Bandung, IDN Times - Polda Jabar membenarkan tiga orang warga menjadi korban ledakan peluru/amunisi jenis mortir aktif di Kampung Ciparang RT 04 RW 07 Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (08/07/2026) pukul 11.00 WIB.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan mengatakan, ketiga orang tersebut meninggal saat korban yang diketahui sebagai pemulung mencoba membuka mortir dengan cara dipukul menggunakan palu, akhirnya meledak.
"Korban meninggal diidentifikasi bernama Ade dan Suhri. Sementara satu korban lainnya, Rodian," ujar Hendra dalam keterangan resminya, Kamis (9/7/2026).
