Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Usai Demo, Pemkot Bandung Bersihkan Vandalisme dan Kutuk Anarkis

Kota Bandung
4 min read
Usai Demo, Pemkot Bandung Bersihkan Vandalisme dan Kutuk Anarkis
Pemkot Bandung Bersihkan Vandalisme Pascademo, Sayangkan Penyerangan pada Polisi. Dok Istimewa
  • Pemkot Bandung membersihkan vandalisme di Simpang Lima, Cikapayang, Jalan Asia Afrika, hingga Pendopo selama target 2x24 jam, melibatkan sejumlah perangkat daerah.
  • Kerusakan terutama berupa vandalisme tanpa fasilitas dibakar; beberapa bagian akan dicopot dan diperbaiki. Dua mobil program Makan Bergizi Gratis juga menjadi sasaran, sementara dapur SPPG tidak terdampak.
  • Sebanyak 11 polisi dilaporkan terluka akibat kekerasan saat demonstrasi. Pemkot menyerahkan penyidikan kepada kepolisian dan berkoordinasi menjaga kondusivitas, sementara aktivitas sosial-ekonomi tetap berjalan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bergerak membersihkan sejumlah titik yang terdampak vandalisme setelah aksi demonstrasi yang berlangsung di Kota Bandung. Pembersihan dilakukan mulai dari kawasan Simpang Lima, Cikapayang, Jalan Asia Afrika hingga Pendopo Kota Bandung.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, proses pembersihan ditargetkan berlangsung selama 2x24 jam. Langkah tersebut dilakukan untuk mengembalikan kondisi kota seperti semula setelah sejumlah fasilitas menjadi sasaran vandalisme.

“Alhamdulillah pagi hari ini kami langsung turun tangan untuk membersihkan vandalisme yang terjadi pada saat demo kemarin. Sampai 2x24 jam ke depan kita lakukan pembersihan vandalisme di Simpang Lima, di Cikapayang, dan sepanjang Jalan Asia Afrika hingga ke Pendopo,” ujar Farhan, Rabu (21/10/2026).

  1. 1. Kebersihan dan keindahan kota harus dikembalikan

    WhatsApp Image 2026-10-21 at 6.31.24 AM.jpeg
    Pemkot Bandung Bersihkan Vandalisme Pascademo, Sayangkan Penyerangan pada Polisi. Dok Istimewa

    Farhan menyebut, pembersihan dilakukan untuk mengembalikan kebersihan dan keindahan Kota Bandung. Menurutnya, aksi vandalisme tidak berkaitan dengan kebebasan menyampaikan pendapat.

    “Tujuannya tentu adalah yang paling penting mengembalikan kebersihan dan keindahan Kota Bandung. Karena kalau vandalisme tidak ada hubungannya dengan kebebasan berekspresi dan berpendapat,” katanya.

    Pembersihan dilakukan di bawah koordinasi Asda 1 dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah, seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemukiman dan Kawasan Perumahan, Tata Pemerintahan, serta para camat.

    Ia mengatakan kerusakan paling terlihat berada di kawasan tempat dirinya memberikan keterangan. Sejumlah bagian fasilitas yang rusak akibat vandalisme akan dicopot untuk kemudian diperbaiki.

    “Yang paling rusak sih vandalisme di sini ya. Jadi ini terpaksa semua huruf-hurufnya karena yang bagian bawah dirusak, jadi ya kita akan cabut semuanya. Sekalian kita coba perbaikin semuanya sehingga nanti akan kelihatan lebih normal,” ujarnya.

    Menurutnya, kerusakan yang terjadi di sejumlah titik lebih banyak berupa vandalisme dan tidak ada fasilitas yang dibakar. Pendopo Kota Bandung juga disebut hanya mengalami vandalisme

  2. 2. Dua mobil MBG ikut jadi sasaran vandalisme

    WhatsApp Image 2026-10-21 at 8.05.19 AM.jpeg
    Pengrusakan mobil pembawa MBG di Kota Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno

    Selain fasilitas kota, dua mobil program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga sempat menjadi sasaran saat massa bergerak ke kawasan Jalan Naripan.

