Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dicari Prabowo di Rapat TPKAD, KDM Sibuk Padamkan Karhutla
Dok. Istimewa
  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tidak hadir dalam rakornas TPAKD 2026 di Jakarta, sehingga ditanyakan Presiden Prabowo Subianto; Jabar diwakili Wakil Gubernur Erwan Setiawan.

  • Dedi Mulyadi telah izin karena menuju Gunung Ciremai untuk memimpin pemadaman karhutla, yang dinilai berpotensi meluas bila tidak segera dikendalikan.

  • Karhutla terjadi di Desa Pasayangan dan Desa Cibuntu, Kabupaten Kuningan; penanganan melibatkan BPBD, TNGC, damkar, Satpol PP, serta warga yang dijanjikan insentif Rp250 ribu per hari.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rabu (21/10/2026)

Kebakaran hutan dan lahan terjadi di Desa Pasayangan, Kecamatan Lebakwangi, serta Desa Cibuntu, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan. Petugas dan warga melakukan pemadaman di kedua lokasi.

Kamis (22/10/2026)

Dedi Mulyadi tidak menghadiri rapat koordinasi nasional TPAKD 2026 di Jakarta dan diwakili Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan. Presiden Prabowo Subianto mempertanyakan ketidakhadirannya.

saat ini

KDM berada dalam perjalanan menuju Gunung Ciremai untuk memimpin langsung upaya pemadaman kebakaran. Ia meminta warga sekitar membantu pemadaman dengan insentif Rp250.000 per orang.

kini

Penyebab kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kuningan belum diketahui.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tidak menghadiri rapat koordinasi nasional TPAKD 2026 karena menuju Gunung Ciremai untuk memimpin penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kuningan.
  • Who?
    Presiden Prabowo Subianto, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, Dedi Mulyadi, BPBD Kabupaten Kuningan, TNGC, Satpol PP, petugas pemadam, Brigdalkarhutla, dan masyarakat sekitar terlibat.
  • Where?
    Rapat berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Kebakaran terjadi di Desa Pasayangan, Kecamatan Lebakwangi, serta kawasan hutan Desa Cibuntu, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan.
  • When?
    Rapat TPAKD berlangsung Kamis, 22 Oktober 2026. Kebakaran di dua lokasi Kabupaten Kuningan dilaporkan terjadi pada Rabu, 21 Oktober 2026.
  • Why?
    Dedi Mulyadi telah meminta izin tidak hadir karena melakukan perjalanan ke Gunung Ciremai untuk menangani api yang berpotensi meluas. Penyebab kebakaran hingga saat ini belum diketahui.
  • How?
    BPBD, TNGC, pemadam kebakaran, Satpol PP, dan warga melakukan pemadaman serta pendinginan. Dedi Mulyadi meminta aparat desa mengerahkan warga, dengan insentif Rp250.000 per orang per hari dan bonus bila api cepat padam.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Presiden Prabowo mencari Pak Dedi Mulyadi saat rapat di Jakarta. Tapi Pak Dedi pergi ke Gunung Ciremai untuk memadamkan api hutan. Api membakar bambu dan hutan di Kuningan. Petugas dan warga ikut membantu. Pak Dedi memberi uang Rp250 ribu untuk warga yang membantu. Penyebab api masih belum diketahui.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Ketidakhadiran Dedi Mulyadi dalam rapat nasional berangkat dari keterlibatan langsungnya menangani kebakaran di Gunung Ciremai, sementara unsur BPBD, TNGC, pemadam kebakaran, Satpol PP, dan masyarakat juga bergerak di lapangan. Penyediaan insentif bagi warga mencerminkan upaya menggalang partisipasi agar api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi alias KDM tidak hadir dalam rapat koordinasi nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026). Absennya KDM ini turut dipertanyakan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Momen tersebut terjadi saat Prabowo menyapa 18 gubernur yang hadir. Mulanya, presiden berseloroh saat menyapa Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo. Prabowo mengatakan, nama yang memiliki kata Bowo dalam namanya memiliki hal spesial.

"Yang ada Bowo-Bowo itu loh," ujar Prabowo.

