Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Program Pancawaluya Jabar Berlanjut, 150 Murid Dikirim ke Barak

Program Pancawaluya Jabar Berlanjut, 150 Murid Dikirim ke Barak
Siswa berada di barak militer saat program pendidikan karakter dan kedisiplinan di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (5/5/2025). (ANTARA FOTO/Abdan Syakura)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Dinas Pendidikan Jawa Barat melanjutkan program pendidikan karakter Pancawaluya dengan mengirim 150 siswa ke Mako TNI Cilandak untuk pelatihan disiplin dan pembentukan mental selama 14 hari.
  • Program ini sepenuhnya dibiayai pemerintah sebagai investasi pendidikan karakter, dengan anggaran sekitar Rp2 miliar yang juga mencakup pelatihan sekolah dan penyusunan modul pembelajaran.
  • Selain pelatihan, Pemprov Jabar menyalurkan beasiswa Pancawaluya senilai Rp35 miliar kepada 9.401 siswa SMA, SMK, dan SLB agar tetap bisa bersekolah tanpa hambatan ekonomi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Bandung, IDN Times - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat memastikan, pendidikan karakter Pancawaluya yang dilakukan di barak militer masih tetap berjalan. Pada bulan ini ada sebanyak 150 siswa dari berbagai daerah di Jabar yang akan digembleng di Markas Komando (Mako) TNI Cilandak, Jakarta.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Purwanto mengatakan, program pendidikan karakter Pancawaluya yang sudah berjalan sejak tahun 2025 ini tetap ada, di mana saat ini lokasi yang dipilih adalah Mako TNI Cilandak.

"Selama 14 hari di sana, mereka akan mendapatkan pengalaman, pendidikan, dan cara hidup yang baru. Mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi, kalian akan diatur oleh tentara," ujar Purwanto, Rabu (20/5/2026).

1. Murid harus mengikuti semua rangkaian kegiatan di barak

Tempat tidur barak militer Yonif 315 di Gunung Batu Kota Bogor, Jawa Barat. (Humas Pemkot Bogor).
Tempat tidur barak militer Yonif 315 di Gunung Batu Kota Bogor, Jawa Barat. (Humas Pemkot Bogor).

Sebanyak 150 siswa ini berasal dari Kabupaten Bandung (sebelas orang); Kabupaten Bandung Barat (satu orang); Kabupaten Karawang (empat orang); Kabupaten Purwakarta (17 orang); Kota Bandung (104 orang); Kota Bekasi (satu orang), dan Kota Cimahi (12 orang).

Purwanto menjelaskan, para siswa akan dibiasakan hidup disiplin dan beradaptasi dengan lingkungan baru, dan pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi para siswa dalam membangun mental dan tanggung jawab untuk masa depan.

"Pulang dari sana harus ada perubahan. Harus lebih disiplin, tahu mana yang baik dan buruk, mana yang harus dilakukan, dan mana yang tidak boleh dilakukan," ujarnya.

2. Anggaran untuk pendidikan Pancawaluya dipastikan masih ada

Sejumlah siswa berjalan memasuki barak militer saat program pendidikan karakter dan kedisiplinan di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (5/5/2025). (ANTARA FOTO/Abdan Syakura)
Sejumlah siswa berjalan memasuki barak militer saat program pendidikan karakter dan kedisiplinan di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (5/5/2025). (ANTARA FOTO/Abdan Syakura)

Purwanto menegaskan, program tersebut sepenuhnya dibiayai pemerintah sebagai bentuk investasi pendidikan karakter bagi generasi muda Jawa Barat. Dia meminta para siswa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh agar memberikan dampak positif bagi kehidupan mereka ke depan.

Sebelumnya, Purwanto mengatakan, pada tahun ini anggaran untuk pendidikan Pancawaluya tidak begitu besar, sehingga ada beberapa alternatif lain yang nantinya diterapkan kepada siswa yang sudah masuk kategori nakal berat.

"Yang barak militer itu kami ada anggaran Pancawaluya, ada yang ke barak Militer, ada yang untuk menguatkan sekolah melalui pelatihan-pelatihan, melalui penyusunan modul dan lain sebagainya. (Anggaran) Ada Rp2 miliaran kalau gak salah," kata dia.

3. Disdik Jabar sediakan beasiswa Pancawaluya

IMG-20250807-WA0049.jpg
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Purwanto (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Di luar Pendidikan Karakter Pancawaluya, Pemprov Jabar pada 2025, telah menggelontorkan Rp35 miliar untuk beasiswa Pancawaluya. Beasiswa ini disalurkan kepada para peserta dari jenjang SMA, SMK, SLB.

Hal ini diketahui berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 422.5/Kep.777-Disdik/2025. Purwanto mengatakan, Beasiswa Personal Pancawaluya dirancang untuk menjamin hak pendidikan bagi seluruh siswa tanpa diskriminasi status sekolah.

"Beasiswa Personal Pancawaluya dirancang untuk membantu peserta didik agar tetap mendapatkan layanan pendidikan tanpa terhambat persoalan ekonomi," kata Purwanto, dikutip Senin(16/2/2026).

Adapun penetapan penerima dilakukan berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) guna memastikan bantuan tepat sasaran dan menjangkau siswa yang benar-benar membutuhkan.

Anggaran sebesar Rp35 miliar disalurkan kepada 4.641 siswa sekolah negeri dan 4.760 siswa sekolah swasta, sehingga total penerima mencapai 9.401 siswa jenjang SMA, SMK, dan SLB.

"Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp3,6 juta yang diberikan selama masa pendidikannya," ucapnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana

Latest News Jawa Barat

See More