Majalengka, IDN Times - Bandara Internasional Kertajati di Kabupaten Majalengka belum berhasil menjadi pintu masuk utama wisatawan mancanegara ke Jawa Barat.
Meski mencatat kenaikan jumlah kedatangan wisatawan asing secara bulanan, volumenya masih terlalu kecil untuk menciptakan dampak ekonomi yang berarti bagi sektor pariwisata dan usaha lokal.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat menunjukkan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang langsung melalui Bandara Kertajati pada Mei 2026 sebanyak 241 orang.
Angka tersebut meningkat 11,06 persen dibanding April 2026 yang mencapai 217 kunjungan. Namun, secara tahunan jumlah itu justru turun 6,23 persen dibanding Mei 2025 yang tercatat 257 kunjungan.
Kepala BPS Jawa Barat Margaretha Ari Anggorowati mengatakan kenaikan secara bulanan menunjukkan adanya perbaikan arus kedatangan wisatawan asing.
Meski demikian, tren tahunan yang masih menurun menunjukkan pemanfaatan Kertajati sebagai gerbang internasional Jawa Barat belum mengalami pertumbuhan yang kuat.
“Jumlah kunjungan wisman yang datang langsung melalui Bandara Kertajati pada Mei 2026 tercatat sebanyak 241 kunjungan atau naik 11,06 persen dibanding April 2026. Akan tetapi, secara tahunan masih turun 6,23 persen dibanding Mei tahun lalu,” ujarnya dikutip pada Kamis (9/7/2026).
