Amelia Warga Tasikmalaya Hilang Seminggu, Ditemukan Wafat Dalam Sumur

- Aam Amelia (46), warga Tasikmalaya yang dilaporkan hilang sekitar 12 hari, ditemukan meninggal di dalam sumur di Desa Cilolohan, Tanjungjaya, Rabu (12/8/2026).
- Tim SAR Gabungan menerima laporan pukul 09.00 WIB dan mengerahkan Tim Rescue Pos SAR Tasikmalaya untuk melakukan asesmen serta evakuasi di lokasi.
- Evakuasi sempat tertunda karena ada ular cobra jawa di dalam sumur. Setelah ular ditangani, jenazah dievakuasi pukul 12.46 WIB dan diserahkan kepada keluarga.
Bandung, IDN Times - Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi seorang jenazah perempuan yang ditemukan berada di dalam sumur di Desa Cilolohan, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (12/8/2026).
Korban diketahui bernama Aam Amelia (46 tahun). Korban sebelumnya dilaporkan hilang selama kurang lebih 12 hari dan diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa.
Informasi mengenai keberadaan korban diketahui berdasarkan laporan yang diterima Kantor SAR Bandung pada Rabu pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Setelah menerima laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Tasikmalaya diberangkatkan pada pukul 09.05 WIB menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi SAR.
1. Petugas temukan ular kobra Jawa di dalam sumur

Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Sukma Shakti) Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana mengatakan, selama proses evakuasi tim gabungan sempat menghadapi kendala karena terdapat ular cobra jawa di dalam sumur bersama jenazah korban. Proses evakuasi pun sempat terhenti.
"Saat akan melaksanakan evakuasi, ditemukan ular cobra jawa di dalam sumur. Dengan mempertimbangkan keselamatan seluruh personel, kami memutuskan untuk menangani dan mengeluarkan ular tersebut terlebih dahulu sebelum proses evakuasi jenazah dilakukan," ujar Ade.
2. Keberadaan ular menghambat proses evakuasi

Ilustrasi Jenazah. (IDN Times/Esti Suryani) Adapun Tim Rescue Pos SAR Tasikmalaya tiba di lokasi pada pukul 09.28 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR Gabungan untuk melakukan asesment serta menentukan langkah evakuasi yang aman.
Selanjutnya, pada pukul 10.05 WIB, berdasarkan hasil asesment, Tim SAR Gabungan mengupayakan proses evakuasi. Hanya saja, keberadaan ular tersebut masih menjadi kendala dalam proses evakuasi.
"Keberadaan ular di dalam sumur menjadi kendala sehingga proses evakuasi jenazah ditunda sementara demi keselamatan personel," kata Ade
3. Jenazah berhasil dievakuasi dengan kondisi sudah meninggal

Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mardya Shakti) Sekitar pukul 12.20 WIB, kata Ade, kendala keberadaan ular berhasil ditangani. Tim SAR Gabungan kemudian melanjutkan proses evakuasi jenazah korban dari dalam sumur.Pada pukul 12.46 WIB, jenazah korban berhasil dievakuasi dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka.
"Setelah jenazah berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga, pada pukul 13.01 WIB seluruh unsur SAR Gabungan melaksanakan debriefing dan evaluasi. Dengan telah ditemukannya dan dievakuasinya korban, operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan seluruh personel dikembalikan ke satuannya masing-masing," kata Ade.


















