Bandung, IDN Times - Jelang peringatan hari santri yang jatuh pada 22 Oktober, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat mengundang tiga seniman Tanah Air untuk berdiskusi dengan masyarakat khususnya anak muda yang ada di Kota Bandung. Mereka adalah Sujiwo Tejo, Riri Riza, dan Acep Zamzam Noor.
Diskusi ini dilakukan karena PKB menilai bahwa pesantren bukan hanya penjaga warisan masa lalu, tetapi juga sumber gagasan dan kreativitas untuk masa depan kebudayaan Indonesia.
"Banyak pemikiran penting yang bisa menjadi strategi baik perjuangan kebudaayaan untuk menjadi rencana besar maupun jangkap pendek. Diskusi seperti ini memberikan warga untuk politik santri yang sekarang semakin tidak mudah," kata Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, Minggu (18/10/2026).
Menurutnya, di tengah peta perpolitikan sekarang memang sulit untuk bisa menjunjung tinggi idealisme pemikiran para santri. Meski demikian, kondisi sekarang juga memberikan peluang baru, pola baru, agar santri bisa tetap berkontribusi baik bagi negara Indonesia
