Jalur KA Cibeber–Lampegan Kembali Normal Setelah Terdampak Gogosan

- Jalur kereta Cibeber–Lampegan kembali normal setelah perbaikan gogosan sepanjang 12 meter selesai, dan kini bisa dilalui dengan pembatasan kecepatan demi keselamatan perjalanan.
- KA Siliwangi relasi Cipatat–Sukabumi menjadi kereta pertama yang melintas kembali di jalur tersebut pada pukul 15.35 WIB dengan pengawalan petugas serta kecepatan terbatas.
- Sebanyak 727 penumpang terdampak pembatalan empat perjalanan KA Siliwangi, namun KAI mengembalikan seluruh biaya tiket secara penuh dan memastikan perbaikan lanjutan terus dilakukan.
Sukabumi, IDN Times - Perjalanan kereta api di lintas Cibeber–Lampegan akhirnya kembali berjalan setelah sempat terganggu akibat gogosan pada jalur rel. PT KAI Daop 2 Bandung memastikan jalur tersebut kini sudah bisa dilintasi meski dengan pembatasan kecepatan.
Sebelumnya, perjalanan KA Siliwangi 341 lintas Cianjur-Sukabumi, KA Siliwangi 342 lintas Sukabumi-Cianjur dan KA Siliwangi 344 lintas Sukabumi-Cianjur sempat dibatalkan pada Senin (20/4/2026) pagi. Gogosan yang berdampak pada jalur kereta di petak Cibeber-Lampegan itu memiliki ukuran panjang 12 meter dan kedalaman 4 meter.
1. Jalur sudah aman dilalui

Gangguan prasarana berupa gogosan di Km 74+9/0 yang sebelumnya membuat jalur tidak bisa dilalui kini telah selesai ditangani. Proses perbaikan rampung pada Senin (20/4/2026) siang.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan jalur tersebut sudah dinyatakan aman untuk operasional kereta api.
“KAI memastikan bahwa jalur pada petak jalan antara Stasiun Cibeber dan Stasiun Lampegan telah dapat dilalui kembali oleh kereta api mulai pukul 12.30 WIB dengan tetap mengutamakan keselamatan perjalanan melalui penerapan kecepatan terbatas,” ujarnya.
2. KA Siliwangi beroperasi bertahap

Kereta pertama yang melintas di jalur tersebut adalah KA Siliwangi relasi Cipatat–Sukabumi pada pukul 15.35 WIB. Perjalanan dilakukan dengan pengawalan petugas dan kecepatan terbatas.
"Dengan beroperasinya kembali kereta tersebut, layanan KA Siliwangi di lintas Cipatat–Sukabumi kini berangsur normal dan kembali melayani penumpang," ujarnya.
3. Ratusan penumpang terdampak pembatalan

Selama gangguan berlangsung, tercatat sebanyak 727 pelanggan membatalkan perjalanan akibat tidak beroperasinya empat perjalanan KA Siliwangi. Rinciannya, satu perjalanan dibatalkan pada Minggu (19/4/2026), sementara tiga perjalanan lainnya dibatalkan pada Senin (20/4/2026).
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak. Seluruh tiket yang dibatalkan kami kembalikan 100 persen di luar bea pemesanan dengan jangka waktu maksimal 7x24 jam dari jadwal tiket,” kata Kuswardojo.
KAI memastikan perbaikan lanjutan tetap dilakukan agar jalur bisa kembali dilalui dengan kecepatan normal sesuai standar operasional.


















