Parkir Jadi Masalah, Samsat Pajajaran Kini Pindah ke Pusdai

Samsat Pajajaran resmi pindah dari Jalan Pajajaran ke Bale Asri, kawasan Pusdai Jawa Barat, Bandung, pada Senin (5/10/2026).
Relokasi dilakukan karena lokasi lama memiliki parkir terbatas dan pemeriksaan kendaraan di basement yang dinilai kurang nyaman serta kurang baik bagi kesehatan.
Bale Asri menyediakan parkir dan ruang layanan lebih memadai; persiapannya berlangsung sekitar setahun, sementara kegiatan serta pengelolaan Masjid Pusdai tetap normal di bawah DKM.
Bandung, IDN Times - Lokasi pelayanan Samsat Pajajaran resmi berpindah dari Jalan Pajajaran ke Bale Asri di kawasan Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jawa Barat, Kota Bandung, Senin (5/10/2026).
Pemindahan ini dilakukan setelah pemerintah menilai fasilitas di lokasi lama sudah kurang memadai untuk menunjang pelayanan kepada wajib pajak. Salah satu persoalan yang selama ini dihadapi adalah keterbatasan lahan parkir.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat Asep Supriatna mengatakan kondisi tersebut membuat masyarakat kurang nyaman ketika mengurus pajak kendaraan.
"Yang di Jalan Pajajaran itu ruang parkirnya kurang memadai," ujar Asep.
1. Pindah agar lebih nyaman

Dok. Istimewa Selain parkir, persoalan lain terdapat pada lokasi pemeriksaan kendaraan. Selama ini pemeriksaan dilakukan di area basement yang dinilai kurang ideal dari sisi kenyamanan dan kesehatan.
"Pemeriksaan kendaraan juga di basement, kan kurang baik dari sisi kesehatan bagi petugas maupun masyarakat. Sehingga masyarakat juga mungkin kurang nyaman," katanya.
Kondisi itu kemudian menjadi salah satu alasan Samsat Pajajaran dipindahkan ke Bale Asri. Menurut Asep, lokasi baru memiliki fasilitas yang lebih memadai, termasuk area parkir yang lebih luas dan ruang pelayanan yang lebih baik.
"Di Bale Asri, fasilitasnya jauh lebih memadai, parkir luas dan tempat layanan lebih baik," kata dia.
2. Ingin memberikan layanan terbaik

Dok. Istimewa Asep menegaskan relokasi tersebut bukan keputusan yang dilakukan secara mendadak. Persiapan infrastruktur dan berbagai fasilitas pendukung telah dilakukan sejak sekitar satu tahun lalu.
"Pada prinsipnya, kami ingin terus meningkatkan layanan agar masyarakat nyaman," katanya.
3. Masjid tetap berjalan sebagaimana peruntukannya

Dok. Istimewa Pemindahan Samsat ke kawasan Pusdai juga tidak mengubah fungsi utama masjid dan area penunjang kegiatan keagamaan di lokasi tersebut.
Asep memastikan aktivitas Masjid Pusdai tetap berjalan normal. Pengelolaan masjid beserta area penunjangnya juga tetap berada di bawah Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Pusdai.
"Masjid Pusdai dan area penunjang lainnya tetap akan dikelola oleh DKM Masjid Pusdai," kata Asep.


![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)
















