Bojan Hodak Resmi Tak Perpanjang Kontrak Jadi Pelatih Persib Bandung

- Bojan Hodak resmi tidak memperpanjang kontraknya sebagai pelatih kepala Persib Bandung setelah tiga musim sukses membawa tim meraih tiga gelar Liga Indonesia secara beruntun.
- Meski mundur dari kursi pelatih, Bojan tetap menjadi bagian klub dengan peran baru sebagai Shareholder Group Technical Advisor untuk membantu melanjutkan warisan kesuksesan Persib.
- Para pemain seperti Beckham Putra dan Marc Klok menyampaikan pesan emosional dan rasa terima kasih atas dedikasi Bojan yang dianggap membawa perubahan besar bagi tim dan kota Bandung.
Bandung, IDN Times - Bojan Hodak dipastikan tidak memperpanjang kontrak dengan Persib untuk menjadi kepala pelatih. Tiga tahun dirasa cukup untuk membawa tim ini mencetak sejarah dengan raihan tiga trofi Liga Indonesia secara beruntun.
Kepastian itu telah diumumkan Persib melalui akun media sosial Instagramnya @persib. Meski demikian, Bojan tidak akan meninggalkan Persib secara permanen karena dia bakal mendapatkan peran baru di manajemen.
"Setelah sukses membawa #PERSIB mendominasi sepak bola Indonesia dalam tiga musim terakhir, Bojan Hodak akan mengosongkan kursi Head Coach dan kini akan menjalani peran baru sebagai Shareholder Group Technical Advisor dan turut membantu melanjutkan warisan kesuksesan untuk masa yang akan datang. Once a Blue, always guiding the Blue," mengutip unggahan akun tersebut, Senin (25/5/2026) malam.
1. Para pemain beri dukungan

Sejumlah pemain pun langsung memberikan dukungan atas capaian Bojan selama ini. Kurzawa misalnya, memberikan komentar atas unggahan tersebut.
"Legenda, terima kasih pelatih, aku mencintaimu," ujar Kurzawa
Sementara itu, gelandang Persib Beckham Putra bahkan membagikan unggahan saat dia berfoto dengan Bojan dan berfose lima jari. Dia berterimakasih kepada Bojan karena selama ini merasa seperti anak dan ayah dengan pelatih asal Kroasia tersebut.
"Terima kasih, Coach Bojan, untuk setiap kepercayaan, arahan, pelajaran dan dukungan yang diberikan sejak hari pertama. Terima kasih sudah percaya, mendorong, dan membantu saya untuk terus berkembang menjadi pribadi dan pemain yang lebih baik. Banyak momen, tawa, perjuangan dan pelajaran yang akan selalu saya ingat," kata Beckham.
Menurutnya, kebersamaan selama tiga tahun sangat menyenangkan karena melewati begitu banyak proses jatuh bangun hingga akhirnya mampu menjadi juara bersama-sama.
"Klub ini menambahkan 3 bintang di dadanya. Sebuah kebanggaan dan kenangan yang akan selalu hidup di hati saya," ungkap dia.
"Sulit rasanya mengucapkan selamat tinggal, karena sosok Coach Bojan akan selalu menjadi bagian penting dari perjalanan ini. Tapi saya percaya setiap pertemuan punya cerita dan setiap perpisahan membawa langkah baru. Semoga sukses di perjalanan berikutnya, Coach. Terima kasih untuk semua kebaikan, kepercayaan, dan pelajaran yang tidak akan pernah saya lupakan. Sampai bertemu lagi, Coach. Masterclass," lanjutnya.
2. Bandung akan selalu mencintaimu

