Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Erwan Setiawan Minta Kasus ITBfess dan Rasisme Diproses Hukum
Wagub Erwan Setiawan (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
  • Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyesalkan cuitan bernada rasis dari akun ITBfess saat pawai juara Persib Bandung dan meminta kasusnya diproses sesuai hukum yang berlaku.
  • Erwan mengimbau masyarakat, khususnya Bobotoh, agar tetap tenang dan tidak terprovokasi karena pihak ITB serta kepolisian sudah menangani kasus tersebut secara internal dan hukum.
  • Rektor ITB Tatacipta Dirgantara telah bertemu Ketua Viking Persib Club untuk menyampaikan permintaan maaf resmi atas kegaduhan di media sosial, meski sanksi terhadap pelaku belum diumumkan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
24 Mei 2026

Akun ITBfess di X membuat cuitan bernuansa rasis saat pawai juara Persib Bandung. Cuitan tersebut menjadi sorotan Bobotoh dan memicu reaksi publik.

26 Mei 2026

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyayangkan cuitan rasis itu dan meminta kasus diproses hukum. Ia juga mengimbau Bobotoh tetap tenang karena pihak ITB telah menangani kasus ini dan membuat pernyataan bersama dengan Viking.

kini

Pihak ITB telah memberikan klarifikasi dan permintaan maaf melalui video resmi. Rektor Tatacipta Dirgantara menyampaikan penyesalan atas kegaduhan, namun belum memastikan sanksi terhadap pihak terkait.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, meminta agar kasus cuitan bernuansa rasis dari akun ITBfess di platform X diproses sesuai hukum setelah menimbulkan reaksi dari pendukung Persib Bandung.
  • Who?
    Erwan Setiawan, Wakil Gubernur Jawa Barat; pihak ITB; Rektor ITB Tatacipta Dirgantara; Ketua Viking Persib Club Tobias Ginanjar; serta komunitas Bobotoh dan pengguna media sosial.
  • Where?
    Pernyataan disampaikan di Gedung Sate, Kota Bandung, sementara peristiwa bermula dari unggahan di media sosial X terkait pawai juara Persib Bandung.
  • When?
    Cuitan muncul pada Minggu, 24 Mei 2026, sedangkan pernyataan Erwan Setiawan disampaikan pada Selasa, 26 Mei 2026.
  • Why?
    Pernyataan dibuat karena adanya unggahan yang dinilai mengandung unsur rasisme terhadap suku Sunda dan memicu keresahan di kalangan pendukung Persib Bandung.
  • How?
    Pihak ITB telah memberikan klarifikasi dan membuat pernyataan bersama dengan Viking Persib Club. Kasus ini sedang ditangani internal kampus dan berpotensi dilanjutkan ke proses hukum oleh kepolisian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada orang di internet nulis kata yang jahat tentang suku Sunda waktu pawai juara Persib Bandung. Pak Erwan, wakil gubernur, bilang itu tidak boleh dan harus dibawa ke polisi. ITB juga sudah minta maaf dan janji akan urus orang yang salah. Sekarang semua diminta tenang supaya tidak ribut lagi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meski insiden ujaran rasis di media sosial sempat menimbulkan kegaduhan, respons cepat dari berbagai pihak menunjukkan komitmen kuat terhadap penegakan hukum dan keharmonisan sosial. Wakil Gubernur Jawa Barat menyerukan ketenangan, ITB memberikan klarifikasi serta permintaan maaf terbuka, dan komunitas pendukung Persib menunjukkan kedewasaan dengan memilih jalur dialog serta kerja sama dalam menjaga kondusivitas Bandung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan turut menyayangkan adanya cuitan dari akun ITBfess di X yang mengandung unsur rasisme saat pawai juara Persib Bandung pada Minggu (24/5/2026). Erwan juga meminta agar kasus ini diproses sesuai dengan aturan berlaku.

Untuk diketahui, akun ITBfess sebelumnya sempat menjadi sorotan Bobotoh karena membuat cuitan tidak pantas yang dinilai merendahkan. Kemudian ada akun lainnya yang berkomentar dengan menuliskan kalimat Sundog yang dinilai Bobotoh mengandung rasisme.

Erwan meminta agar masyarakat khususnya Bobotoh tetap tenang tidak bereaksi berlebihan, karena hal tersebut saat ini sudah ditangani oleh pihak ITB, dan sudah ada pernyataan bersama pendukung Persib Bandung, Viking.

"Pihak ITB sudah memberikan klarifikasi, dan mudah-mudahan pihak yang bersangkutan bisa segera ditindak, baik oleh internal ITB maupun secara hukum oleh pihak kepolisian jika memang ditemukan unsur pidana," kata Erwan saat ditemui di Gedung Sate, Selas (26/5/2026).

1. Bobotoh diminta tenang dan kondusif

Wagub Jabar Erwan Setiawan (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Meski sudah ditangani oleh pihak kampus, Erwan meminta agar pihak ITB benar-benar bisa objektif dalam menegakkan peraturan. Ketika memang ada salah satu mahasiswa atau civitas akademika yang terlibat dalam perkara ini, dia mendorong diselesaikan secara hukum.

"Biarkan proses hukum yang berjalan. Kepada warga masyarakat, saya minta untuk tetap tenang, jangan terpancing, dan jangan mudah terprovokasi. Kita harus tetap menjaga kondusivitas di Jawa Barat," kata dia.

2. Erwan sangat menyayangkan kejadian tersebut

Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan (Humas/Pemprov Jabar)

Tindakan ujaran kebencian dan sara terhadap suku Sunda seharusnya tidak terjadi di lingkungan akademik atau mengatasnamakan mahasiswa. Meski begitu, dia meminta agar para pendukung Persib Bandung tetap tenang.

"Tentu saya sangat menyayangkan kejadian tersebut. Namun, kita harus tetap menghormati proses hukum serta menghargai klarifikasi yang telah disampaikan oleh pihak ITB. Semoga segera ada tindak lanjut dari ITB terhadap oknum tersebut," kata Erwan.

"Saya berharap kasus ini diproses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku di negara kita," ucapnya.

3. Rektor ITB minta maaf

STEI ITB (itb.ac.id)

Untuk diketahui, Ketua Viking Persib Club, Tobias Ginanjar sudah bertemu langsung dengan Rektor ITB, Tatacipta Dirgantara dan telah membuat pernyataan bersama. Bahkan, hasil pertemuan ini pun turut diunggah di akun resmi ITB.

Dalam video tersebut rektor ITB turut meminta maaf secara langsung kepada para Bobotoh atas kegaduhan yang terjadi di media sosial terutama berkaitan dengan pawai kemenangan Persib Bandung kemarin.

"Persib milik warga Kota Bandung dan ITB juga aset Nasional ada di kota Bandung, pertama yang ingin saya sampaikan mohon maaf telah terjadi kegaduhan di media sosial, kita tahu di media sosial bergulir menjadi bola salju dan berdampak kepada kerukunan," kata Tata Cipta dalam video tersebut.

Meski begitu, rektor belum memastikan seperti apa tindakan tegas yang diberikan kepada oknum-oknum tersebut. Dia hanya meminta maaf atas kegaduhan yang sudah terjadi.

Editorial Team

Related Article