Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Mahasiswi Tel-U Bandung Diduga Hilang Usai Berpamintan Pergi ke Kampus

Mahasiswi Tel-U Bandung Diduga Hilang Usai Berpamintan Pergi ke Kampus
Seorang mahasiswi Telkom University bernama Nadira Az-Zahra dilaporkan hilang. IDN Times/Istimewa
Intinya Sih
  • Seorang mahasiswi Telkom University bernama Nadira Az-Zahra dilaporkan hilang setelah berpamitan berangkat kuliah dari rumahnya di Ciwastra, Bandung, pada Selasa 30 Juni 2026.
  • Pihak kampus melalui Humas Tel-U membenarkan laporan kehilangan tersebut dan sedang menyiapkan surat edaran untuk membantu proses pencarian mahasiswi Fakultas Ilmu Terapan itu.
  • Keluarga telah menyebarkan informasi orang hilang karena Nadira tak kunjung pulang, sementara pihak kepolisian Rancasari mulai menindaklanjuti laporan untuk mencari keberadaannya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Bandung, IDN Times – Seorang mahasiswi Telkom University bernama Nadira Az-Zahra dilaporkan hilang setelah berpamitan berangkat kuliah dari rumahnya di kawasan Ciwastra, Kota Bandung. Hingga Rabu (1/7/2026), yang bersangkutan belum kembali ke rumah sehingga keluarga meminta bantuan masyarakat untuk membantu pencarian.

Hal ini dibenarkan oleh perwakilan Humas Kampus Tel-U, Adnan. Menurutnya, pada 30 Juni yang bersangkutan masih berangkat ke kampus dari rumahnya.

"Untuk pergerakan (Nadira) tercatat pada 26 Juni. Saat ini kami sedang membuat surat edaran (kehilangan)," kata Adnan, Jumat (3/7/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Nadira merupakan mahasiswi Fakultas Ilmu Terapan (FIT) Program Studi Sistem Informasi Kota Cerdas (SIKC) angkatan 2025. Ia tercatat tinggal di kawasan Jingga Residence, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung.

Keluarga menyebut Nadira meninggalkan rumah pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB dengan tujuan mengikuti perkuliahan di Telkom University. Saat itu, ia mengenakan kemeja putih lengan panjang, celana jins hitam, kerudung berwarna krem, serta membawa tas ransel kuliah berwarna krem.

Di dalam tas tersebut terdapat laptop dan tablet. Nadira juga membawa telepon genggam yang diketahui masih aktif saat berangkat dari rumah.

Namun, sekitar pukul 12.30 WIB pada hari yang sama, akun WhatsApp milik Nadira diketahui telah dinonaktifkan. Sejak saat itu keluarga mengaku tidak lagi dapat menghubungi maupun mengetahui keberadaan yang bersangkutan.

Karena hingga keesokan harinya Nadira tak kunjung pulang, keluarga kemudian menyebarkan informasi orang hilang dan meminta bantuan masyarakat yang mengetahui keberadaan Nadira untuk segera memberikan informasi kepada pihak keluarga maupun kepolisian agar proses pencarian dapat dilakukan.

Sementara itu, Kapolsek Rancasari Kompol Herman Junaidi baru mendapat informasi ini. Dia pun telah memerintahkan tim untuk mengecek informasi tersebut.

"Segera ditindaklanjuti informasinya," kata Herman.

Share Article
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha

Latest News Jawa Barat

See More