Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Dinas ESDM Jabar Klaim Stok BBM Aman, Minta Masyarakat Tidak Panik

Kota Bandung
2 min read
Dinas ESDM Jabar Klaim Stok BBM Aman, Minta Masyarakat Tidak Panik
ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama)
  • Dinas ESDM Jawa Barat menyatakan stok BBM aman dan belum menerima laporan kelangkaan di berbagai daerah, berdasarkan koordinasi dengan Pertamina.

  • Penyaluran BBM di Bandung Raya banyak memakai jaringan pipa, sehingga pasokan Pertamax, Pertalite, dan Solar terus mengalir; stok bensin diperkirakan tahan enam hingga tujuh hari.

  • Stok Solar di Bandung Raya disebut dapat bertahan hingga 13 hari. ESDM akan berkoordinasi dengan Pertamina terkait antrean Solar di Subang dan pembagian alokasi dengan Karawang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jawa Barat dipastikan dalam kondisi aman. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tulus Arifan menyatakan, belum ada laporan mengenai adanya kelangkaan BBM di sejumlah daerah.

Tulus Arfian mengatakan, berdasarkan hasil koordinasi dengan Pertamina, pusat penyaluran BBM di Jabar ada di wilayah Bandung. Sementara, pendistribusian ke beberapa SPBU banyak yang sudah menggunakan pipa secara langsung.

"Di Jawa Barat, khususnya Bandung, penyaluran menggunakan jaringan pipa sehingga pasokan terus mengalir. Berdasarkan informasi yang kami terima, ketahanan stok BBM jenis gasoline atau bensin saat ini sekitar enam sampai tujuh hari," kata Tulus saat dikonfirmasi, Selasa (21/10/2026).

  1. 1. Ketersediaan BBM di Jabar dalam kondisi aman

    ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama)
    ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama)

    Karena penyaluran banyak menggunakan pipa secara langsung, Tulus mengungkapkan, untuk wilayah Bandung Raya dalam kondisi tersedia untuk kebutuhan BBM, baik itu Pertamax, Pertalite, dan Solar. Hal itu juga menjadi pembeda dengan provinsi lain yang memang masih mengandalkan distribusi dari jalur laut.

    "Terkait kondisi BBM hari ini, di Jawa Barat, pusat penyalurannya berada di Bandung. Karena itu, kondisi Jawa Barat relatif aman. Karena sistem penyaluran BBM di wilayah ini menggunakan pipa," katanya.

    "Berbeda dengan beberapa provinsi lain yang masih mengandalkan kapal sehingga berpotensi mengalami gangguan distribusi," kata Tulus.

  2. 2. Bandung Raya diklaim paling aman untuk ketersediaan BBM

    Ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama)
    Ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama)

    Kendati kebutuhan dalam kondisi aman, Tulus mengatakan, Pertamina sudah memastikan BBM tetap terpenuhi jika nantinya mengalami gangguan. Bahkan, untuk kebutuhan Solar jumlahnya cukup banyak untuk wilayah Bandung Raya.

    "Pasokan terus mengalir melalui sistem pipa, jadi ketersediaannya terus terjaga. Namun, jika terjadi gangguan, ketahanan stok yang tersedia diperkirakan bisa mencapai enam sampai tujuh hari. Kalau solar, ketahanannya lebih lama, bahkan mencapai 13 hari berdasarkan informasi yang kami terima," kata dia.

  3. 3. Kasus antrean Solar di Subang akan dikoordinasikan dengan Pertamina

    ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama)
    ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama)

    Disinggung mengenai kondisi antran Solar yang panjang di wilayah Subang dan sekitarnya, Tulus menyatakan akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Pertamina karena daerah tersebut kemungkinan mendapatkan alokasi lebih termasuk di Karawang.

    "Sepengetahuan saya, Subang memiliki keterkaitan distribusi dengan Karawang, termasuk untuk kebutuhan industri. Saya belum memahami secara terperinci bagaimana pembagian wilayah penyaluran oleh Pertamina," ungkapnya.

    "Tetapi informasi yang kami terima menunjukkan adanya pembagian wilayah atau regional, termasuk yang berkaitan dengan Subang dan Karawang," kata dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More