Pemerintah Genjot Penyelesaian Reaktivasi Jalur Kereta Api di Jabar

Bandung, IDN Times - Pemerintah memberikan kabar gembira untuk masyarakat Jawa Barat. Melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pemerintah memastikan bakal mereaktivasi sejumlah jalur kereta api yang ada di provinsi ini.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat (Sekda Jabar) Iwa Karniwa mengatakan, menghidupkan kembali jalur kereta api yang ada di Jawa Barat memang sudah dilakukan, salah satunya adalah akses dari Bandung menunju Banjaran yang ada di darerah selatan Jawa Barat.
Reaktivasi jalur kereta api ini merupakan langkah-langkah dari pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten/kota yang bertujuan untuk mempercepat arus barang dan orang melalui angkutan masal. Diharapkan kelak akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.
1. Sosialisasi kepada masyarakat sekitar jalur rel terus diupayakan

Iwa menuturkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) terus melakukan sosialisasi dan infrormasi terkait agar secara sukarela paham apa yang harus mereka lakukan terkait reaktivasi jalur kereta api. Sebab, selama ini banyak masyarakat yang telah membangun bangunan di sekitar jalur.
Dia pun meminta tidak ada pihak manapun yang melakukan provokasi kepada masyarakat sehingga menghambat proses yang sedang dijalankan.
“Karena walaupun kita sudah targetkan tetapi di lapangan ada hambatan (provokasi) nanti prosesnya akan menjadi sulit. Oleh karena itu saya mohon dengan sangat semua pihak ikut mendukung dan membantu,” kata Iwa usai mengikuti kegiatan Fun Walk bersama Menteri BUMN Rini Soemarno, akhir pekan kemarin.
2. Minat masyarakat menggunakan kereta api makin tinggi

Sementara itu, Menteri BUMN Rini Soemarno memastikan pemerintah memang tengah menggencarkan pembangunan jalur kereta api termasuk menghidupkan kembali jalur yang sebelumnya sempat mati. Ia menilai, saat ini masyarakat sekarang lebih minat naik kereta api karena aman, nyaman dan tepat waktu.
"Kereta api ini kantor pusatnya ada di Bandung. Dan memang presiden menekankan betul terutama bahwa di Jawa Barat perlu mendorong lebih banyak lagi reaktivasi jalur-jalur kereta api,” ungkap Rini.
Dia mengungkapkan, pada 2018 jumlah penumpang kereta api sudah di atas 425 juta. "Kenaikannya cukup besar dibandingkan tahun 2017. Apalagi banyak daerah-daerah yang dianggap sangat cantik sebagai tempat wisata di Jawa Barat," katanya.
3. Jalur Bandung-Ciwidey dalam proses pemetaan

Rini menjelaskan, saat ini reakttivasi jalur Bandung menuju Ciwidey di Kabupaten Bandung masih dalam proses pemetaan. Ini dikarenakan ada jalur yang sebagian masih diduduki masyarakat.
Meski demikian, komunikasi terus dilancarkan dengan harapan masayrakat tetap mendapat solusi terbaik agar mau dipindahkan dari atas jalur tersebut, dan bisa mendapatkan uang krohiman.
“Jadi diharapkan sebelum akhir tahun sudah diaktifkan,” tambahnya.
Selain jalur ini, pemerintah juga berencana menghidupkan kembali jalur kereta api yang menghubungkan antara Cianjur menuju Padalarang.



















