Bandung, IDN Times - Asosiasi Persatuan Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Barat (Jabar) menilai penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sangat merugikan pengelola pusat perbelanjaan modern atau mal.
Kepala Bidang Hukum dan Hubungan Antar Lembaga APPBI Jabar, Rully mengatakan, pusat perbelanjaan modern yang tergabung dalam APPBI Jabar berkisar 80-an. Ketika semua tenant ditutup selama PPKM Darurat, maka akan berdampak besar.
"Mal ini 90 persen offline bukan online. Dengan aturan (PPKM Darurat) secara bisnis sangat merugikan kita sebagai pengelola pusat belanja, tapi mau bagaimana lagi udah jadi keputusan pemerintah," ujar Rully saat dihubungi awak media, Sabtu (3/7/2021).