    Farhan menyebut perusakan tidak sampai masuk ke bagian dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Namun, kendaraan yang berada di pinggir jalan tersebut menjadi korban vandalisme.

    “Saya juga tidak menduga sebetulnya bahwa ada pergerakan massa ke arah Jalan Naripan yang kebetulan SPPG-nya ada di pinggir jalan. Tapi kerusakan yang terjadi berhasil dicegah tidak sampai ke dalam dapur. Mobilnya memang sempat jadi korban vandalisme,” katanya.

    Dia berencana meninjau langsung kondisi SPPG untuk memastikan keadaan di dalam fasilitas tersebut. Di sisi lain, ia menilai aksi demonstrasi mahasiswa pada awalnya berlangsung dengan baik sebagai bentuk penyampaian pendapat. Situasi berubah setelah terjadi penyerangan terhadap kendaraan polisi.

    “Demo kali ini sebetulnya mahasiswa juga menyampaikan pendapatnya, unjuk rasanya juga sebetulnya sih baik-baik saja ya, sampai kejadian terjadi penyerangan terhadap truk polisi. Nah, itu menjadi lain nih sekarang,” ujarnya.

  3. 3. Sebanyak 11 polisi terluka, Pemkot serahkan proses hukum ke polisi

    WhatsApp Image 2026-10-21 at 5.58.09 AM.jpeg
    Mobil Dalmas Dirusak Sekelompok Massa di Bandung, Tiga Polisi Luka. Dok Istimewa

    Pemkot Bandung menyatakan prihatin atas aksi kekerasan yang menyebabkan 11 anggota kepolisian mengalami luka, mulai dari luka ringan hingga luka berat.

    Wali Kota mengatakan pemerintah akan mengambil pendekatan kemanusiaan agar eskalasi kekerasan tidak semakin meluas. Sementara proses penyelidikan terhadap kejadian tersebut diserahkan kepada pihak kepolisian.

    “Kami juga menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas terlukanya dari luka berat sampai luka ringan 11 anggota kepolisian yang mendapat serangan semalam,” katanya.

    Ia menegaskan Pemkot Bandung tidak akan mengambil alih proses hukum terkait aksi kekerasan tersebut.

    “Tugas kita bersama untuk menurunkan eskalasi tersebut, menyerahkan kepada yang berwajib melakukan penyidikan. Sedangkan kami dari pemerintah kota memastikan bahwa semua akan kita bersihkan untuk kembali ke normal,” ujarnya.

    Pemkot Bandung juga akan berkoordinasi dengan kepolisian sebagai bagian dari Forkopimda untuk menjaga situasi tetap kondusif.

    “Kami bersama-sama dengan kepolisian sebagai bagian dari Forkopimda akan bahu-membahu menjaga kondusivitas di Kota Bandung,” katanya.

    Menurutnya, aktivitas ekonomi dan sosial di Kota Bandung masih berjalan. Bahkan, sebuah konferensi internasional tetap berlangsung setelah aksi demonstrasi.

    Sebelumnya, dari video yang dilihat IDN Times, awalnya mobil ini tengah melintas di perempatan jalan Dago, tapi tiba-tiba sekelompok masa mendorong waterbarrier untuk menghentikan kendaraan tersebut. Mobil Dalmas kemudian mencoba menghindar dan memutar balik.

    Nahas ketika kendaraan belum sempurna untuk memutar balik sekelompok massa yang menghadang langsung melemparkan berbagai barang dan menyerang mobil tersebut yang berisi sejumlah aparat polisi.

    "Tiba-tiba diserang oleh rombongan, kemudian dengan melempari batu. Melempari batu, kemudian melempari kembang api dan petasan, sama bom molotov," kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Dedi Supriyadi.

    Akibat kejadian itu, tiga anggotanya terluka dan sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan. Belum dijelaskan secara rinci kondisi luka yang diderita oleh mereka.

    "Anggota sudah diobati di rumah sakit, sudah mendapat penanganan medis," ujar dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More