KDM Lantik Asep Surya Atmaja Jadi Bupati Bekasi Besok di Gedung DPRD

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dijadwalkan melantik Asep Surya Atmaja sebagai Bupati Bekasi definitif di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi pada 22 Oktober 2026.
Pengesahan Asep sebagai bupati definitif mengacu pada keputusan Mendagri 19 Oktober 2026, setelah Ade Kuswara Kunang tersangkut korupsi dan divonis enam tahun penjara.
Asep sebelumnya menjabat Plt Bupati Bekasi, pernah menjadi anggota DPRD dari Golkar, lalu bergabung dengan Partai Buruh saat maju mendampingi Ade pada Pilkada 2024.
Bandung, IDN Times - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM dijadwalkan melantik Asep Surya Atmaja sebagai Bupati Bekasi definitif di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Kamis (22/10/2026) besok. Pelantikan ini menyusul disahkannya Asep sebagai Bupati Bekasi definitif berdasarkan surat keputusan Mendagri.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat, Adi Komar membenarkan rencana pelantikan tersebut. Berdasarkan informasi sementara, prosesi pelantikan akan berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi.
"Informasi sementara pelantikan besok di DPRD Bekasi," kata Adi, Rabu (21/10/2026).
1. Keputusan berdasarkan penetapan Mendagri

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan keterangan pers usai Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Sulawesi di Hotel Claro Makassar, Sabtu (19/9/2026). IDN Times/Asrhawi Muin Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (Pemotda) Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, Faiz Rahman, sebelumnya membenarkan Asep Surya Atmaja telah disahkan sebagai Bupati Bekasi definitif menggantikan Ade Kuswara Kunang yang terjerat perkara korupsi.
"Bahwa surat keputusan Kemendagri terkait pengesahan Wakil Bupati Bekasi menjadi Bupati Bekasi itu sudah turun," kata Faiz saat dihubungi, Rabu (21/10/2026).
Dengan keputusan Mendagri 100.2.1.3-3282 pada 19 Oktober 2026 itu, kata Faiz, Pemprov Jabar akan langsung melakukan persiapan pelantikan. Dia menegaskan, pelantikan akan langsung dipimpin oleh Gubernur Jawa Barat, KDM.
"Dan Pak Gubernur akan melaksanakan pelantikan dalam waktu yang secepat-cepatnya," ujarnya.
2. Ade Kuswara divonis enam tahun penjara dalam kasus korupsi

KPK tetapkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan ayahnya tersangka (IDN Times/Aryodamar) Pergantian kepemimpinan di Kabupaten Bekasi bermula dari kasus korupsi yang menjerat Ade Kuswara Kunang. KPK menetapkan Ade sebagai tersangka dalam perkara korupsi ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi pada Desember 2025, bersama ayahnya HM Kunang.
Wakil Bupati Asep Surya Atmaja kemudian ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi. Dalam persidangan, majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung menjatuhkan vonis enam tahun penjara kepada Ade pada 14 September 2026. Ia juga dijatuhi denda Rp300 juta.
Sebelum terseret kasus hukum, Ade dan Asep merupakan pasangan kepala daerah hasil Pilkada Kabupaten Bekasi 2024. Keduanya memperoleh 666.494 suara atau 45,68 persen dan dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 untuk masa jabatan 2025–2030.
3. Asep berasal dari Partai Buruh

Bupati dan Wakil Bupati Bekasi terpilih, Ade Kuswara Kunang-Asep Surya Atmaja. (Istimewa) Setelah proses pemberhentian Ade, DPRD Kabupaten Bekasi menggelar rapat paripurna pada 16 Oktober 2026 untuk mengumumkan pengusulan Asep menjadi bupati definitif guna melanjutkan sisa masa jabatan. Kemendagri kemudian menerbitkan keputusan pengesahan pengangkatan Asep pada 19 Oktober 2026.
Asep Surya Atmaja bukan sosok baru dalam politik Kabupaten Bekasi. Sebelum menjabat sebagai Wakil Bupati Bekasi, ia lebih dulu menjadi anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Partai Golkar pada periode 2019–2024. Ia juga pernah dipercaya menjadi Ketua Fraksi Golkar di DPRD.
Perjalanan politik Asep berlanjut pada Pilkada Kabupaten Bekasi 2024. Ia meninggalkan Golkar dan bergabung dengan Partai Buruh sebelum maju sebagai calon wakil bupati mendampingi Ade Kuswara Kunang yang diusung PDI Perjuangan. Pasangan tersebut kemudian ditetapkan sebagai pemenang Pilkada.
Asep merupakan adik kandung Eka Supria Atmaja, mantan Bupati Bekasi yang menjabat pada 2019–2021. Eka sendiri pernah melanjutkan kepemimpinan daerah setelah bupati sebelumnya tersangkut perkara korupsi.
Sebelum berkarier di politik, Asep menempuh pendidikan kedokteran di Universitas Trisakti dan berprofesi sebagai dokter.




















