Bandung, IDN Times - Wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda telah memunculkan efek domino. Rencana ini turut memantik sekelompok tokoh di Cirebon yang menginginkan pisah dan membentuk provinsi sendiri menjadi Cirebon Raya.
Seluruh usulan-usulan ini pun dinilai ekonom berpotensi menambah beban anggaran pemerintah, memicu penyesuaian administrasi, hingga memunculkan perdebatan identitas masyarakat. Adapun usulan Provinsi Cirebon Raya ini Ketua DPRD Jawa Barat Buky Wibawa.
"Karena ada juga yang WA ke saya dari tokoh Cirebon misalnya, 'Kami setuju pergantian nama Provinsi Jawa Barat, selaras dengan itu kami juga ingin berdiri Provinsi Cirebon Raya'. Tapi kami sangat mendukung nama Tatar Sunda, tapi seiring dengan itu kami juga ada keinginan untuk menjadi provinsi sendiri, Cirebon. Nah ini kan jadi polemik nih," kata Buky, Selasa (7/7/2026).
