Pengusaha Perempuan Perkuat Usaha Lewat Jejaring Digital

- Program DEWY dari Pemerintah Inggris dan BRI Research Institute memperkuat pendampingan digital pengusaha perempuan melalui kolaborasi lintas wilayah di Banjarnegara.
- Sejak 2024, DEWY mendukung 900 pengusaha perempuan di empat provinsi lewat Digital Corner dan PerempuanCerdasDigital.id, mencakup keuangan otomatis, keamanan transaksi, serta marketplace.
- Acara puncak mempertemukan Digital Rangers dan mentor baru, menggelar presentasi bisnis serta pelatihan penjualan digital untuk memperluas jejaring dan pendampingan UMKM perempuan.
Bandung, IDN Times - Program Digital Empowerment for Women and Youth-led MSMEs (DEWY) baru saja memperkuat pendampingan digital bagi pengusaha perempuan melalui kolaborasi lintas wilayah. Program yang dijalankan Pemerintah Inggris melalui Digital Access Programme bersama BRI Research Institute ini mempertemukan pengusaha perempuan dan Digital Rangers dalam acara puncak di Dipayuda Adigraha, Banjarnegara, Jawa Tengah.
Mengusung tema “Growing the DEWY Network: Connecting Women, Shaping Digital Futures”, kegiatan ini menghadirkan sejumlah agenda, mulai dari pendampingan lintas komunitas, pembelajaran antarpeserta, presentasi bisnis, hingga pelatihan keterampilan usaha. Rangkaian kegiatan tersebut ditujukan untuk memperluas pertukaran pengalaman sekaligus memperkuat jejaring pendampingan bagi pelaku UMKM perempuan.
Sejak diinisiasi pada 2024, DEWY telah mendukung 900 pengusaha perempuan di Lampung, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, dan Jawa Tengah. Melalui pelatihan berbasis komunitas yang dikenal sebagai Digital Corner, peserta mempelajari keterampilan digital, termasuk pengelolaan keuangan otomatis, keamanan transaksi digital, dan pemanfaatan marketplace.
Program ini juga mengembangkan PerempuanCerdasDigital.id, platform pembelajaran digital dengan modul interaktif. Platform tersebut menggabungkan pembelajaran mandiri secara daring dengan pendampingan berbasis komunitas untuk mendukung pengembangan keterampilan dan keberlanjutan usaha peserta.
1. Pendampingan lintas wilayah perkuat kapasitas mentor

ilustrasi orang menjalankan bisnis rumahan (unsplash.com/Microsoft Edge) Salah satu agenda utama acara puncak DEWY adalah Sister City Mentorship melalui diskusi kelompok terarah atau Focus Group Discussion (FGD). Dalam kegiatan ini, enam Digital Rangers berpengalaman bertemu dengan 30 mentor baru dari Banjarnegara dan Purbalingga untuk membahas pengelolaan Digital Corner, metode pendampingan, serta cara menggerakkan komunitas lokal.
Direktur Technical Assistance BRI Research Institute, Wibowo Setiawan, mengatakan pengembangan program tidak berhenti pada pelatihan keterampilan digital, tetapi juga mencakup pembangunan ekosistem pembelajaran di tingkat komunitas.
“DEWY bukan hanya tentang memberikan pelatihan digital, tetapi juga membangun ekosistem pembelajaran dan pendampingan yang dapat terus berkembang di tingkat komunitas. Selama tiga tahun terakhir, kami telah melihat bagaimana Digital Corner menjadi ruang bagi perempuan pengusaha untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan menerapkan keterampilan digital dalam aktivitas usaha sehari-hari,” ujar Wibowo, dalam siaran pers yang diterima IDN Times, Jumat (30/10/2026).
2. Pelaku usaha mendapat ruang untuk mengembangkan bisnis

Ilustrasi wanita menjalankan bisnis online (freepik.com/pressfoto) Selain pendampingan mentor, DEWY menghadirkan sesi Digital Corner Business Pitching. Dalam agenda ini, perwakilan Digital Corner dari Jawa Tengah mempresentasikan model bisnis dan pengalaman operasional mereka. Presentasi tersebut mendapat masukan konstruktif dari In In Hanidah dari Universitas Padjadjaran, sekaligus membuka peluang kolaborasi dan pengembangan jejaring usaha lintas wilayah.
Untuk memperkuat kemampuan peserta dalam memasarkan produk, program ini juga menyelenggarakan Persuasive Selling Masterclass. Pelatihan tersebut membahas strategi komunikasi penjualan dan pemanfaatan platform digital untuk mendukung pertumbuhan usaha. Kegiatan berlangsung secara hibrida sehingga peserta daring dapat mengikuti sesi melalui PerempuanCerdasDigital.id.
3. Kolaborasi diharapkan memperluas manfaat program

Pengusaha Perempuan Perkuat Usaha Lewat Jejaring Digital (Dok. BRI Research Institute) Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Banjarnegara, Adi Cahyono Purwosaputro, menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan agar pelaku UMKM dapat memanfaatkan teknologi secara optimal. Ia juga menilai kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk memperkuat kemampuan pelaku usaha.
“Pemberdayaan UMKM membutuhkan lebih dari sekadar peningkatan akses terhadap teknologi. Pendampingan yang berkelanjutan juga diperlukan agar para pelaku usaha dapat memanfaatkan perangkat digital secara optimal. Kami menyambut baik program DEWY yang telah memperkenalkan pendekatan pembelajaran berbasis komunitas melalui Digital Corner, termasuk di Kabupaten Banjarnegara,” kata Adi.
Wibowo berharap jejaring yang telah terbentuk dapat terus berkembang meski siklus program saat ini berakhir. “Melalui jejaring DEWY, kami ingin memastikan bahwa pengetahuan dan pengalaman yang telah dibangun sepanjang program dapat terus berlanjut melampaui siklus program saat ini."
"Dengan menghubungkan Digital Rangers berpengalaman dengan mentor baru di Jawa Tengah serta memperkuat pemanfaatan PerempuanCerdasDigital.id, kami berharap jejaring ini dapat terus berkembang secara mandiri dan memberikan manfaat bagi lebih banyak UMKM yang dipimpin perempuan di seluruh Indonesia,” ujarnya.






















