Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Kota Bandung Libatkan 80 Puskesmas

Bandung, IDN Times - Pemerintah Kota Bandung mulai mengimplementasikan program Presiden Prabowo Subianto, yakni Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi masyarakat yang berulang tahun. Program ini diluncurkan perdana di Pelayanan Puskesmas Pembantu (Pustu) Sukahaji, Senin (3/2/2025).
Pj Wali Kota Bandung, A. Koswara mengatakan, dengan sudah diluncurkannya program ini, seluruh puskesmas di Kota Bandung akan melayani pemeriksaan kesehatan gratis bagi yang tengah berulang tahun.
"Mulai besok sudah bergerak semua, mulai besok seluruh kecamatan di Kota Bandung itu sudah bisa melakukan pemeriksaan kesehatan gratis," ujar Koswara.
1. Klaim fasilitas puskesmas sudah mumpuni

PKG diberikan kepada masyarakat agar dapat mengetahui atau menangani penyakit yang diderita agar bisa dicegah sejak dini. Artinya, program ini dianggap bisa meminimalisir biaya pengobatan yang cenderung mahal.
"Yang berulang tahun diberikan kesempatan untuk diberikan pengecekan kesehatan di skrining untuk di lihat mana yang berpotensi dan mana yang bisa dilakukan kesehatan," katanya.
Dari segi fasilitas, Koswara mengungkapkan, puskesmas saat ini sudah cukup mempuni untuk menjalankan program ini.
"Cukup lengkap, mulai dari tes fisik, darah dan lainnya. Ini baik dan bermanfaat untuk masyarakat, khususnya dalam mencegah pengobatan dengan biaya mahal apabila dilakukan pencegahan lebih awal," tuturnya.
2. Pelayanan hanya Selasa dan Jumat

Pemeriksaan Kesehatan Gratis saat ini digelar hanya dua kali dalam sepekan. Strategi itu dilakukan karena masih akan ada evaluasi untuk melihat amino dari masyarakat itu sendiri.
"Untuk sekarang hari Selasa dan Jum'at nanti disesuaikan kebutuhan masing-masing wilayah, apabila butuh tiga sampai empat hari ya bisa dibuka," ucapnya.
Senada dengan Koswara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Anhar Hadian mengatakan, pelayanan program ini akan berjalan penuh pada besok, Selasa (4/2/2025).
"Ada 80 puskesmas yang akan melayani program ini. Sekarang baru soft launching," kata Anhar.
3. Pemeriksaan memakan waktu 30 menit per orang

Di tempat yang sama, Kepala Dinkes Jawa Barat, R. Vini Adiani Dewi mengatakan, program ini dilakukan secara bertahap, dan belum semua kabupaten dan kota menggelar uji coba dari PKG ini. Adapun berdasarkan simulasi di Pustu Sukahaji, Kota Bandung, pemeriksaan satu orang memakan waktu hingga 30 menit.
"Mereka simulasi 30 menit, untuk di sini. Kota dan kabupaten lain kami minta segera simulasi," ujar Vini.
Lebih lanjut, ia menambahkan, hari ini baru Kota Bandung yang meluncurkan program PKG. Sementara, untuk daerah lainnya masih banyak yang belum mengimplementasikan program dari Presiden Prabowo tersebut.
"Hari ini baru kota Bandung kemudian ada beberapa yang sudah simulasi seperti Depok. Diharapkan semua puskesmas sudah melakukan simulasi," kata dia.



