Kapten Persib Bandung, Marc Klok, menuliskan pesan emosional melalui akun Instagramnya untuk Bojan usai kebersamaan mereka selama tiga musim terakhir. Dalam unggahan tersebut, Klok mengenang perjalanan penuh prestasi bersama Bojan yang berhasil membawa Persib meraih tiga gelar dalam tiga tahun.
“Aku bahkan tak tahu harus mulai dari mana. Tiga tahun. Tiga gelar. Dan tak sekali pun, tak sehari pun kau berhenti menjadi dirimu sendiri,” tulis Klok.
Dia menilai Bojan sebagai sosok yang selalu teguh pada prinsip dan caranya sendiri, terlepas dari sorotan maupun kritik yang datang. Menurutmua, karakter itu yang membuat para pemain, staf, hingga suporter begitu menghormati pelatih asal Kroasia tersebut.
“Kau datang dengan visimu sendiri, caramu sendiri, kebenaranmu sendiri. Kebisingan tak pernah menyentuhmu. Kritik terpantul. Sorotan tak pernah mengubahmu. Kau tetap menjadi Bojan,” lanjutnya.
Di akhir pesannya, Klok menyampaikan rasa terima kasih atas seluruh perjalanan dan keputusan yang telah dijalani bersama Bojan selama di Bandung.
“Bandung akan mencintaimu selamanya. Dan aku juga,” tutup Klok.
3. Tiga musim tiga gelar

Dalam perjalannya bersama Persib, Bojan mencatatkan statistik impresif pada kompetisi Liga Indonesia. Bojan bergabung dengan Persib pada awal musim 2023/2024 ketika kompetisi Liga 1 telah memasuki pekan kelima. Sejak saat itu, pelatih asal Kroasia tersebut berhasil mengukir sejumlah pencapaian bersejarah bersama Maung Bandung.
Pada musim pertamanya, Bojan sukses membawa Persib meraih gelar juara sekaligus mengakhiri puasa trofi liga selama 10 tahun. Ia juga tercatat sebagai pelatih asing pertama yang mampu mempersembahkan gelar liga untuk Persib.
Tak berhenti di situ, Bojan kemudian membawa Persib mempertahankan gelar pada musim 2024/2025. Prestasi tersebut membuatnya menjadi pelatih pertama yang membawa Persib meraih gelar juara liga secara beruntun.
Teranyar, Bojan kembali mencetak sejarah dengan membawa Persib meraih tiga gelar berturut-turut atau hattrick juara pada musim 2025/2026. Catatan itu sekaligus menjadi yang pertama dalam era Liga Indonesia.
Selain sukses mempersembahkan trofi, Bojan juga berulang kali mendapatkan penghargaan sebagai pelatih terbaik selama menangani Persib. Statistik Bojan bersama Persib pun tergolong luar biasa. Berdasarkan data Transfermarkt, ia hanya menelan delapan kekalahan dalam tiga musim mendampingi Persib di kompetisi domestik.
Pada musim 2023/2024, Bojan mencatat tiga kekalahan. Kekalahan pertama terjadi saat Persib takluk 1-2 dari Persis Solo pada pekan ketujuh.
Namun setelah laga tersebut, Persib mampu melewati 14 pertandingan tanpa kekalahan. Dua kekalahan lain dialami saat menghadapi Persik Kediri dan PSS Sleman di akhir musim reguler. Meski demikian, Persib berhasil lolos ke Championship Series dan keluar sebagai juara.
Pada musim 2024/2025, Persib kembali hanya menelan tiga kekalahan di bawah asuhan Bojan. Kekalahan pertama baru terjadi pada pekan ke-19 saat menghadapi Dewa United FC. Persib kemudian kalah dari Persebaya Surabaya dan Malut United FC sebelum akhirnya memastikan gelar juara dengan koleksi 69 poin.
Sementara pada musim 2025/2026, Bojan hanya mencatat dua kekalahan sebagai pelatih langsung di sisi lapangan. Persib kalah dari Persijap Jepara dan Persita Tangerang pada awal musim. Adapun kekalahan dari Malut United tidak masuk dalam catatan langsung Bojan karena ia absen mendampingi tim akibat sanksi akumulasi kartu kuning. Saat itu, tugas pelatih kepala dijalankan asisten pelatih Igor Tolic.
Di akhir musim, Persib mengoleksi 79 poin, sama dengan Borneo FC Samarinda. Namun Persib unggul head-to-head sehingga memastikan diri menjadi juara Super League 2025/2026.


















