Bandara Husein Direaktivasi, Kertajati Bakal Dikelola Kemenhan

- Pemerintah pusat akan mereaktivasi Bandara Husein Sastranegara Bandung, mengembalikan sejumlah penerbangan yang sebelumnya dialihkan ke Bandara Kertajati.
- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut BIJB Kertajati tetap beroperasi namun pengelolaannya akan dialihkan ke Kementerian Pertahanan, sementara Husein kembali dibuka untuk mendukung konektivitas.
- Pemerintah Kota Bandung tengah memperbaiki infrastruktur pendukung seperti jalan, penerangan, dan parkir menjelang reaktivasi bandara dengan perkiraan awal 3.000 penumpang per hari.
Bandung, IDN Times - Pemerintah pusat dipastikan segera mereaktivasi Bandara Husein Sastranegara Kota Bandung. Sejumlah penerbangan yang sebelumnya dipindahkan ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka nantinya akan dikembalikan ke Husein Sastranegara.
Meski begitu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan, kedua bandara ini tetap saling berhubungan, dan tidak bisa dipisahkan begitu saja. Dia memastikan, BIJB tetap beroperasi hanya ada pergantian pengelolan.
"Bandara Husein kan nanti bagian dari upaya kita melakukan negosiasi termasuk dengan urusan Kertajati. Karena Kertajati ini kan berhubungan dengan Husein," ujar Dedi, Selasa (30/6/2026).
1. BIJB Kertajati akan turut dikelola Kemenhan

Berdasarkan hasil koordinasi dengan pemerintah pusat, Dedi menyampaikan, BIJB nantinya akan dikelola oleh Kementerian Pertahanan. Namun, dia belum bisa dipastikan nantinya skema kerja samanya seperti apa.
"Karena ketika Kertajati sekarang akan digunakan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pertahanan, maka Husein harus dibuka. Jadi nanti dua-duanya harus berjalan dan mungkin tidak terlalu lama lah kita akan melakukan pembicaraan," jelasnya.
2. Dedi Mulyadi masih berkoordinasi dengan pemerintah pusat

Sementara, Pemerintah Kota Bandung saat ini mulai fokus membenahi beberapa infrastruktur pendukung menjelang reaktivasi Bandara Husein Sastranegara Negara. Pembenahan dilakukan mulai dari jalan raya menuju dan keluar dari bandara.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, selain jalan raya ada juga beberapa infrastruktur lain yang saat ini tengah diperbaiki untuk menyambut kembalinya bandara kebanggaan Kota Bandung itu.
"Bandara Husein sekarang ini kami fokus untuk penyiapan infrastruktur sarana-prasarana pendukung dari mulai perbaikan jalan, perbaikan penerangan jalan umum, perbaikan fasilitas parkir. Itu tugas kami sekarang sedang koordinasi terus," ujar Farhan, Kamis (25/6/2026).
3. Pemkot Bandung mulai membenahi fasilitas pendukung Bandara Husein Sastranegara

Pemkot Bandung pun sudah menghitung beberapa kepadatan penumpang yang nantinya memenuhi bandara. Hanya saja, Farhan mengatakan, hal tersebut masih perhitungan sementara dan bisa jadi nantinya penumpang lebih banyak.
"Kami bergerak dengan asumsi jumlah penumpang diperkirakan yang tahap pertama ini antara Juli, Agustus, September sekitar 3.000 penumpang per hari," ucapnya.
"Jadi tekanannya masih belum berat walaupun pada masa jayanya Bandara Husein bisa sampai 10.000 dan 12.000 orang per hari penumpang," kata Farhan.


















