya Pelajar SMAN 5 Bandung

Enam Siswa Jadi Tersangka dalam Kasus Tewasnya Pelajar SMAN 5 Bandung
Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Mia Amalia)
Intinya Sih
  • Polrestabes Bandung menetapkan enam pelajar sebagai tersangka atas kasus tewasnya siswa SMAN 5 Bandung setelah penyelidikan intensif.
  • Korban meninggal dunia diduga akibat bentrokan antar pelajar SMAN 5 dan SMAN 2 Bandung di Jalan Cihampelas yang sempat viral di media sosial.
  • Seluruh tersangka masih di bawah umur sehingga penanganan dilakukan dengan pendampingan lembaga terkait, sementara Disdik Jabar turut memantau perkembangan kasus ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Setelah lakukan serangkaian penyidikan, Polrestabes Bandung akhirnya menetapkan enam pelajar sebagai tersangka, dalam kasus tewasnya seorang siswa SMAN 5 Bandung bulan kemarin.

“Kami dari Satreskrim Polrestabes Bandung sudah menetapkan 6 tersangka yang diduga menjadi pelaku yang ada kaitan dengan peristiwa meninggalnya korban anak di bawah umur,” ujar Kasat Reskrim Polretabes Bandung AKBP Anton, saat ditemui di Bandung, Selasa (21/4/2026).

1. Penanganan dilakukan sesuai aturan

Ilustrasi borgol. (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi borgol. (IDN Times/Mardya Shakti)

Anton mengatakan seluruh pelaku yang diamankan, diketahui merupakan pelajar tingkat SMA. Karena masih di bawah umur, penanganannya dilakukan dengan pendampingan anak berhadapan hukum.

“Kami berkoordinasi juga dengan pihak-pihak terkait, dengan KPAD, kemudian dengan Dinas Sosial dan kemudian dengan BAPAS untuk memberikan pendampingan dan pemeriksaan kepada para pelaku,” katanya.

2. Korban diduga meninggal usai tabrakan

Ilustrasi tabrakan (freepik.com/rawpixel.com)
Ilustrasi tabrakan (freepik.com/rawpixel.com)

Sebelumnya, seorang pelajar kelas 11 dari SMAN 5 Kota Bandung meninggal dunia diduga menjadi korban bentrokan antar SMA yang terjadi di Jalan Cihampelas, Kota Bandung pada Sabtu (14/3/2026) dini hari.

Peristiwa ini pun direkam dan videonya viral di media sosial yang mana memperlihatkan para pelajar tengah berkelahi dan saling mengeroyok. Terlihat satu pemuda tergeletak di pinggir jalan.

Kapolsek Coblong Kompol Riki Erickson membenarkan telah terjadi peristiwa pengeroyokan antar pelajar SMAN 5 Bandung dengan SMAN 2 Bandung. Akibat kejadian itu, satu pelajar SMAN 5 Bandung tewas.

"Dugaan sementara (korban betrokan) anak SMAN 5 Bandung dengan SMAN 2 Bandung," ucap dia, Sabtu (14/3/2026).

3. Disdik Jabar ikut pantau

Ilustrasi kecelakaan motor. (IDN Times/Sukma Shakti)
Ilustrasi kecelakaan motor. (IDN Times/Sukma Shakti)

Akibat kejadian itu satu orang meninggal dunia yaitu pelajar SMAN 5 Bandung. Adapun penanganan kasus ini dilaksanakan oleh Polrestabes Bandung.

"Iya meninggal dunia anak SMAN 5 Bandung, saat ini ditangani Polrestabes Bandung," ungkap dia.

Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Dinas Pendidikan (Disdik) VII Provinsi Jabar, Asep Yudi alias Asyud juga mengkonfirmasi kabar tersebut. Dia mengatakan, pelajar dari SMAN 5 Bandung telah meninggal dunia benar adanya.

"Berdasarkan informasi bahwa malam ada kejadian yang mengakibatkan meninggal, remaja, ternyata salah seorang siswa diduga anak SMAN 5, setelah dikonfirmasi benar," ujar Asyud.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More