Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Puluhan Warga Sukabumi Mendadak Alami Diare Massal

Kab. Sukabumi
2 min read
Puluhan Warga Sukabumi Mendadak Alami Diare Massal
ilustrasi diare (pexels.com/cottonbro studio)
  • Sebanyak 27 warga Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, Sukabumi, mengalami diare massal yang dilaporkan pada Minggu, 4 Oktober 2026.
  • Korban berasal dari Kampung Gunungguruh, Lebak Muncang, dan Legok Nyenang; aparat desa, petugas keamanan, serta tenaga kesehatan melakukan evakuasi dan pemeriksaan rumah ke rumah.
  • Satu ibu hamil dirawat di PONED Puskesmas Gunungguruh, 17 warga berangsur pulih, dan sembilan lainnya dipantau; penyebab diduga air minum tidak sehat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Sukabumi, IDN Times - Wabah diare mendadak mengguncang warga Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi. Sebanyak 27 orang dari tiga kampung berbeda terpaksa harus mendapatkan penanganan medis akibat diduga menenggak air minum yang tidak layak.

Berikut adalah rangkuman kronologi serta penanganan insiden diare massal di Sukabumi:

  1. 1. Kronologi munculnya wabah diare massal di Sukabumi

    ilustrasi diare (vecteezy.com/nuttawan jayawan)
    ilustrasi diare (vecteezy.com/nuttawan jayawan)

    Kasus ini pertama kali terendus setelah pihak Puskesmas Gunungguruh menerima laporan adanya puluhan warga yang mendadak tumbang secara serentak pada akhir pekan lalu.

    "Berdasarkan Informasi dari kapus Gunungguruh, pada hari Minggu, tanggal 4 Oktober 2026 sekitar jam 12:30 WIB terdapat 27 orang atau warga masyarakat mengalami sakit Diare," ungkap Kapolsek Gunungguruh Ipda Suhendar, Senin (5/10/2026).

  2. 2. Sebaran lokasi dan evakuasi korban ke fasilitas kesehatan

    ilustrasi diare (freepik.com/jcomp)
    ilustrasi diare (freepik.com/jcomp)

    Puluhan warga yang terserang penyakit perut ini tercatat berasal dari tiga titik perkampungan, yakni Kp. Gunungguruh RT 033/RW 016, Kp. Lebak Muncang RT 039/RW 019, dan Kp. Legok Nyenang RT 042/RW 021. Aparat gabungan dari unsur Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat Desa Cikujang, serta tenaga kesehatan langsung bergerak menyisir dari rumah ke rumah untuk mengevakuasi korban.

    "Adapun warga yang terkena diare satu orang ibu hamil dibawa ke Poned Puskesmas Gunungguruh, 17 orang sudah berangsur pulih, sembilan orang masih dalam pemantauan lebih lanjut," katanya.

  3. 3. Kondisi terkini warga dan dugaan penyebab diare massal

    ilustrasi diare (pexels.com/Sora Shimazakj)
    ilustrasi diare (pexels.com/Sora Shimazakj)

    Berkat respons cepat petugas gabungan dan nakes Puskesmas Gunungguruh yang mendatangi lokasi satu per satu, situasi di lapangan dapat segera dikendalikan. Sebagian besar warga kini sudah mulai membaik, sementara sisanya masih dalam pengawasan intensif tim medis untuk memastikan tidak ada perburukan kondisi.

    Adapun penyebab diare massal diduga akibat warga mengkonsumsi air minum. "Penyebab diare massal diduga akibat air minum tidak sehat. Hingga saat ini kondisi warga masih dalam pemantauan tim medis," tutupnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More