Jembatan Putus Diterjang Banjir, Akses Warga Bojongjengkol Terputus

- Hujan deras di Sukabumi menyebabkan Jembatan Linggamanik penghubung Bojongjengkol-Miramontana putus total, membuat akses warga di dua desa terhambat.
- Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun hingga kini jembatan belum mendapat penanganan dan petugas masih melakukan asesmen di lokasi.
- Warga mendesak pembangunan jembatan baru karena jalur tersebut merupakan akses utama antar kecamatan yang vital bagi aktivitas sehari-hari.
Sukabumi, IDN Times - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi beberapa waktu ke belakang memicu bencana alam banjir. Jembatan Linggamanik, penghubung Bojongjengkol-Miramontana, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, putus total.
Akibatnya, akses masyarakat di kedua desa tersebut terkendala. Petugas gabungan pun terjun ke lokasi untuk melakukan asessment.
1. Akses warga lumpuh, harus putar arah

Jembatan yang putus memiliki panjang bentangan sekitar 14 meter dengan lebar 5,5 meter. Akibatnya, akses penghubung antar wilayah terganggu.
“Untuk kendaraan roda dua yang hendak menyeberang harus memutar lewat Cisurat dengan jarak sekitar 2 kilometer. Sementara kendaraan roda empat harus melalui Bojonglopang,” ujar Dadi, Senin (20/4/2026).
Sementara itu, warga yang berjalan kaki masih bisa melintas menggunakan jembatan bambu darurat yang berada di bagian hilir jembatan yang rusak.
2. Tak ada korban jiwa, penanganan belum dilakukan

Dalam kejadian ini dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Selain itu, tidak ada warga yang dilaporkan mengungsi akibat banjir tersebut.
Namun, hingga laporan terakhir disampaikan, kondisi jembatan yang putus belum mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Sejumlah unsur telah turun ke lokasi kejadian, mulai dari P2BK Jampangtengah, TAGANA, aparat Polsek dan Koramil, hingga pemerintah desa dan warga setempat.
"Petugas juga telah melakukan asesmen serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait. Selain itu, warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan," katanya.
3. Warga butuh jembatan baru segera

Jembatan yang putus merupakan akses jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Nangerang, Kecamatan Jampangtengah, dengan Desa Neglasari, Kecamatan Purabaya, melintasi Sungai Cikurutug.
"Saat ini, kebutuhan mendesak yang dibutuhkan warga adalah pembangunan kembali jembatan agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal," tutupnya.


















