Sokong Program Makan Begizi Gratis, PT Pos Siapkan Dapur Khusus

Bandung, IDN Times - Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Pos Indonesia siap menyokong program Makan Begizi Gratis (MBG) yang rencananya akan diterapkan pada tahun 2025 mendatang. Komitmen dukungan ini salah satunya dengan penyediaan dapur melalui aset perusahaan.
PT Pos juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam rangka mendukung program pemenuhan gizi nasional. Direktur Utama Pos Indonesia, Faizal Rochmad Djoemadi mengatakan, aset propertinya untuk digunakan sebagai unit satuan pelayanan atau dapur bagi distribusi gizi sudah disiapkan.
"Sebagai bentuk komitmen penuh kami dalam mendukung program ini, kami juga sudah menyiapkan 41 lokasi aset properti sebagai pilot project pelaksanaan Program Pemenuhan Gizi Nasional dan ini tentu masih akan bertambah lagi," ujar Faizal melalui keterangan resmi, dikutip Senin (25/11/2024).
1. Pos Indonesia punya 4.800 kantor yang tersebar di seluruh Indonesia

Fiazal menegaskan, Pos Indonesia memiliki jaringan yang sangat luas, dengan 4.800 kantor yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk di daerah-daerah terpencil.
Menurutnya, terdapat tujuh potensi utama yang dapat mendukung keberhasilan program pemenuhan gizi nasional, khususnya dalam pendistribusian bantuan gizi ke berbagai wilayah, termasuk daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
"Kami berharap melalui potensi layanan yang kami miliki ini, kami dapat berperan aktif dalam mendukung kelancaran program Pemenuhan Gizi Nasional," katanya.
2. Pos Indonesia punya jaringan yang kuat

Sementara, Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana mengungkapkan, kerja sama ini akan membawa dampak positif bagi pencapaian tujuan program Pemenuhan Gizi Nasional, terutama dalam menjangkau daerah-daerah yang memiliki keterbatasan infrastruktur dan sumber daya.
Ia menilai bahwa kekuatan logistik Pos Indonesia menjadi salah satu faktor kunci yang dapat mendukung keberhasilan program ini. Sebab jaringan Pos ada dimana-mana hingga sampai pelosok.
"Kami menyadari betul bahwa Pos Indonesia memiliki potensi yang luar biasa dalam hal logistik, dan kerja sama ini akan menjadi bagian penting dalam upaya kita mewujudkan Generasi Emas 2045 yang berkualitas," ujar Dadan.
3. Pos Indonesia punya 7 poin dukungan

Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo Subianto segera merealisasikan program makan bergizi gratis yang termasuk dalam pemenuhan gizi nasional untuk anak sekolah hingga ibu hamil.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian BUMN meminta perusahaan BUMN untuk bersinergi dengan pemerintah dalam Program Pemenuhan Gizi Nasional sesuai dengan bidang dan kemampuan yang dimiliki.
Adapun dukungan yang dapat Pos Indonesia berikan dalam program Pemenuhan Gizi Nasional dirangkum dalam tujuh potensi layanan logistik end to end, yaitu:
1. Pos Indonesia dapat mengirimkan bahan baku gizi dari pemasok, petani, atau peternak langsung ke titik distribusi, termasuk ke gudang koperasi atau unit pelayanan.
2. Pos Indonesia turut mendukung distribusi makanan bergizi siap saji ke institusi pendidikan.
3. Aset properti Pos Indonesia yang tersebar di seluruh Indonesia siap digunakan sebagai unit satuan pelayanan atau dapur bagi distribusi gizi.
4. Aset properti Pos Indonesia juga dapat dimanfaatkan sebagai gudang penyimpanan.
5. Layanan keuangan Pos Indonesia, seperti GIRO Pos, remitansi, pembayaran, serta bank channeling, dapat mendukung pendistribusian dana.
6. Layanan Managed Process Outsourcing (MPO) dan Business Process Outsourcing (BPO) yang disediakan oleh Pos Indonesia dapat digunakan untuk meningkatkan kapasitas SDM dalam pelaksanaan program.
7. Pos Indonesia juga menyediakan armada kendaraan listrik (Electric Vehicle) dan Non-Electric Vehicle untuk mendukung operasional pendistribusian gizi.





















