Bandung, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mempercepat penataan kabel utilitas udara dengan menargetkan seluruh jaringan di 85 ruas jalan selesai dipindahkan ke bawah tanah pada akhir 2026. Program ini menjadi salah satu prioritas Wali Kota Bandung Muhammad Farhan untuk mewujudkan wajah kota yang lebih tertata dan aman.
Farhan mengatakan, penurunan kabel udara tidak hanya bertujuan mempercantik Kota Bandung, tetapi juga mengurangi risiko kecelakaan akibat kabel semrawut.
Seluruh pekerjaan dilakukan melalui kerja sama dengan PT Bandung Infra Investama (BII) yang telah berjalan berdasarkan regulasi sejak 2018.
Dia mengatakan, proyek penataan utilitas bawah tanah menjadi salah satu program strategis Pemkot Bandung. Seluruh kabel udara di 85 ruas jalan ditargetkan sudah dipindahkan ke bawah tanah sebelum Desember 2026.
Menurut dia, pemerintah hanya menjalankan fungsi pengawasan dan regulasi. Sementara pelaksanaan proyek dilakukan PT BII bersama pihak swasta sesuai skema kerja sama yang telah disusun sejak beberapa tahun lalu.
"Target kami pada Desember 2026 seluruh 85 ruas jalan sudah turun kabelnya. Ini merupakan bagian dari penataan kota agar lebih indah, aman, dan tertib," ujar Farhan di Pendopo Kota Bandung, Selasa (14/7/2026).
