Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pesepak bola Persib Bandung Mariano Ezequiel Peralta Bauer (kanan) berebut bola dengan Pesepak bola Isenmulang Kalteng FC Modou Manneh (kedua kiri) dan Ardi Ramdani (kiri) pada pertandingan lanjutan BRI Super League 2026-2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (1/11/2026). Persib Bandung menang atas Isenmulang Kalteng FC dengan skor akhir 4-0. ANTARA FOTO/Abdan Syakura/wsj.
  • Komdis PSSI mendenda Persib Bandung Rp25 juta karena tim tidak didampingi dokter saat laga tandang melawan Madura United pada 22 Oktober 2026.
  • Dr. Wira Prasetya menyatakan ketidakhadirannya dipicu persoalan profesional yang belum bisa diungkap, bukan karena keinginan pribadi, meski ia siap mendampingi tim.
  • Wira menegaskan masih berstatus dokter Persib, tetap berkoordinasi untuk kebutuhan medis dan nutrisi pemain, serta menyebut manajemen mengetahui potensi sanksi sebelum pertandingan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Persib Bandung didenda Rp25 juta karena tidak ada dokter tim saat melawan Madura United. Dokter Wira tidak datang karena ada masalah kerja yang belum bisa ia ceritakan. Ia bilang masih menjadi dokter Persib dan tetap membantu dari jauh. Dokter Wira ingin kembali menemani tim di lapangan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah polemik, klarifikasi Dr. Wira menunjukkan komitmennya terhadap Persib tetap terjaga. Meski belum dapat mendampingi pertandingan secara langsung karena persoalan profesional, ia masih berstatus sebagai dokter tim serta terus berkoordinasi mengenai kebutuhan medis dan nutrisi pemain. Pengalamannya dan kecintaannya pada klub memperlihatkan kepedulian yang berkelanjutan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Persib Bandung mendapat sanksi denda sebesar Rp25 juta dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI setelah tidak didampingi dokter tim saat melakoni pertandingan tandang melawan Madura United pada 22 Oktober 2026.

Sanksi tersebut memunculkan tanda tanya di kalangan Bobotoh mengenai keberadaan dokter tim Persib, Dr. Wira Prasetya. Pasalnya, sosok yang selama ini menangani kebutuhan medis pemain Maung Bandung itu tidak terlihat mendampingi tim secara langsung dalam pertandingan tersebut. Menanggapi polemik tersebut, Wira akhirnya memberikan klarifikasi melalui pernyataan tertulis.

1. Persib didenda Rp25 juta karena tanpa pendampingan dokter tim

Usai Takluk dari Persib, Pelatih Melbourne Victory Buka Suara

Komdis PSSI menjatuhkan sanksi denda Rp25 juta kepada Persib Bandung setelah tim tidak didampingi dokter dalam pertandingan tandang melawan Madura United pada 22 Oktober 2026. Keputusan tersebut tertuang dalam hasil sidang Komdis PSSI terhadap sejumlah pelanggaran yang terjadi pada pertandingan 21, 25, 27, dan 28 Oktober 2026.

Sanksi itu kemudian menjadi perhatian Bobotoh. Mereka mempertanyakan alasan tidak hadirnya Dr. Wira Prasetya, yang selama ini dikenal sebagai dokter tim Persib dan memiliki peran penting dalam menjaga kondisi kesehatan para pemain.

2. Dokter Wira mengaku ada persoalan internal

Persib sukses menang dari Isen Mulang dengan skor 4-0. Dok Istimewa

Melalui klarifikasinya, Wira menegaskan bahwa ketidakhadirannya bukan karena tidak ingin mendampingi Persib. Ia mengaku sebenarnya sangat ingin tetap berada di sisi tim, terlebih Maung Bandung sedang menghadapi jadwal pertandingan yang padat.

Namun, ia menyebut ada alasan profesional (professional reason) yang membuatnya tidak bisa mendampingi tim secara langsung. Persoalan tersebut belum dapat dijelaskan kepada publik untuk saat ini.

"Ketidakhadiran saya sebagai dokter mendampingi tim bukan karena keinginan saya pribadi, sesungguhnya saya amat sangat ingin mendampingi tim dan saya amat sangat siap ketika diminta kapanpun untuk mendampingi tim, namun saya hanya seorang dokter dan tidak memiliki kuasa apapun," tulis Wira dalam keterangannya dikutip IDN Times, Selasa (3/11/2026).

Ia juga menyebut manajemen Persib sebenarnya sudah mengetahui potensi sanksi dari Komdis PSSI sebelum pertandingan melawan Madura United berlangsung.

3. Wira masih bekerja untuk Persib meski tak mendampingi langsung

skuad persib bandung

Wira memastikan dirinya hingga kini masih berstatus sebagai dokter tim Persib Bandung. Meski tidak hadir langsung di lapangan, ia mengaku tetap menjalankan tugas dan berkoordinasi dengan manajemen serta ofisial untuk memenuhi kebutuhan medis dan nutrisi pemain.

Ia juga menegaskan bahwa profesinya sebagai dokter membuat dirinya harus tetap memegang teguh sumpah kedokteran dan mengutamakan kemanusiaan.

Wira diketahui sudah hampir 20 tahun menjalani profesi sebagai dokter dan 12 tahun menjadi dokter spesialis. Kecintaannya terhadap Persib juga bukan hal baru. Ia mengaku sudah menjadi Bobotoh sejak 1994 karena lahir dan tumbuh besar di Kota Bandung.

"Sebagai orang yang lahir dan tumbuh besar di Kota Bandung, saya sudah menjadi bobotoh sejak tahun 1994, dan saya sangat mencintai klub ini, dan tidak mungkin saya meninggalkan tim begitu saja apalagi tim sedang menghadapi jadwal yang padat," tulisnya.

"Saya meminta doa dari seluruh Bobotoh agar bisa kembali mendampingi dan mengawal Persib secara langsung di lapangan," ujarnya.

Ia belum menjelaskan lebih jauh mengenai persoalan profesional yang menjadi alasan ketidakhadirannya. Namun, Wira membuka kemungkinan untuk menyampaikan hal tersebut kepada publik pada waktu lain.

Editorial Team

Related Article