Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kolesterol pada Usia Muda Jadi Perhatian, Ini yang Perlu Diketahui

Kota Bandung
3 min read
Kolesterol pada Usia Muda Jadi Perhatian, Ini yang Perlu Diketahui
ilustrasi tes kolesterol (freepik.com/freepik)
  • Perubahan pola makan tinggi lemak dan minim aktivitas fisik membuat kolesterol perlu diperhatikan sejak usia produktif, karena gangguan lemak darah dapat muncul tanpa gejala awal.
  • Pemeriksaan profil lemak darah perlu menilai kolesterol total, trigliserida, LDL, dan HDL secara menyeluruh, bukan hanya mengandalkan satu angka.
  • PT Indocare memperkenalkan Holisticare Cholfree yang diklaim membantu empat indikator lemak darah; penggunaannya dianjurkan bersama pola hidup sehat, pemeriksaan laboratorium, dan saran tenaga kesehatan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan, mulai dari pola makan tinggi lemak hingga minimnya aktivitas fisik, membuat kesehatan metabolisme perlu mendapat perhatian lebih. Masalah kolesterol pun tidak hanya berkaitan dengan kelompok usia lanjut, tetapi juga menjadi perhatian bagi masyarakat usia produktif.

Kondisi kadar lemak darah yang tidak seimbang perlu dipantau secara berkala. Sebab, gangguan tersebut dapat berlangsung tanpa gejala yang jelas pada tahap awal sehingga seseorang mungkin tidak menyadari kondisinya.

Penilaian kesehatan lemak darah juga tidak cukup hanya mengandalkan angka kolesterol total. Ada empat indikator yang perlu diperhatikan, yakni kolesterol total, trigliserida, low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat, serta high-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik.

Merespons perhatian terhadap kesehatan kolesterol, PT Indocare Citrapasific, bagian dari PT Konimex, memperkenalkan Holisticare Cholfree. Produk herbal ini diklaim membantu mengelola empat indikator lemak darah, sekaligus melengkapi rangkaian produk kesehatan Holisticare yang telah tersedia sebelumnya.

  1. 1. Pemantauan kolesterol perlu memperhatikan empat indikator

    ilustrasi cek kadar kolesterol (freepik.com/wirestock)
    ilustrasi cek kadar kolesterol (freepik.com/wirestock)

    Group Brand Consumer Department Head PT Indocare Citrapasific, Jani Sartana Bruinier, menilai kesibukan sehari-hari dapat membuat masyarakat mengabaikan pemeriksaan kesehatan. Ia mengatakan, pemantauan kadar lemak darah perlu menjadi bagian dari perhatian terhadap kesehatan jangka panjang.

    “Tuntutan kesibukan harian sering kali membuat masyarakat lupa memantau kesehatan lemak darahnya. Melalui Holisticare Cholfree, kami ingin menghadirkan solusi praktis dan terpercaya bagi masyarakat agar tetap aktif tanpa dihantui kekhawatiran jangka panjang,” ungkap Jani, dalam siaran pers yang diterima IDN Times, Jumat (30/10/2026).

    Profil lemak darah mencakup kolesterol total, trigliserida, LDL, dan HDL. Keempatnya memberikan gambaran yang berbeda sehingga hasil pemeriksaan perlu dipahami secara menyeluruh, bukan hanya berdasarkan satu angka.

  2. 2. Produk herbal diklaim mendukung pengelolaan kolesterol

    Kolesterol pada Usia Muda Jadi Perhatian, Ini yang Perlu Diketahui (Dok. Holisti Care)
    Kolesterol pada Usia Muda Jadi Perhatian, Ini yang Perlu Diketahui (Dok. Holisti Care)

    Medical Scientific Support Supervisor PT Indocare Citrapasific, dr. Oscar Wiradi Putera, menjelaskan bahwa Holisticare Cholfree menggunakan ekstrak bahan alami yang disebut telah dikenal dalam pengobatan Ayurveda India dan didukung penelitian modern. Perusahaan mengklaim produk ini memiliki manfaat empat arah, yaitu membantu menurunkan kolesterol total, trigliserida, dan LDL, serta meningkatkan HDL.

    “Pendekatan multimekanisme dari bahan alami memberikan alternatif pencegahan yang sangat baik untuk melindungi pembuluh darah dari risiko pembentukan plak di masa mendatang,” tutur Oscar.

    Perusahaan juga menyebut produknya dirancang sebagai pilihan penunjang perawatan kesehatan dengan bahan alami. Dalam keterangannya, Holisticare Cholfree diklaim tidak menguras koenzim Q10 (CoQ10) seperti yang disebut dapat terjadi pada penggunaan obat tertentu, serta berpotensi mengurangi risiko pembentukan plak pada pembuluh darah.

    Klaim tersebut tetap perlu dipahami sesuai bukti ilmiah dan ketentuan penggunaan produk.

  3. 3. Konsumsi perlu disertai pola hidup sehat

    ilustrasi kolesterol jahat (pixabay.com/Elf-Moondance)
    ilustrasi kolesterol jahat (pixabay.com/Elf-Moondance)

    Holisticare Cholfree diproduksi dengan standar farmasi dan disebut telah mengantongi izin edar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta sertifikat halal. Perusahaan menyarankan konsumsi dua kaplet salut selaput per hari, disertai pola hidup sehat. Hasil yang diperoleh dapat berbeda pada setiap individu dan dapat dipantau melalui pemeriksaan darah di laboratorium.

    Produk ini tersedia melalui jaringan apotek konvensional dan toko resmi Konimex di sejumlah kanal perdagangan elektronik, termasuk Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, dan Lazada. Meski demikian, pengelolaan kolesterol sebaiknya tetap didasarkan pada hasil pemeriksaan dan saran tenaga kesehatan.

    Produk herbal tidak serta-merta menggantikan obat yang diresepkan dokter, dan konsumen perlu memahami manfaat maupun risiko sebelum menggunakannya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More