Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Perang Amerika-Israel Vs Iran, Apa Dampaknya padaJabar?
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan dampak perang Amerika-Israel terhadap Iran, terutama potensi kenaikan harga minyak tanah dan aspal yang bisa memengaruhi proyek infrastruktur daerah.
  • Pemprov Jabar telah menuntaskan proyek infrastruktur senilai Rp629 miliar menggunakan skema tunda bayar, sebagai hasil percepatan pembangunan di tengah efisiensi anggaran ketat pada 2025.
  • Dedi menegaskan strategi percepatan belanja dan efisiensi, termasuk penerapan WFH serta pengurangan anggaran rutin dinas, berhasil menjaga produktivitas tinggi meski fiskal pusat sedang ketat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Oktober 2025

Pemprov Jawa Barat mempercepat pembangunan infrastruktur dengan nilai proyek Rp629 miliar menggunakan skema tunda bayar.

akhir tahun

Proyek infrastruktur senilai Rp629 miliar di Jawa Barat selesai dikerjakan meski memakai skema tunda bayar.

2025

Sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) Pemprov Jabar hanya tersisa Rp520.000, jauh menurun dari sebelumnya.

awal 2026

BPKAD Jawa Barat membayar proyek tunda bayar senilai Rp629 miliar yang telah diselesaikan tahun sebelumnya.

10/3/2026

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan dampak perang Amerika-Israel terhadap Iran dan menyebut kebijakan percepatan proyek memberi keuntungan bagi Jabar di tengah kenaikan harga BBM dan aspal.

kini

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menghadapi dampak ekonomi akibat perang, namun tetap menjaga efisiensi melalui kebijakan WFH dan pengurangan anggaran rutin.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah Provinsi Jawa Barat mempercepat proyek infrastruktur senilai Rp629 miliar dan menuntaskannya dengan skema tunda bayar, di tengah dampak ekonomi akibat perang Amerika-Israel terhadap Iran.
  • Who?
    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama jajaran Pemprov Jabar serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang membayarkan proyek tersebut pada awal 2026.
  • Where?
    Kegiatan dan kebijakan ini berlangsung di wilayah Provinsi Jawa Barat, dengan penjelasan disampaikan oleh Gubernur Dedi Mulyadi di Bandung.
  • When?
    Keterangan disampaikan pada Selasa, 10 Maret 2026, terkait percepatan proyek yang dilakukan sejak Oktober 2025 dan pembayaran tunda bayar pada awal 2026.
  • Why?
    Kebijakan percepatan dilakukan untuk menjaga kelancaran pembangunan sebelum terjadi gejolak ekonomi global akibat perang, serta memanfaatkan efisiensi anggaran daerah secara optimal.
  • How?
    Pemprov Jabar menggunakan skema tunda bayar untuk menyelesaikan proyek infrastruktur lebih cepat, sambil menerapkan efisiensi anggaran dan kebijakan kerja dari rumah bagi pegawai guna meningkatkan produktivitas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada perang antara Amerika, Israel, dan Iran. Karena perang itu, harga minyak tanah dan aspal bisa naik. Pak Gubernur Dedi di Jawa Barat bilang proyek jalan dan bangunan sudah selesai dikerjakan tahun lalu pakai uang tunda bayar. Sekarang dia senang karena proyeknya sudah dibayar dan warga tetap bisa punya jalan bagus meski harga naik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Di tengah gejolak global akibat perang Amerika-Israel terhadap Iran, langkah Gubernur Dedi Mulyadi mempercepat proyek infrastruktur di Jawa Barat menunjukkan ketepatan strategi fiskal. Dengan efisiensi anggaran, skema tunda bayar, dan penerapan WFH yang meningkatkan produktivitas, pemerintah provinsi berhasil menyelesaikan proyek senilai Rp629 miliar sebelum kenaikan harga material terjadi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut membeberkan dampak perang Amerika-Israel kepada Iran terhadap infrastruktur di Jabar. Beberapa dampak yang akan terasa yaitu naiknya harga minyak tanah dan harga aspal.

Dedi mengatakan tahun lalu iamengambil keputusan untuk melakukan percepatan proyek infrastruktur di tengah efisiensi anggaran yang sangat tajam. Hasilnya, pada akhir tahun proyek infrastruktur senilai Rp629 miliar tuntas dikerjakan, meski memakai skema tunda bayar.

"Orang caci maki saya, kenapa Pemda Jabar jebol anggaran harus bayar tunggakan Rp629 miliar, saya senyum," katanya dalam keterangan, Selasa (10/3/2026).

1. Jabar beruntung sudah kebut lelang proyek

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Setiap tutup buku APBD Jabar, kata Dedi, menyisakan sisa lebih penggunaan anggaran (silpa) hingga Rp1,8 triliun, namun di era kepemimpinannya silpa 2025 lalu hanya disisakan Rp520.000. Penjelasan itu ia sampaikan guna menjawab pertanyaan mengapa mempercepat pembangunan infrastruktur pada Oktober 2025 lalu.

"Proyek-proyek saya kebut di bulan Oktober, saya tahu uangnya akan ada, saya tahu. Tapi saya bilang, proyeknya masukkin. Kamiakhirnya bisa belanja Rp629 miliar. Kalau berani waktu itu kamingutang Rp1 triliun, kita lebih untung," katanya.

2. Harga aspal akan naik

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Sebenarnya, kata Dedi, ia tidak pernah memprediksi adanya gejolak dari geopolitik yang berdampak pada kondisi perekonomian saat ini. Apalagi menurutnya pengaruh perang Iran melawan Amerika dan Israel bisa mendorong kenaikan harga, dipicu oleh kenaikan bahan bakar minyak.

"Harga aspal akan naik, minyak tanah akan naik, kenapa? Ada perang, mobilisasi BBM. Pemda Provinsi Jawa Barat hari ini untung. Untung kenapa, karena kami membayar pekerjaan yang harusnya dikerjakan tahun ini, dikerjakan tahun kemarin, dibayarnya tahun ini," kata dia.

Dia memastikan, langkah mempercepat belanja dan menggunakan skema tunda bayar pada 2025 bukan merupakan hasil dari meramal bahwa situasi ekonomi 2026 akan seperti ini. Menurutnya kebijakan seperti ini sudah pernah ia terapkan saat memimpin Purwakarta selama dua periode.

"Pemerintah harus mencoba berimprovisasi, dibuat jalan yang cepat, tidak berputar," katanya.

3. Pemprov Jabar tetap utamakan efisiensi

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Proyek tunda bayar sebesar Rp629 miliar sendiri sudah dibayarkan oleh BPKAD Jabar sejak awal 2026 lalu. Dedi menambahkan, di tengah kebijakan fiskal pemerintah pusat yang ketat ke daerah dengan penundaan dana bagi hasil (DBH), Pemprov Jabar berupaya tetap memprioritaskan anggaran untuk kepentingan warga.

Dedi mengaku sudah paham bagaimana mengelola keuangan lewat efisiensi dan mengatur ritme kerja pegawai lewat kebijakan work from home (WFH). Dia juga melancarkan efisiensi lewat pengurangan anggaran-anggaran umum di masing-masing dinas namun tetap melahirkan produktivitas yang tinggi.

"Sehingga kebijakan WFH di Jawa Barat hari ini justru melahirkan produktivitas yang tinggi dan efisiennya belanja rutin pemerintah," ujarnya.

Editorial Team