Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
Di sektor kesehatan, KDM mengungkapkan masih terdapat warga yang datang ke rumah sakit tanpa memiliki BPJS Kesehatan. Di sisi lain, ada pula warga yang sudah memiliki BPJS, tetapi penyakit yang diderita tidak masuk dalam layanan yang ditanggung.
Kondisi tersebut membuat warga prasejahtera yang harus menjalani pengobatan secara mandiri terbebani biaya kesehatan. Pemprov Jabar, kata KDM, akan terus membantu warga yang membutuhkan sesuai dengan kemampuan pemerintah daerah.
Ia mencontohkan bantuan kepada seorang warga yang memiliki tunggakan biaya perawatan hingga ratusan juta rupiah di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
"Tadi malam juga saya membereskan tunggakan warga Rp162 juta ke Rumah Sakit Hasan Sadikin. Dia nunggak dan dia harus operasi lagi, dia bingung. Kita akan terus memberikan bantuan, dukungan agar bisa terobati," katanya.
Persoalan lingkungan juga masih menjadi pekerjaan rumah. KDM menyoroti kondisi gunung yang gundul, sungai yang dipenuhi sampah, hingga wilayah pesisir yang mengalami abrasi. Pemprov Jabar pun berupaya mengatasi persoalan sampah melalui pembangunan fasilitas pengelolaan sampah yang dapat mengubah sampah menjadi energi listrik di sejumlah wilayah.
KDM berharap fasilitas tersebut dapat dibangun secara merata sehingga persoalan sampah di Jawa Barat dapat ditangani secara lebih menyeluruh.
Selain itu, sebagai salah satu lumbung pangan nasional, produksi pertanian, peternakan, dan perikanan di Jawa Barat masih perlu ditingkatkan. Dia juga meminta pencemaran sungai dan udara terus ditekan karena lingkungan yang bersih menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas hidup masyarakat.
"Kemudian pencemaran lingkungannya harus dihindarkan. Jangan sampai mencemari sungai, udara dan merusak kualitas kehidupan masyarakat," katanya.
Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Barat akan ditandai dengan rapat paripurna istimewa DPRD Jawa Barat yang digelar di Pasanggrahan Pancarasa, halaman Gedung Sate, Rabu (19/8/2026) malam.
KDM berharap berbagai pekerjaan rumah tersebut dapat diselesaikan secara bersama-sama demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.