Ikuti Tren, Cara Stroberi Accessories Bertahan Lebih dari Dua Dekade

- Stroberi Accessories berawal dari toko dorong di Bandung pada 2003, lalu berkembang ke toko fisik dan kanal digital untuk mempertahankan relevansi di tengah perubahan tren.
- Brand ini mengembangkan aksesori dan kecantikan, termasuk kuteks lebih dari 60 warna serta Very Berry yang menawarkan produk kecantikan terjangkau.
- Stroberi menghadirkan BBD untuk kreasi aksesori personal, sekaligus memperluas interaksi lewat media sosial, bazar, festival, dan lokakarya DIY.
Bandung, IDN Times - Aksesori seperti jepit rambut, gelang, hingga kuteks warna-warni menjadi bagian dari gaya anak muda dalam mengekspresikan diri. Di tengah perubahan tren fesyen, Stroberi Accessories menjadi salah satu brand yang telah menemani konsumen Indonesia selama lebih dari dua dekade.
Perjalanan brand ini bermula pada 2003 melalui konsep toko dorong atau push-cart di Bandung Trade Centre, yang kini dikenal sebagai d'Botanica. Setahun kemudian, Stroberi membuka toko dengan konsep pertamanya di Istana Plaza, Bandung, sebelum memperluas jangkauan melalui toko fisik dan kanal penjualan digital.
Founder Stroberi Accessories, Helen Remyvone, mengatakan mempertahankan relevansi brand membutuhkan upaya berkelanjutan, terutama ketika tren dan perilaku konsumen terus berubah. Inovasi pun dilakukan melalui pengembangan produk, pengalaman berbelanja, hingga pemasaran digital.
Upaya tersebut turut mengiringi perjalanan Stroberi yang pada 2026 memperoleh predikat Brand Aksesoris Terbaik di Indonesia dari Superbrands. Brand ini juga disebut konsisten meraih penghargaan Top Brand untuk kategori yang sama sejak 2016.
1. Mengembangkan produk aksesori dan kecantikan

Ikuti Tren, Cara Stroberi Accessories Bertahan Lebih dari Dua Dekade (Dok. Stroberi Teen) Ragam produk menjadi salah satu aspek yang terus dikembangkan Stroberi untuk mengikuti kebutuhan konsumen. Salah satu produk yang diminati pelanggan adalah kuteks, yang kini tersedia dalam lebih dari 60 pilihan warna dan akan terus ditambah sesuai perkembangan tren.
“Sudah lebih dari dua dekade Stroberi hadir, jadi menjaga relevansi brand di tengah perubahan tren dan perilaku konsumen adalah perjalanan yang tidak pernah berhenti,” ujar Helen Remyvone, dalam siaran pers yang diterima IDN Times, Jumat (30/10/2026).
Minat terhadap produk kecantikan juga mendorong Stroberi menghadirkan Very Berry, brand yang berfokus pada produk kecantikan dengan harga terjangkau. Koleksinya meliputi kuteks, color changing lip balm, lip jelly, glitter gloss, bulu mata tempel, dan kuku palsu.
2. Memberi ruang bagi konsumen untuk berkreasi

Ikuti Tren, Cara Stroberi Accessories Bertahan Lebih dari Dua Dekade (Dok. Stroberi Teen) Selain produk siap pakai, Stroberi menghadirkan Bit Bitz District (BBD), konsep yang memungkinkan konsumen merancang aksesori sesuai preferensi pribadi. Konsep ini berawal dari Candy Cart dengan sistem weigh-and-buy pada 2015, kemudian resmi diperkenalkan sebagai BBD pada 2025.
Melalui BBD, konsumen dapat menghias pouch, tas, tumbler, dan aksesori menggunakan manik-manik, patch, serta stiker. Material yang tersedia ditawarkan mulai dari Rp1.000 per gram, sehingga pelanggan bisa memilih kombinasi sesuai selera dan anggaran.
“Kami tidak hanya fokus pada produk, tetapi juga bagaimana Stroberi bisa menjadi bagian dari gaya hidup konsumen,” ujar Helen.
Konsep tersebut juga dapat diterapkan dalam berbagai kegiatan, seperti acara perusahaan, pernikahan, pesta ulang tahun, dan perayaan lainnya. Aktivitas interaktif ini memberi kesempatan kepada peserta untuk membuat suvenir sekaligus mencoba pengalaman berkreasi bersama.
3. Memperluas interaksi melalui kanal digital dan kegiatan langsung

Ikuti Tren, Cara Stroberi Accessories Bertahan Lebih dari Dua Dekade (Dok. Stroberi Teen) Untuk menjangkau generasi muda, Stroberi memanfaatkan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Threads melalui akun @stroberiteen. Kanal digital tersebut menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan produk sekaligus mengikuti perkembangan gaya dan preferensi konsumen.
Selain melalui media sosial, Stroberi turut hadir dalam berbagai bazar, festival, dan lokakarya do-it-yourself (DIY). Kegiatan tersebut membuka ruang interaksi langsung dengan konsumen sekaligus memperkenalkan pengalaman merancang aksesori secara mandiri.
Informasi lebih lanjut mengenai produk dan kegiatan Stroberi dapat diakses melalui situs resmi stroberi.co.id dan akun media sosial @stroberiteen. Pengembangan produk, pengalaman berbelanja, serta interaksi dengan konsumen menjadi bagian dari upaya brand ini mempertahankan relevansinya di tengah perubahan tren.






















