Teras Cihampelas Segera Dibongkar, Lelang Akan Dibuka Pekan Ini

BPKAD Jawa Barat menargetkan lelang pembongkaran Teras Cihampelas dibuka pekan ini setelah persyaratan administrasi dinyatakan lengkap dan diusulkan ke KPKNL.
Proses lelang diperkirakan minimal memakan waktu satu pekan; setelah pemenang ditetapkan, pembongkaran langsung dilakukan dengan target penyelesaian sekitar 30 hari kalender.
Pembongkaran dilakukan atas arahan Gubernur Dedi Mulyadi untuk penataan kawasan, sementara 30 UMKM kuliner akan direlokasi ke area samping Baltos.
Bandung, IDN Times - Proses pembongkaran Teras Cihampelas saat ini masih berprogres. Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jawa Barat menargetkan lelang pembongkaran aset tersebut mulai dibuka untuk pihak ketiga dalam pekan ini.
Kepala BPKAD Jawa Barat, Norman Nugraha mengatakan, kelengkapan untuk lelang seperti proses administratif saat ini sudah selesai dan dinyatakan lengkap oleh pemerintah pusat, tinggal diusulkan untuk proses lelang.
"Ya, kemarin persiapan kaitan pemenuhan administratif sudah diselesaikan. Insyaallah minggu ini kita naik lelang dan kita usulkan ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) untuk proses lelangnya," ujar Norman saat ditemui di Gedung Sate, Selasa (20/10/2026).
1. Izin bongkar sudah ada

Kondisi terbaru Teras Cihampelas, Kota Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno Mengenai waktu lelang tersebut akan memakan waktu berapa lama, Norman menyampaikan, proses tersebut kemungkinan memakan waktu hingga satu pekan, dan setelah pemenangnya disetujui maka akan langsung dilakukan pembongkaran.
"Nanti tergantung KPKNL berapa lama. Ya, mudah-mudahan bisa cepat. Kalau cepatnya, minimal seminggu. Ya, cepatnya seminggu. Karena surat persetujuan bongkar, izin bongkarnya sudah ada," katanya.
"Kalau misalnya lelang sudah selesai, terus ada yang minat, daftar, dan sesuai dan lain sebagainya, itu langsung," tutur Norman.
2. Proses pengerjaan ditargetkan 30 hari

Fasilitas Teras Cihampelas Kota Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno Mengenai tengat waktu pembongkaran, BPKAD Jabar menargetkan bisa selesai dalam 30 hari kerja untuk semua material yang ada di Teras Cihampelas, mulai dari ujung gapura hingga simpang empat menuju Jalan Layang Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja.
"Kalau kami menawarkan 30 hari kalender. Tapi nanti tergantung negosiasi dengan pemenang lelangnya," katanya.
Disinggung mengenai dokumen administrasi pembongkaran ini apakah sudah sesuai dengan peraturan dan pengawasan dari KPK. Norman memastikan, langkah tersebut sudah ditempuh dan dinyatakan aman.
"Kemarin kan kita juga sudah konsultasi ke BPK, ke BPKP dan lain sebagainya. Yang paling penting kan setiap tahapan itu dilalui ya, setiap hal-hal yang pemenuhan administratifnya juga dipenuhi," tuturnya.
3. PKL akan direlokasi

Fasilitas Teras Cihampelas Kota Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno Norman menegaskan, pembongkaran Teras Cihampelas ini dilakukan sesuai dengan perintah Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi alias KDM yang ingin menata kembali wilayah tersebut. KDM kata dia, meminta agar pembongkaran ini segera dilakukan.
"Makanya kemarin kan Pak Gub menyampaikan bahwa harus segera mungkin dilakukan proses pembongkaran. Nah, secara administrasi dan persiapan ya sudah kami siapkan. Mudah-mudahan memang sesuai target minggu ini bisa naik lelang," kata dia.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menyiapkan lokasi baru bagi 30 pelaku UMKM kuliner yang selama ini berjualan di Teras Cihampelas, Kota Bandung. Puluhan pedagang tersebut akan direlokasi ke area di samping Balubur Town Square (Baltos) seiring dengan rencana penataan dan pembongkaran Teras Cihampelas.
Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan, lokasi baru tersebut tengah disiapkan pemerintah agar aktivitas perdagangan para pelaku UMKM tetap berjalan selama penataan kawasan Cihampelas berlangsung.
"Kami sudah identifikasi ada 30 UMKM, para pedagang makanan ya kuliner di atas, di Teras Cihampelasnya yang akan kita relokasi ke samping Baltos. Kita sedang tata di sana," kata Herman saat mengecek kawasan Cihampelas, Rabu (23/9/2026).




















