Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

KDM Kekeh Bantah Resmikan Proyek DBx Data Centers di Purwakarta

Kota Bandung
3 min read
KDM Kekeh Bantah Resmikan Proyek DBx Data Centers di Purwakarta
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (tengah), CEO BDx Indonesia Agus Hartono Wijaya, dan CEO BDx Data Centers Mayank Srivastava menghadiri upacara peletakan batu pertama pada 28 Juli 2026 untuk kampus CGK4 di Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, bersama para tokoh daerah dan perwakilan masyarakat. (BDx Indonesia)
  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membantah meresmikan proyek DBx Data Centers di Purwakarta, menyebut kunjungannya pada 28 Juli merupakan inisiatif pribadi untuk mengecek kondisi lapangan.
  • Dedi menanyakan status izin proyek, termasuk IMB, serta meminta Bupati Purwakarta mempercepat prosesnya. Ia menyebut izin PMA diproses pusat melalui OSS, sementara AMDAL dan PBG berwenang kabupaten.
  • Menurut Dedi, pengecekan perizinan dilakukan terhadap semua investasi di Jawa Barat. Ia meminta pemeriksaan atas kemungkinan surat permohonan peresmian dari DBx ke Pemprov Jabar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandung, IDN Times - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan kehadirannya di lokasi pembangunan DBx Data Centers di kawasan Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, bukan untuk meresmikan proyek pusat data berbasis artificial intelligence (AI) tersebut. Ia mengaku datang atas inisiatif sendiri untuk memastikan berbagai persyaratan pembangunan dan perizinan investasi telah terpenuhi.

Dedi atau yang akrab disapa KDM mengatakan, pengecekan langsung ke lapangan merupakan bagian dari perhatiannya terhadap investasi yang masuk ke Jawa Barat. Menurutnya, pemerintah daerah perlu memastikan aspek administratif dan perizinan berjalan agar pembangunan investasi tidak terkendala.

"Saya selalu memastikan aspek administratifnya harus terpenuhi dan harus lancar karena ini investasi, kemudian beberapa hari setelah itu saya telepon, 'Besok saya mau ke situ' saya mau mengecek ke lapangan bagaimana kondisinya," kata Dedi, Jumat (2/10/2026).

  1. 1. KDM mengaku datang tanpa undangan

    IMG-20260919-WA0051.jpg
    Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Dok. IDN Times-Azzis Zulkhairil

    Dedi menegaskan ia tidak datang ke lokasi pembangunan DBx Data Centers atas undangan perusahaan untuk menghadiri acara peresmian. Ia menyebut kedatangannya murni atas inisiatif pribadi untuk melihat langsung kondisi lapangan.

    "Saya datang sendiri lho ke situ, artinya datang bukan atas undangan, dan bukan juga saya mengundang, saya datang sendiri untuk mengecek lapangan," ujarnya.

    Dedi juga menyebut telah mengunggah dokumentasi kunjungannya di media sosial. Menurut dia, video tersebut memperlihatkan dirinya menanyakan langsung mengenai perizinan pembangunan pusat data tersebut.

    "Di video tanggal 28 Juli itu jelas kok, ada di situ saya nanya, izinnya sudah keluar belum? Pengusahanya mengatakan izinnya sudah keluar karena izinnya itu izin PMA, izinnya di pusat melalui OSS, kemudian yang kedua, yang menjadi kewenangannya adalah kewenangan kabupaten AMDAL dan PBG," tuturnya.

  2. 2. Dedi sempat tanyakan izin pembangunan

    IMG-20260922-WA0035.jpg
    Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Dok. IDN Times-Azzis Zulkhairil

    Dalam kunjungannya, Dedi mengaku sempat menanyakan dokumen perizinan pembangunan, termasuk izin mendirikan bangunan atau IMB. Ia bahkan meminta agar proses pengurusan dokumen tersebut dipercepat.

    "Maka saya waktu itu bertanya, IMB-nya sudah keluar belum? Kata Pak Bupatinya, belum, (dan) saya bilang, 'Pak Bupati, percepat izinnya jangan lama-lama'," ungkapnya.

    Menurut Dedi, Bupati Purwakarta saat itu menjelaskan bahwa proses tersebut masih ditangani konsultan. Ia kemudian meminta agar proses perizinan tidak berlarut-larut.

    Dedi juga mengatakan ia tidak menggunakan fasilitas yang disiapkan di lokasi proyek. Ia justru menyambangi anak-anak yatim yang berada di kawasan tersebut. Bahkan, Dedi mengaku tidak berniat menikmati hidangan yang disiapkan untuknya. Namun, ia tetap menghormati tuan rumah dengan mencicipi makanan hasil bumi yang disediakan.

    "Dia nyiapin ada singkong kayak gitu, ya saya ikutin karena menghormati tuan rumah, tidak ada pembangunan, tidak ada peresmian, dari situ saya pulang lagi," katanya.

  3. 3. KDM sebut pengecekan berlaku untuk semua investasi

    ilustrasi investasi
    ilustrasi investasi (pexels.com/Markus Winkler)

    Dedi mengatakan pengecekan langsung terhadap perizinan investasi bukan hanya dilakukan terhadap proyek DBx Data Centers. Ia menjelaskan langkah tersebut diterapkan terhadap seluruh investasi yang akan masuk dan dibangun di Jawa Barat.

    "Itu diberlakukan pada siapa pun, setiap ada investasi saya langsung datang memastikan izinnya lancar. Bahkan BYD sampai saya memimpin rapat bagaimana izin gerbang tolnya selesai cepat, dan itu selesai dalam waktu lima menit, fast, saya nanganin karena saya konsen terhadap investasi, jadi tidak ada peresmian," katanya.

    Ia juga meminta agar keberadaan surat permohonan peresmian dari perusahaan tersebut dicek di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

    "Coba dicek saja di kantor gubernur ada enggak surat permohonan peresmian dari perusahaan? Enggak ada, itu murni inisiatif saya datang memastikan ada investasi dan harus lancar," ujarnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More