Inin Nastain IDN Times/ kondisi ruang kelas
Akibat kejadian itu, kerugian ditaksir sekitar Rp300 - Rp600 juta. Pasalnya, air yang menerjang juga merusak beberapa perkakas yang ada di dalam ruangan kelas.
Selain itu, diakui Yayan, musibah itu juga berdampak terhadap tersendatnya aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). "Dampaknya, satu kerusakan fisik. Yang kedua, Kegiatan Belajar Mengajar agak terganggu nih," jelas dia.
"Maka dua hari ini, pembelajarannya online. Semua kami online-kan. Karena kalau banyak anak di sini, dikhawatirkan menghalangi proses pembersihan. Hari Rabu, insyaallah sudah belajar seperti biasa," lanjut dia.
Ketika nantinya proses KBM kembali dilakukan secara luring, Yayan menjelaskan siswa kelas X 1 - X 3, akan menggunakan ruangan lain.
"Anak-anak di kelas ini, dipindahkan belajar nya ke ruang auditorium, lab IPA, sama ruang kelas. Ada ruang kelas kosong. Jadi tidak terganggu, kalau ini dibersihkan," kata dia.
"Sudah kami laporkan, berjenjang. Kemenag Kabupaten, nanti ke provinsi. Hari ini Pak Kepala (Kemenag) sedang di Provinsi. Sekaligus melaporkan kejadian ini.