Pakai AI Tanpa Waswas Data Bocor, AMD Tawarkan Inovasi Terbaru

- AMD memperluas fitur AI lokal melalui Ryzen AI dan Ryzen AI Max Series, sehingga pengguna dapat menjalankan AI langsung di perangkat tanpa internet untuk membantu menjaga privasi data.
- AMD meluncurkan Ryzen AI 400 Series untuk PC Copilot+ dan Ryzen AI Max+ 392 bagi notebook tipis-ringan, dengan akselerasi AI, multitasking berat, performa responsif, serta efisiensi daya.
- AMD mengklaim Ryzen AI 400 Series lebih cepat untuk multitasking, kreasi konten, dan gaming, sekaligus meningkatkan kemampuan NPU, produktivitas tanpa adaptor, serta performa gaming internal sekitar 12 persen.
Bandung, IDN Times - Saat ini penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam berbagai kegiatan sudah tidak bisa terindahkan. Namun, ada persoalan di mana data tersebut bisa bocor dan disalahpergunakan.
Untuk meminimalisir kebocoran data itu, ada berbagai solusi di mana salah satunya menggunakan AI tanpa terhubung dengan internet. Hal ini yang dilakukan AMD dengan memperluas inovasi fitur AI untuk jajaran prosesor terbarunya, AMD Ryzen AI dan AMD Ryzen AI Max Series,
Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang hanya adu CPU dan GPU, tahun ini AMD menegaskan satu hal yaitu masa depan PC bukan lagi soal bisa menjalankan AI, tapi bagaimana AI bisa berjalan secara lokal, aman, dan tanpa harus tersambung ke server cloud.
"Jadi lokal ini dijalankan langsung pada device tidak harus menggunakan internet. Jadi yang biasa jalan-jalan, lagi di pesawat, lagi di gunung, mereka tidak usah pakai internat itu AI masih tetap bisa dipakai," kata Donnie Brahmandhika selaku Consumer Product Marketing Manager - AMD Indonesia dalam diskusi di Kota Bandung, Rabu (11/4/2026).
1. Kerahasiaan jadi kunci

AMD dengan memperluas inovasi fitur AI untuk jajaran prosesor terbarunya, AMD Ryzen AI dan AMD Ryzen AI Max Series. IDN Times/Debbie Sutrisno Menurutnya, keberhasilan adopsi teknologi AI berkaitan erat dengan faktor keamanan data, cara kerja fitur AI, manfaat hingga resiko di masa mendatang. Inovasi teknologi memberikan pengaruh komputasi pada hardware dan software dan merupakan bagian mendasar dari pengalaman pengguna PC mobile.
Kebutuhan pengguna di segala kalangan mulai dari kreator, profesional enterprise, gamer, bahkan pengguna mainstream dapat memanfaatkan AI bahkan hingga personalisasi AI sesuai kebutuhan baik secara lokal di perangkat maupun melalui cloud.
"Dan yang paling penting privasi juga ini jauh lebih aman buat beberapa pengguna," kata dia.
2. Performa produk tetap kencang

AMD dengan memperluas inovasi fitur AI untuk jajaran prosesor terbarunya, AMD Ryzen AI dan AMD Ryzen AI Max Series. IDN Times/Debbie Sutrisno Sementara itu, Consumer Business Development Manager AMD Indonesia Armawati Cen mengatkan, AMD, meluncurkan dua prosesor generasi terbaru mereka di Indonesia, yakin AMD Ryzen AI 400 Series untuk PC Copilot+, dan AMD Ryzen AI Max+ 392 untuk notebook ultra-tipis dan ringan.
Keduanya punya kemampuan akselerasi AI untuk dibawa kerja multitasking dan menjalankan berbagai aplikasi berat. Armawati Cen, Consumer Business Development Manager AMD Indonesia, mengatakan AMD Ryzen AI 400 Series menjadi prosesor mobile berbasis AI generasi terbaru yang memiliki komputasi lebih cerdas dengan jangkauan platform yang lebih luas.
Prosesor ini dapat memberikan performa komputasi kencang bagi para pengguna di segala segmen, mulai dari pengguna enthusiast, mainstream, hingga gamer.
Armawatui menyebut, solusi AMD pada prosesor mobile AI dengan peningkatan performa yang responsitf dan imersif serta tetap mengedepankan efisiensi daya andal sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan mememuhi kebutuhan beban kerja multitasking yang kompleks.
"Inilah salah satu bentuk perubahan cara menggunakan PC dengan implementasi AI. Dan dari sisi privasi juga konsep ini jadi lebih aman untuk beberapa pengguna," kata dia.
3. Lebih cepat untuk berbagai hal

AMD dengan memperluas inovasi fitur AI untuk jajaran prosesor terbarunya, AMD Ryzen AI dan AMD Ryzen AI Max Series. IDN Times/Debbie Sutrisno Menurutnya, AMD mengklaim Ryzen AI 400 Series menawarkan peningkatan performa pada berbagai skenario penggunaan dibanding prosesor kompetitor tertentu, mulai dari 1,3 kali lebih cepat untuk multitasking, 1,7 kali lebih cepat dalam content creation, hingga 1,1 kali lebih baik untuk gaming. Produk ini juga mengalami peningkatan 1,25 kali kemampuan NPU dan produktivitas saat bekerja tanpa adaptor daya yang lebih tinggi.
AMD juga menunjukkan bagaimana alur kerja AI dapat memangkas waktu pengerjaan. Penulisan dokumen menjadi lebih singkat dengan bantuan asisten AI, pembuatan gambar melalui aplikasi berbasis AI berlangsung jauh lebih cepat, sementara proses pengembangan aplikasi dapat dipercepat melalui bantuan AI coding atau vibe coding, yaitu pendekatan yang memungkinkan AI membantu menghasilkan, melengkapi, hingga memperbaiki kode berdasarkan instruksi pengguna.
Meski fokus utama Ryzen AI 400 Series adalah AI, AMD tidak melupakan identitasnya sebagai salah satu pemain besar di dunia gaming. Produk ini juga menghadirkan peningkatan rata-rata sekitar 12 persen pada performa gaming di sejumlah judul permainan populer dalam pengujian internal pada resolusi 1080p dengan pengaturan tertentu
"Pengguna tidak perlu memilih antara laptop AI atau laptop gaming karena keduanya kini dapat hadir dalam satu perangkat. Klaim ini tetap perlu dilihat dalam konteks metodologi pengujian AMD dan dapat berbeda pada penggunaan nyata tergantung konfigurasi sistem," pungkasnya.



















