MPLS Sekolah Maung Berbeda dari SMA dan SMK Lain di Jabar

- Disdik Jabar menegaskan MPLS Sekolah Maung berbeda dari SMA dan SMK lain, dengan fokus pada unjuk bakat serta pengorganisasian kegiatan oleh murid berprestasi.
- TNI, Polri, dan pejabat OPD dilibatkan dalam MPLS selama enam hari untuk memberikan materi, motivasi, serta memantau langsung pelaksanaan di sekolah-sekolah.
- Murid Sekolah Maung, termasuk atlet dan siswa non-akademik berbakat, akan menampilkan kemampuan mereka melalui program Unjuk Kabisa dan Aksi Ekologi di akhir MPLS.
Bandung, IDN Times - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk Sekolah Manusia Unggul (Maung) dipastikan berbeda dengan SMA dan SMK negeri lainnya di Jawa Barat. Khusus untuk SMA Maung nantinya akan ada unjuk bakat dari para murid berprestasi tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat, Purwanto mengatakan, pada hari ini seluruh sekolah termasuk SMA dan SMK Maung turut menggelar kegiatan MPLS. Namun, nantinya akan ada pembeda khusus Sekolah Maung.
"MPLS Sekolah Maung salah satunya adalah bagaimana anak-anak yang mempunyai kelebihan di situ untuk bisa memperlihatkan kemampuan-kemampuan mereka, termasuk mereka disuruh mengorganisasi kegiatan yang akan ditampilkan," ujar Purwanto, Rabu (15/7/2026).
1. TNI dan Polri turut dilibatkan dalam MPLS

Sekolah Maung sendiri berisi dari berbagai murid yang berprestasi baik akademik dan non akademik. Di dalamnya banyak atlet olimpiade hingga beladiri yang diterima di 41 sekolah khusus tersebut.
Selain itu, pada tahun ini MPLS juga tetap melibatkan TNI dan Polri untuk membeberikan materi dalam MPLS yang digelar selama enam hari tersebut.
"Tahun ini kami juga melibatkan. Jadi, terlibat semua aparat TNI yang dekat dengan lingkungan itu, termasuk kepolisian.Saya sudah minta semua satuan pendidikan untuk melibatkan TNI dan Polri di wilayahnya masing-masing," jelasnya.
2. Murid Sekolah Maung diminta unjuk bakat

Kemudian, selama masa MPLS, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut diminta untuk terjun langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan motivasi serta materi-materi lainnya yang bermanfaat untuk para murid.
"Pak Gubernur sudah meminta semua pejabat eselon 2, 3, itu bisa terjun ke sekolah-sekolah melakukan monitoring sekaligus terlibat dalam pembukaan MPLS," kata dia.
Berdasarkan pantauan IDN Times di lokasi, MPLS Sekolah Maung di SMAN 5 Bandung pada hari pertama ini berisi materi perkenalkan sekolah sekaligus memberikan semangat para murid oleh alumni Program Murid Barak Militer Pancawaluya.
Wakasek Kesiswaan SMAN 5 Bandung, Repy Hapyan mengatakan, sebagai Sekolah Maung, nantinya para murid dipastikan akan tampil menunjukkan seluruh bakatnya.
"Selanjutnya kita ada program Unjuk Kabisa dan Aksi Ekologi nanti di hari terakhir. Di hari terakhir ada Unjuk Kabisa, bagaimana talenta-talenta siswa ini kelas 10 akan tampil di nanti di hari terakhir," kata dia.
3. Seluruh murid Sekolah Maung akan menampilkan kemampuan masing-masing

Murid Sekolah Maung di SMAN 5 Bandung ada sebanyak 65 orang merupakan atlet berprestasi di mana mereka masing-masing akan turut menunjukkan bakatnya kepada murid lainnya. Namun, untuk murid dari jalur non-akademik pun dipastikan akan tampil dengan gaya berbeda.
"Kemungkinan dari jalur yang lain juga pasti ditampilkan. Misalkan dia jalur ikut jalur rapor di sini tapi dia punya apa, punya talenta di bidang silat misalkan, di bidang yang lainnya," ucapnya.



















