Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kejahatan Malam Makin Masif, Polrestabes Bandung: Kami Tindak Tegas

Kejahatan Malam Makin Masif, Polrestabes Bandung: Kami Tindak Tegas
Polrestabes Bandung Luncurkan Tim URC untuk Jaga Keamanan Warga
Intinya Sih
  • Polrestabes Bandung menegaskan komitmen menindak tegas pelaku kejahatan jalanan yang menggunakan kekerasan, dengan tindakan hukum dan langkah terukur demi menjaga keselamatan masyarakat serta petugas.
  • Kepolisian memperkuat patroli malam bersama Tim Prabu untuk mencegah begal, geng motor, dan aksi kriminal lain, sekaligus meningkatkan rasa aman warga Bandung saat beraktivitas malam hari.
  • Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengimbau warga lebih waspada setelah menemukan pola baru aksi begal yang menyasar pengendara lengah lewat tengah malam, serta mendorong patroli gabungan diperkuat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Bandung, IDN Times - Maraknya kasus pembegalan dan kejahatan jalanan di Kota Bandung membuat Polrestabes Bandung mempertegas komitmennya dalam menjaga keamanan masyarakat. Kepolisian memastikan tidak akan memberi ruang bagi pelaku kriminal yang menggunakan kekerasan terhadap korbannya.

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton mengatakan, seluruh pelaku kejahatan jalanan akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Polisi juga tidak akan ragu mengambil tindakan tegas apabila pelaku membahayakan keselamatan petugas maupun masyarakat.

Anton mengatakan, Polrestabes Bandung memberikan perhatian serius terhadap meningkatnya aksi kriminal jalanan yang meresahkan masyarakat. Menurutnya, tindakan kekerasan yang dilakukan para pelaku tidak bisa ditoleransi.

Karena itu, polisi memastikan setiap pelaku yang tertangkap akan diproses secara hukum. Bahkan, tindakan tegas terukur akan dilakukan apabila situasi di lapangan mengancam keselamatan petugas maupun warga.

"Kami dari kepolisian akan menindak tegas para pelaku kriminal yang dengan sangat sadis dan kejam melakukan kekerasan. Kami akan melakukan tindakan tegas terukur, apalagi jika mereka membahayakan petugas maupun masyarakat," ujar Anton, Rabu (15/7/2026).

1. Patroli malam diperkuat untuk cegah begal dan geng motor

IMG_20260612_112547.jpg
Viral Geng Motor Bawa Sajam di Pasupati, Polisi Amankan Empat Terduga. IDN Times/Istimewa

Selain penindakan, Polrestabes Bandung juga meningkatkan langkah pencegahan dengan mengintensifkan patroli rutin pada malam hari. Patroli dilakukan oleh jajaran Polsek bersama personel Polrestabes Bandung.

Anton menjelaskan, patroli melibatkan Tim Prabu untuk mengantisipasi berbagai gangguan keamanan, mulai dari kejahatan jalanan, pencurian dengan kekerasan (C3), aksi premanisme, hingga aktivitas geng motor yang meresahkan masyarakat.

Menurutnya, langkah preventif tersebut diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus meningkatkan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas pada malam hingga dini hari.

2. Polisi minta masyarakat segera lapor lewat layanan 110

IMG_20260612_111027.jpg
Viral Geng Motor Bawa Sajam di Pasupati, Polisi Amankan Empat Terduga. IDN Times/Istimewa

Polrestabes Bandung juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan setiap dugaan tindak kriminal kepada kepolisian. Anton menilai informasi dari masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat pengungkapan kasus maupun penangkapan pelaku.

"Kami berharap masyarakat segera menghubungi layanan 110 apabila menemukan adanya gangguan kamtibmas. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula anggota dapat bergerak menuju lokasi dan melakukan penyelidikan," kata Anton.

Ia menambahkan, kepolisian akan terus mengoptimalkan patroli, penegakan hukum, dan kolaborasi dengan masyarakat agar situasi keamanan dan ketertiban di Kota Bandung tetap kondusif.

3. Masyarakat harus tingkatkan kewaspadaan

WhatsApp Image 2026-07-12 at 2.16.48 PM (1).jpeg
178 Motor Pakai Knalpot Brong Diamankan Polrestabes Bandung. Dok Istimewa

Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas pada malam hingga dini hari. Imbauan itu disampaikan setelah Farhan melakukan patroli subuh selama dua pekan terakhir dan menemukan adanya pola baru aksi begal yang kini menyasar pengendara yang lengah setelah tengah malam.

Farhan mengatakan, patroli yang dimulai sejak pukul 02.00 WIB itu bukan sekadar inspeksi rutin, melainkan untuk melihat langsung kondisi keamanan di lapangan. Dari hasil pemantauan tersebut, ia memastikan masih terdapat sejumlah titik rawan kriminalitas yang menjadi perhatian Pemerintah Kota Bandung.

Farhan mengaku telah dua kali melakukan patroli pada Minggu dini hari selama dua pekan terakhir. Dari patroli tersebut, ia menemukan bahwa pelaku begal kini lebih banyak beroperasi setelah pukul 00.00 WIB dengan mengincar korban yang lengah.

Menurutnya, perubahan pola tersebut menjadi dasar bagi Pemkot Bandung untuk memperkuat patroli malam bersama aparat kepolisian. "Begal ini sekarang beroperasinya memang mengincar orang-orang yang lengah di atas jam 12 malam," ujar Farhan.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak bepergian sendirian pada larut malam apabila tidak memiliki kepentingan mendesak serta selalu memilih jalur yang ramai.

Temuan tersebut bukan sekadar dugaan. Farhan mengungkapkan, saat patroli Minggu lalu rombongannya berhasil menggagalkan aksi pembegalan di kawasan Binong, Kecamatan Kiaracondong.

Saat itu, satu pengendara motor diduga tengah menjadi sasaran tujuh pelaku yang datang menggunakan beberapa sepeda motor. Kehadiran rombongan patroli membuat aksi tersebut gagal dilakukan. Setelah kejadian itu, jajaran Polsek Kiaracondong juga berhasil menangkap salah seorang pelaku.

Share Article
Editorial Team

Latest News Jawa Barat

See More