Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Timnas Malaysia Kecewa Gagal Melaju ke Final FIFA ASEAN Cup

Kota Bandung
4 min read
Timnas Malaysia Kecewa Gagal Melaju ke Final FIFA ASEAN Cup
Timnas Malaysia pada Fifa Asean Cup. Dok FIfa
  • Malaysia menang 6-0 atas Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, tetapi gagal ke final FIFA ASEAN Cup karena Indonesia lolos setelah mengalahkan Bangladesh 9-2.
  • Pelatih Tan Cheng Hoe kecewa sekaligus bangga atas performa Malaysia, menilai para pemain tampil fokus, berkomitmen, dan mencatat kemenangan besar bersejarah atas Singapura.
  • Pemain Arif Aiman menyebut Malaysia hanya kalah selisih dua gol/poin dari Indonesia, serta menegaskan tim akan menjadikan hasil ini pelajaran untuk pertandingan berikutnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandung, IDN Times - Tim nasional Malaysia harus gigit jari usai gagal lolos ke babak final FIFA ASEAN Cup meski tampil gemilang dengan menggilas Singapura enam gol tanpa balas, Kamis (1/10/2026) malam di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Indonesia yang juga unggul telak 9-2 dari Bangladesh membuatnya bisa masuk ke final dan akan bertanding melawan Thailand.

Pelatih Timnas Malaysia Tan Cheng Hoe mengucapkan selamat kepada Indonesia yang berhasil melaju ke babak selanjutnya. Menurutnya, para pemain Malaysia sudah bekerja keras untuk bisa memenangkan laga dengan banyak gol walaupun hasil akhir tetap mengecewakan.

"Kami tentu saja ingin melanjutkan perjalanan ini (babak final). Pada saat yang sama, sebagai pelatih saya sedikit kecewa karena kami tidak lolos ke babak final," ujarnya usai laga.

  1. 1. Pemain sudah memberikan segalanya di lapangan

    Timnas Indonesia lawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)
    Timnas Indonesia lawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)

    Hoe menyebut bahwa tim ini sudah memberikan segalanya di atas lapangan hingga mampu melesakkan enam gol ke gawang Singapura tanpa kebobolan satu gol pun. Pada laga ini pemain terlihat fokus dengan penerapan taktik yang baik.

    Sayangnya, dalam sepak bola semua hal bisa terjadi termasuk saat tim lain justru menang dengan skor lebih banyak yang membuat tim ini gagal masuk final. Meski demikian, dia mengambil sisi positif bagi tim agar ke depannya timnas Malaysia bisa berkembang.

    "Kalau kita lihat pemain kami menunjukkan satu permainan yang cukup baik dan begitu berkomitmen di setiap hantaran, begitu cepat pergerakan bola, dan juga hasil yang begitu baik. Tetapi dalam sepak bola, hal ini bisa terjadi, kan?" kata Hoe.

    "Ibarat ada suka dan ada duka dalam olahraga, dan tentu saja kami harus move forward, berpikir positif. Dan saya bisa katakan untuk ke depannya tim harus terus berkembang, harus berkembang untuk pertandingan berikutnya."

    Hoe mengaku bangga dengan performa yang ditunjukkan para pemain Malaysia. Kemenangan besar atas Singapura menjadi salah satu catatan penting bagi timnya.

    "Sebagai pelatih saya merasa bangga dengan hasil yang kami cetak, salah satu sejarah besar kami mengalahkan Singapura dengan skor besar, tentu saja. Pada saat yang sama, Anda tahu, kami sedikit kecewa karena tidak lolos ke babak final," ungkap dia.

  2. 2. Minta pemain tak berhenti di sini

    Timnas Indonesia lawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)
    Timnas Indonesia lawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)

    Kegagalan melaju ke final membuat Malaysia harus menerima kenyataan bahwa perjalanan mereka di FIFA ASEAN Cup terhenti. Hoe mengatakan timnya harus menjadikan hasil tersebut sebagai pelajaran untuk pertandingan-pertandingan berikutnya.

    "Ya, saya rasa kita perlu menerima kenyataanlah. Kami tidak layak ke final, tetapi yang penting adalah tiga pertandingan yang lalu kita bermain dengan begitu baik, kita mampu mempertahankan... menembus goalkeeper, dan juga kita mampu mencetak begitu banyak gol," ujar Hoe.

    Menurutnya, performa Malaysia dalam tiga pertandingan tersebut menjadi tanda positif bagi perkembangan tim nasional. Hoe meminta para pemain tetap fokus menatap masa depan setelah gagal lolos ke babak final.

    "Kami harus fokus pada masa depan dan move forward ke depan. Dan kita yakin dengan kemampuan kami untuk masa mendatang. Ini juga menjadi satu pelajaran yang positif untuk pasukan kami," ujar dia.

    Sebelumnya, Hoe juga menyampaikan bahwa kemenangan besar atas Singapura menjadi salah satu sejarah penting bagi Malaysia. Namun, hasil tersebut belum cukup membawa mereka ke babak final.

    "Kami tentu saja ingin melanjutkan perjalanan ini (babak final). Pada saat yang sama, sebagai pelatih saya sedikit kecewa karena kami tidak lolos ke babak final," ujarnya.

    Menurut Hoe, hasil yang diraih pemain menunjukkan mereka telah berusaha memenuhi target dengan mencetak banyak gol. "Sebagai pelatih saya merasa bangga dengan hasil yang kami cetak... salah satu sejarah besar kami mengalahkan Singapura dengan skor besar, tentu saja. Pada saat yang sama, Anda tahu, kami sedikit kecewa karena tidak lolos ke babak final," katanya.

  3. 3. Kami sudah berikan permainan terbaik

    -
    Timnas Malaysia melakukan pemanasan sebelum berlatih di Lapangan A GBK, Minggu (27/9/2026). (IDN Times/Tino).

    Sementara itu, pemain Timnas Malaysia, Arif Aiman, juga mengakui rasa kecewa setelah timnya gagal melaju ke final. Menurutnya, para pemain telah memberikan komitmen terbaik sepanjang tiga pertandingan.

    "Karena kami sudah memberikan yang terbaik untuk pertandingan kali ini, tetapi kami belum beruntung untuk lolos ke babak final. Kami telah memberikan komitmen terbaik sepanjang tiga pertandingan ini, namun memang belum rezeki kami untuk melaju ke final," kata Arif.

    Arif memahami Indonesia yang akhirnya berhak melaju ke final. Ia menyebut Malaysia hanya kalah selisih dua gol/poin.

    "Kami juga paham bahwa Indonesia yang berhak lolos ke final. Kami hanya kalah selisih dua (gol/poin) saja. Jadi, sekarang kami fokus ke pertandingan berikutnya saja," ujarnya.

    Meski kecewa, Arif tetap memberikan apresiasi kepada rekan-rekannya yang telah berjuang dalam pertandingan melawan Singapura. Ketika ditanya mengenai hasil pertandingan, Arif mengatakan para pemain harus menerima situasi yang terjadi.

    "Bagi saya, tidak apa-apa. Kami sudah tahu apa yang terjadi sekarang. Kami kalah karena selisih dua, tidak masalah," ujarnya.

    Arif menilai performa Malaysia secara keseluruhan dalam tiga pertandingan sangat baik. Salah satu catatan yang dibanggakannya adalah tim mampu menjaga gawang tanpa kebobolan.

    "Menurut saya sangat-sangat baik, tiga pertandingan tanpa kebobolan. Saya rasa ini adalah skuad terbaik untuk masa depan dalam waktu dekat ini," ujar Arif.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More