Farhan Siaga Hadapi Euforia Persib, Pemkot Bandung Waspadai Kericuhan

- Pemkot Bandung menyiapkan pengamanan menghadapi euforia suporter Persib, baik jika tim juara maupun bila hasil pertandingan tidak sesuai harapan.
- Farhan menyoroti potensi kecelakaan dan tawuran seperti sebelumnya, meminta masyarakat merayakan kemenangan dengan aman dan tertib.
- Pemerintah bersama kepolisian akan razia minuman keras ilegal serta menyiapkan pengelolaan sampah agar konvoi dan perayaan berjalan lancar.
Bandung, IDN Times - Pemerintah Kota Bandung mulai menyiapkan berbagai langkah antisipasi menghadapi potensi euforia suporter Persib Bandung menjelang akhir kompetisi Liga 1 musim 2025/2026.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi dua kemungkinan sekaligus, baik ketika Persib berhasil juara maupun jika hasil pertandingan tidak sesuai harapan.
“Kalau berita bagus, pengamanannya untuk menjaga antusiasme. Tapi kalau tidak sesuai harapan tetap harus ada antisipasi agar kekecewaan tidak berubah jadi kerusuhan,” kata Farhan.
1. Konvoi Persib direncanakan dimulai dari Gedung Sate

Farhan menjelaskan, berdasarkan hasil koordinasi terakhir, konvoi Persib rencananya dimulai dari Gedung Sate menuju Gedung Merdeka sebelum piala dibawa ke Pendopo.
Ia memastikan akan ikut langsung dalam iring-iringan tersebut.
“Saya wajib ikut pawai karena tuan rumahnya Gedung Sate,” ujarnya.
Menurut Farhan, ada tiga momentum yang menjadi perhatian utama pemerintah dan aparat keamanan, yakni pertandingan pada 23 Mei, pawai kemenangan 24 Mei dan euforia lanjutan hingga 25 Mei.
2. Pemkot soroti kecelakaan dan tawuran

Farhan mengungkapkan, euforia Persib sebelumnya sudah menyebabkan 19 kecelakaan dan 13 orang harus dirujuk ke rumah sakit.
Selain itu, terjadi tawuran yang menyebabkan satu orang dibacok. Polisi disebut sudah mengamankan satu pelaku.
“Kami menghimbau agar euforia ini tidak diekspresikan secara berlebihan,” katanya.
Farhan meminta masyarakat tetap menjaga keselamatan selama perayaan berlangsung.
3. Razia minol ilegal dan sampah jadi perhatian

Pemkot Bandung bersama kepolisian juga akan melakukan razia minuman keras ilegal. Langkah itu dilakukan karena pelaku tawuran diketahui berada di bawah pengaruh alkohol.
Selain itu, pengelolaan sampah selama konvoi juga disiapkan bersama Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat.
Farhan memastikan angkutan umum tetap beroperasi normal selama rangkaian kegiatan berlangsung.
“Tidak perlu diliburkan. Angkutan umum normal,” katanya.



















