Bandung, IDN Times - Transisi menuju ekonomi hijau membuka peluang munculnya berbagai jenis pekerjaan baru di Indonesia. Namun, peluang tersebut dinilai tidak akan berjalan optimal tanpa kesiapan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan sesuai dengan kebutuhan industri.
Pemerintah melihat sektor energi terbarukan, pengelolaan lingkungan, hingga industri rendah emisi berpotensi menjadi sumber lapangan kerja baru. Indonesia pun dinilai memiliki modal besar dari sisi sumber daya alam untuk mengambil peran dalam perkembangan ekonomi hijau.
Meski demikian, perubahan menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan juga menghadirkan tantangan baru bagi dunia pendidikan dan ketenagakerjaan. Kebutuhan tenaga kerja tidak lagi hanya bergantung pada ijazah, melainkan juga kemampuan teknis, pola pikir adaptif, serta kesiapan untuk mengikuti perkembangan teknologi.
Isu tersebut mengemuka dalam Indonesia Sustainability 360 Forum 2026 yang mempertemukan pemerintah, dunia usaha, akademisi, investor, dan talenta muda. Salah satu perhatian utama dalam forum ini adalah bagaimana memastikan peluang green jobs dapat diisi oleh tenaga kerja yang memiliki kompetensi memadai.
