Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Luas Lahan Kebun Sawit di Jabar Setara Empat Kali Kota Cimahi

Kota Bandung
4 min read
Luas Lahan Kebun Sawit di Jabar Setara Empat Kali Kota Cimahi
Ilustrasi lahan sawit (Foto: IDN Times)
  • Jawa Barat memiliki 17.356,82 hektare kebun sawit, setara hampir empat kali luas Kota Cimahi; mayoritas dikelola perkebunan negara, terutama PTPN.

  • Sukabumi menjadi daerah dengan kebun sawit terluas, 7.352,47 hektare, disusul Bogor 3.816,11 hektare dan Garut 3.732,17 hektare yang didominasi perusahaan swasta.

  • Pemprov Jabar meminta kebun sawit rakyat seluas 1.089,95 hektare dialihkan ke komoditas unggulan; Cirebon, Sumedang, dan Kuningan disebut mulai melakukan pergantian.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Selain memiliki banyak pabrik dan juga lahan pertanian, Provinsi Jawa Barat ternyata memiliki perkebunan kelapa sawit yang cukup luas. Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Jabar mencatat, total luas perkebunan sawit di sejumlah kabupaten mencapai 17.356,82 hektare atau hampir 18 ribu hektare.

Mengacu data dari BPS, luas tersebut setara sekitar empat kali luas Kota Cimahi. Perkebunan sawit itu tersebar di sejumlah daerah dengan status yang berbeda, mulai dari perkebunan besar negara (PBN), perkebunan besar swasta (PBS), hingga perkebunan rakyat (PR).

Kepala Bidang Pengelolaan, Pemasaran, dan Usaha Perkebunan Disbun Jabar, Priyo Adinugroho, mengatakan perkebunan negara menjadi kategori dengan luasan terbesar. Sebagian besar lahan tersebut dikelola oleh PT Perkebunan Nusantara (PTPN).

"Perkebunan sawit milik negara itu 12.051 hektare. Dominasinya memang PTPN," kata Priyo saat ditemui di kantor Disbun Jabar, Kota Bandung, Kamis (29/10/2026).

  1. 1. Sukabumi jadi daerah dengan kebun sawit terluas

    Ilustrasi lahan sawit (Foto: IDN Times)
    Ilustrasi lahan sawit (Foto: IDN Times)

    Berdasarkan rekapitulasi Disbun Jabar, luas perkebunan negara tercatat 12.151,98 hektare, perkebunan swasta 4.114,89 hektare, dan perkebunan rakyat 1.089,95 hektare.

    Kabupaten Sukabumi menjadi wilayah dengan perkebunan sawit terluas di Jawa Barat, yakni 7.352,47 hektare. Dari jumlah tersebut, sebanyak 6.932,78 hektare merupakan perkebunan negara, 349,69 hektare perkebunan swasta, dan 70 hektare perkebunan rakyat.

    Di posisi berikutnya, Kabupaten Bogor memiliki perkebunan sawit seluas 3.816,11 hektare. Luasan itu terdiri dari 3.451,84 hektare perkebunan negara, 198,03 hektare perkebunan swasta, dan 166,24 hektare perkebunan rakyat.

    Sementara itu, Kabupaten Garut tercatat memiliki perkebunan sawit seluas 3.732,17 hektare. Berbeda dengan Sukabumi dan Bogor, perkebunan sawit di Garut didominasi perusahaan swasta dengan luas 3.567,17 hektare. Sisanya, 165 hektare, merupakan perkebunan rakyat.

    "Perkebunan negara juga tersebar di Kabupaten Subang dan Cianjur. Di Subang, luasnya mencapai 921,52 hektare, sedangkan di Cianjur mencapai 845,84 hektare," kata Priyo.

  2. 2. Kebun sawit Cianjur tersebar di empat kecamatan

    Ilustrasi lahan sawit (Foto: IDN Times)
    Ilustrasi lahan sawit (Foto: IDN Times)

    Priyo mengatakan kawasan perkebunan sawit di Kabupaten Cianjur yang sempat viral karena jumlah pohon banyak dan luasnya mirip seperti di wilayah Kalimantan. Menurutnya, hal tersebut memang ada namun terletak di empat kecamatan, yakni Mande, Cikalongkulon, Sukaresmi, dan Haurwangi.

    "Untuk yang di Cianjur total luasnya mencapai 845,84 hektare itu statusnya PBN. Tidak ada yang milik rakyat dan juga swasta," ucapnya.

    Lebih lanjut, dia mengatakan, usia tanaman sawit di kawasan tersebut beragam, dan paling lama ditanam pada 2002, sedangkan tanaman termuda diperkirakan mulai ditanam pada 2014.

    "Tanaman kelapa sawit memiliki usia produktif sekitar 25 tahun. Setelah melewati masa tersebut, tanaman idealnya diremajakan melalui proses replanting," katanya.

    "Dan berdasarkan data yang kami miliki, produktivitas sawit mencapai sekitar 25.000 kilogram atau 25 ton per hektare per tahun," tutur Priyo.

  3. 3. Perkebunan rakyat diminta beralih ke komoditas tanaman lainnya

    Ilustrasi lahan sawit (ANTARA FOTO/Rony Muharrman)
    Ilustrasi lahan sawit (ANTARA FOTO/Rony Muharrman)

    Sementara, mengenai perkebunan rakyat yang jumlahnya mencapai 1.089,95 hektare, Priyo mengungkapkan, Pemprov Jabar sudah meminta agar pemerintah kabupaten mengganti tanaman kelapa sawit dengan komoditas unggulan Jabar yang sudah tertuang dalam Perda.

    Pemprov Jabar juga telah menyurati pemerintah kabupaten terkait untuk meminta perkembangan tindak lanjut imbauan tersebut. Surat pertama disampaikan pada Maret 2026 dan diperbarui melalui surat pada Oktober 2026.

    Adapun sejumlah daerah yang mulai melakukan peralihan komoditas ada di Cirebon, misalnya, yang diganti menjadi tanaman kopi. Sumedang dan Kuningan juga disebut telah memulai melakukan pergantian.

    "Untuk perkebunan besar negara (PBN) dan perkebunan besar swasta (PBS), kami masih menghormati aspek bisnis perusahaan," kata Priyo.

    Berikut rincian luas perkebunan di setiap kabupaten/kota:

    • Kabupaten Bogor: Total 3.816,11 hektare, terdiri dari PBN 3.451,84 hektare, PBS 198,03 hektare, dan PR 166,24 hektare.
    • Kabupaten Garut: Total 3.732,17 hektare, terdiri dari PBS 3.567,17 hektare dan PR 165 hektare.
    • Kabupaten Subang: Total 1.025,77 hektare, terdiri dari PBN 921,52 hektare dan PR 104,25 hektare.
    • Kabupaten Cianjur: Total 845,84 hektare, seluruhnya berstatus PBN.
    • Kabupaten Kuningan: Total 290,36 hektare, seluruhnya berstatus PR.
    • Kabupaten Ciamis: Total 157,38 hektare, seluruhnya berstatus PR.
    • Kabupaten Pangandaran: Total 55,46 hektare, seluruhnya berstatus PR.
    • Kabupaten Tasikmalaya: Total 40,82 hektare, seluruhnya berstatus PR.
    • Kabupaten Sumedang: Total 34 hektare, seluruhnya berstatus PR.
    • Kabupaten Cirebon: Total 4,94 hektare, seluruhnya berstatus PR.
    • Kota Banjar: Total 1,50 hektare, seluruhnya berstatus PR.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More