Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Sertifikasi B Corp Dorong Bisnis Lebih Peduli Lingkungan

Kota Bandung
4 min read
Sertifikasi B Corp Dorong Bisnis Lebih Peduli Lingkungan
ilustrasi membaca prospektus perusahaan yang akan IPO (pixabay.com/tumisu)
  • Lemonilo meraih Sertifikasi B Corp pada 1 Oktober 2026, menandai satu dekade bisnis dengan pengakuan atas standar sosial, lingkungan, tata kelola, akuntabilitas, dan transparansi.
  • Sejak 2016, Lemonilo berkembang dari lokapasar produk sehat menjadi perusahaan consumer goods tanpa pengawet, penguat rasa, dan pewarna buatan, dengan lebih dari 103 ribu titik penjualan.
  • Sertifikasi B Corp menilai tata kelola, pekerja, komunitas, lingkungan, dan pelanggan; Lemonilo juga menjalankan bantuan pangan, donasi bencana, serta dukungan pendidikan dan gizi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandung, IDN Times - Mendapatkan sertifikat B Corp™ merupakan salah satu capaian bagi perusahaan dalam praktik bisnis mereka. Tak heran, jika tidak sedikit perusahaan berupaya keras untuk mendapatkan sertifikat tersebut.

Sertifikasi B Corp™ (Benefit Corporation) sendiri merupakan pengakuan resmi dari lembaga nirlaba B Lab™ bagi perusahaan profit yang memenuhi standar tertinggi dalam kinerja sosial dan lingkungan, akuntabilitas, serta transparansi. Salah satu perusahaan di Indonesia yang belum lama ini mendapatkan sertifikat tersebut ialah Lemonilo, perusahaan makanan dan camilan sehat.

Ganjaran sertifikat itu pun menandai satu dekade perjalanannya dengan meraih Sertifikasi B Corp™ pada 1 Oktober 2026. Sertifikasi ini menjadi pengakuan atas penerapan standar sosial, lingkungan, dan tata kelola dalam praktik bisnis perusahaan.

Sejak didirikan pada 1 Oktober 2016, Lemonilo berupaya memperluas akses masyarakat terhadap pilihan makanan yang lebih sehat. Memasuki usia 10 tahun, perusahaan tersebut memperluas fokusnya, tidak hanya pada produk, tetapi juga pada dampak kegiatan bisnis terhadap masyarakat dan lingkungan.

Co-Founder dan Co-CEO Lemonilo, Shinta Nurfauzia, mengatakan perjalanan perusahaan selama satu dekade membuat pihaknya memahami bahwa upaya membangun masyarakat yang lebih sehat berkaitan erat dengan cara perusahaan menjalankan bisnis dan mengambil keputusan.

“Sepuluh tahun lalu kami memulai Lemonilo dengan mimpi sederhana, yaitu membuat pilihan makanan yang lebih sehat dapat dinikmati oleh lebih banyak orang. Setelah melewati perjalanan selama satu dekade, kami belajar bahwa membangun Indonesia yang lebih sehat akan sangat berkaitan dengan bagaimana sebuah perusahaan menjalankan bisnisnya, bagaimana kami memperlakukan orang di dalam dan di sekitar perusahaan, bagaimana kami memperhatikan lingkungan, dan bagaimana kami mengambil keputusan untuk masa depan,” ujar Shinta, dalam siaran pers yang diterima IDN Times, Kamis (1/9/2026).

  1. 1. Memperluas akses makanan sehat sejak 2016

    Lemonilo Kenalkan Chimi Cheese Burger, Klaim Lebih Sehat! (IDN Times/istimewa)
    Lemonilo Kenalkan Chimi Cheese Burger, Klaim Lebih Sehat! (IDN Times/istimewa)

    Lemonilo sendiri didirikan oleh Shinta Nurfauzia, Ronald Wijaya, dan Johannes Ardiant pada 1 Oktober 2016. Perusahaan ini berangkat dari kesenjangan antara produk sehat yang relatif mahal dan pilihan produk kebutuhan sehari-hari yang tersedia secara luas.

    Dari awalnya berupa lokapasar produk sehat, Lemonilo kemudian berkembang menjadi perusahaan consumer goods dengan beragam kategori, mulai dari mi instan, camilan, hingga bumbu dapur.

