Pemprov Jabar Gelontorkan Rp48,3 M untuk 1.185 PJU di Priangan Timur

Pemprov Jabar mengalokasikan Rp48,3 miliar untuk menambah 1.185 PJU di Priangan Timur: 272 unit di Garut, 698 di Tasikmalaya, dan 215 di Ciamis.
Penambahan PJU ditujukan meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan. Pada 2025, Jabar telah memasang 3.926 PJU di Priangan Timur dengan anggaran Rp126 miliar.
Selama dua tahun terakhir, Pemprov Jabar menganggarkan hingga Rp273 miliar untuk peningkatan jalan dan jembatan di Tasikmalaya, termasuk pelebaran, rekonstruksi, penggantian jembatan, dan akses jembatan gantung.
Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelontorkan anggaran Rp48,3 miliar untuk menambah faslitas penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah jalan kewenangan provinsi termasuk di kawasan wilayah Priangan Timur. Total penambahan PJU ini mencapai 1.185 unit untuk di Kabupaten Garut, Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dhani Gumelar mengatakan, penambahan fasilitas PJU di kawasan Priangan Timur dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan para pengguna jalan. Anggaran yang disediakan untuk penambahan fasilitas di Priangan Timur dikatakan mencapai sekitar Rp48,3 miliar.
"Rinciannya 272 unit di Kabupaten Garut, 698 unit di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya dan Ciamis sebanyak 215 unit," kata Dhani, Rabu (4/11/2026).
1. Anggaran sebelumnya mencapai Rp126 miliar

Ilustrasi PJU Pemprov Jabar. Dok. IDN Times-Azzis Zulkhairil Adapun pada 2025, Pemprov Jabar dikatakan Dhani, telah memasang sebanyak3.926 unit PJU di Priangan Timur dengan rincian sebanyak 2.153 unit di Garut, 1.114 unit di Kabupaten Tasikmalaya, 277 unit di Kabupaten Ciamis, 48 unit di Kota Banjar, 311 unit di Kabupaten Pangandaran serta 23 unit di Kota Tasikmalaya.
"Sedangkan total anggaran untuk pemasangan PJU di Priangan Timur sebelumnya (2025) sebesar Rp126 miliar," ungkap Dhani.
2. Alokasi untuk infrastruktur massif dilakukan Pemprov Jabar

Ilustrasi PJU Pemprov Jabar. Dok. IDN Times-Azzis Zulkhairil Sementara, Guberur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM mengungkapan, pemerintah provinsi juga sudah meningkatkan kualitas ruas jalan dan jembatan di wilayah Kabulaten dan Kota Tasikmalaya selama dua tahun terakhir dengan mengeluarkan anggaran hingga mencapai Rp273 miliar untuk kabupaten-kota tersebut.
Ada pun salah satu ruas jalan mendapat dana cukup besar, yakni Jalan SP 3 Pamoyanan-Suryalaya-Warudoyong. Pelebaran ruas jalan tersebut pada 2026 menghabiskan dana Rp52 miliar.
Selain itu, Pemprov Jabar juga telah melebarkan Jalan Raya Singaparna dengan dana Rp11 miliar. Rekonstruksi Jalan Karangnunggal-Cipatujah pun dilaksanakan dan memakan dana Rp14 miliar.
3. Pembangunan jembatan juga telah dilakukan

Ilustrasi jembatan IDN Times/Candra Irawan Sementara itu, pada 2025, Pemprov Jabar sudah merekonstruksi jalan batas Kota Tasikmalaya dengan Kabupaten Tasikmalaya (Sukaraja) - Karangnunggal. Pelaksanaan pekerjaan itu menelan dana Rp34 miliar.
"Adapun, penyediaan jembatan yang nyaman dilakukan dengan penggantian penggantian Jembatan Citoe ruas Jalan Karangnunggal-Cipatujah. Total dana yang dikeluarkan untuk kegiatan tersebut sebesar Rp16 miliar," katanya.
Tak hanya itu, Pemprov Jabar juga melaksanakan penanganan akses jalan untuk pembangunan jembatan gantung penghubung Desa Kersagalih, Kecamatan Jatiwaras, dengan Desa Singajaya, Kecamatan Cibalong. Dana yang disediakan untuk pekerjaan tersebut sebesar Rp13 miliar.




