1. Prabowo cari KDM

Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) 2026. (YouTube/Sekretariat Presiden)

Prabowo kemudian melanjutkan dengan menyapa gubernur lain. Namun, saat menyapa perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Prabowo sadar ternyata dihadiri Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan.

Prabowo kemudian bertanya ke mana Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau (KDM). Padahal, kata dia, jarak Jawa Barat dan Jakarta cukup dekat.

"Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan. Ke mana KDM itu? Yang paling dekat enggak hadir. Pasti sibuk,m oke," ucap dia.

2. KDM sebelumnya sudah izin tidak hadir

Presiden Prabowo Subianto menghadiri rapat koordinasi nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026) (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Prabowo kemudian menyapa daerah lain yang juga diwakili oleh Wakil Gubernurnya, antara lain DI Yogyakarta, Aceh, Lampung, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Timur, dan lainnya. Prabowo berkelakar agar gubernur yang tidak hadir untuk dicatat. Prabowo meminta para gubernur itu untuk mengembalikan uang perjalanannya.

"Aduh, catat ya (gubernur yang gak hadir). Uang jalannya dikembalikan," kata Prabowo.

Berdasarkan informasi yang didapatkan IDN Times, Gubernur Jabar KDM sebelumnya sudah izin tidak bisa menghadiri kegiatan tersebut. Dia juga saat ini tengah berada di Gunung Ciremai untuk melakukan pemadaman kebakaran lahan dan hutan (Karhutla).

"Saat ini saya perjalanan menuju Gunung Ciremai. Mohon doanya pada seluruh warga Jawa Barat dan seluruh warganet, agar kebakaran Gunung Ciremai segera teratasi dan saya akan ke lokasi memimpin langsung upaya pemadaman api," kata KDM.

3. Karhutla di Gunung Cermai harus segera dipadamkan

Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) 2026. (YouTube/Sekretariat Presiden)

Dia mengungkapkan, kebakaran yang tidak segera dikendalikan berpotensi meluas dan menimbulkan kerawanan yang lebih besar. Meski pemadaman di kawasan pegunungan bukan pekerjaan mudah, KDM berharap api dapat segera dikendalikan.

"Karena kalau dibiarkan, akan menimbulkan kerawanan kebakaran yang lebih luas," ucap KDM.

KDM meminta kepala desa, ketua RT dan RW, serta camat di sekitar Gunung Ciremai segera mengerahkan warga untuk membantu memadamkan Karhutla. Warga yang membantu memadamkan api akan diberi insentif Rp250.000 per orang.

KDM secara khusus meminta warga Desa Seda, Desa Cibuntu, dan Kecamatan Pasawahan turut terlibat dalam upaya pemadaman agar api tidak terus menjalar.

"Kami menyiapkan Rp250 ribu per orang untuk sehari kerja pemadaman api. Dan apabila apinya cepat terpadamkan segera, kami memberikan bonus," ujar KDM.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Jawa Barat, kebakaran hutan dan lahan terjadi di dua lokasi di Kabupaten Kuningan pada Rabu (21/10/2026), yakni Desa Pasayangan, Kecamatan Lebakwangi, dan Desa Cibuntu, Kecamatan Pasawahan.

Di Desa Pasayangan, kebakaran melanda lahan bambu dengan luas keseluruhan sekitar 2 hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 1,5 hektare dilaporkan terbakar.

Sementara itu, kebakaran juga terjadi di kawasan hutan Desa Cibuntu, tepatnya di wilayah Resor Pasawahan SPTN Wilayah I Kuningan. Luas area yang terbakar di lokasi tersebut masih dalam penghitungan.

Penanganan kebakaran melibatkan BPBD Kabupaten Kuningan, Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), serta petugas pemadam kebakaran dan Satpol PP Kabupaten Kuningan. Lima personel piket dari UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan melakukan pemadaman dan pendinginan di lahan bambu Desa Pasayangan selama sekitar 35 menit.

Selain itu, Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Brigdalkarhutla) TNGC bersama masyarakat sekitar bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan pengamanan kawasan hutan. Penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui.

Curated For You

Editorial Team

Related Article