    Dalam pengembangan produknya, Lemonilo mengusung standar tanpa 3P, yakni pengawet, penguat rasa, dan pewarna buatan. Produk-produknya kini tersedia di lebih dari 103 ribu titik penjualan di Indonesia serta sejumlah pasar internasional. Seiring perkembangannya, perusahaan juga memperluas pemaknaan hidup sehat, yang mencakup lingkungan, kesejahteraan pekerja, keluarga, dan masyarakat.

  2. 2. Sertifikasi menilai lima aspek bisnis

    Sertifikasi B Corp Dorong Bisnis Lebih Peduli Lingkungan (Dok. Lemonilo)
    Sertifikasi B Corp Dorong Bisnis Lebih Peduli Lingkungan (Dok. Lemonilo)

    Mengutip situs resmi B Corporation™, Sertifikasi B Corp™ merupakan bagian dari gerakan global yang dikembangkan B Lab™ untuk mendorong perusahaan menggunakan bisnis sebagai kekuatan yang memberi manfaat bagi manusia dan lingkungan. Penilaiannya menggunakan B Impact Assessment, yang mencakup lima area utama, yaitu Governance, Workers, Community, Environment, dan Customers.

    Kelima area tersebut mengevaluasi berbagai aspek operasional perusahaan. Governance menilai tata kelola, etika, transparansi, serta pertimbangan terhadap pemangku kepentingan; Workers mencakup kesejahteraan dan pengembangan pekerja; sedangkan Community melihat dampak terhadap masyarakat, keberagaman, kontribusi ekonomi, dan rantai pasok. Sementara itu, Environment menilai pengelolaan dampak lingkungan, dan Customers mencakup kualitas produk, layanan, pemasaran etis, serta perlindungan data konsumen.

    Shinta menyebut sertifikasi tersebut menjadi tolok ukur untuk melihat praktik bisnis Lemonilo secara lebih menyeluruh.

    “Karena itu, mendapatkan Sertifikasi B Corp™ bagi kami merupakan bukti nyata bahwa Lemonilo memiliki komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan. Ini adalah standard yang membantu kami melihat Lemonilo secara lebih menyeluruh dan menjadi pengingat bahwa pertumbuhan bisnis perlu berjalan bersama tanggung jawab terhadap masyarakat dan lingkungan,” katanya.

  3. 3. Kolaborasi sosial menjadi bagian dari perjalanan perusahaan

    Ilustrasi bersalaman tanda kerja sama. (Freepik.com/jcomp)
    Ilustrasi bersalaman tanda kerja sama. (Freepik.com/jcomp)

    Selama satu dekade, Lemonilo juga menjalankan sejumlah kolaborasi bersama pemerintah, lembaga kemanusiaan, komunitas, dan mitra. Pada 2024, perusahaan mendonasikan 4.800 produk makanan sehat bagi pendonor darah PMI DKI Jakarta serta mengadakan kegiatan bersama komunitas dan lembaga yang berfokus pada anak dan keluarga.

    Dalam merespons bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada akhir 2025, Lemonilo bersama Palang Merah Indonesia menyalurkan dana tunai Rp50 juta dan produk makanan senilai sekitar Rp32,8 juta pada Desember 2025. Bantuan kembali disalurkan pada Januari 2026 melalui Karang Taruna Nasional berupa Mie Lemonilo senilai Rp100 juta, sehingga total dukungan bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatra mencapai sekitar Rp182,8 juta.

    Pada 2026, Lemonilo juga berkolaborasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mendukung anak-anak di Komunitas Gumul Juang Ciliwung. Dukungan tersebut mencakup perlengkapan pendidikan, produk makanan, dan pemenuhan gizi. Shinta menegaskan bahwa pencapaian sertifikasi bukanlah akhir perjalanan perusahaan.

    “Sepuluh tahun perjalanan Lemonilo dibangun oleh banyak sekali orang, mulai dari karyawan, konsumen, mitra, komunitas, sampai keluarga Indonesia yang percaya pada apa yang kami lakukan. Hari ini kami melihat B Corp™ sebagai awal dari tanggung jawab yang baru. Kami ingin terus belajar, memperbaiki diri, dan memastikan bahwa ketika Lemonilo tumbuh, manfaat yang kami bawa juga ikut tumbuh,” ujar Shinta.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More