Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Gerbang SMA-SMK di Jabar Dikunci Saat Jam Belajar Mulai Berlaku!

Kota Bandung
2 min read
Gerbang SMA-SMK di Jabar Dikunci Saat Jam Belajar Mulai Berlaku!
Dok. IDN Times-Azzis Zulkhairil
  • Disdik Jawa Barat mewajibkan SMA-SMK negeri mengunci gerbang setelah jam masuk hingga pembelajaran selesai, berdasarkan nota dinas yang diterbitkan 12 Oktober 2026.

  • Kebijakan ini ditujukan menjaga keamanan, kenyamanan, dan konsentrasi guru serta siswa, sekaligus mencegah murid keluar-masuk sekolah selama jam belajar.

  • Pihak eksternal harus membawa surat resmi dan berkoordinasi untuk izin masuk; Disdik menyatakan aturan sudah diterapkan, termasuk di sejumlah sekolah Bandung.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat memperketat pengawasan, kemanan, ketertiban di satuan pendidikan dengan menutup dan mengunci gerbang sekolah SMA-SMK negeri setelah jam masuk hingga selama kegiatan pembelajaran berlangsung.

Peraturan anyar tersebut tertuang dalam nota dinas 38297/PW.01/SEKRE yang ditandatangani langsung oleh Kepala Disdik Jabar Purwanto, dan diterbitkan pada 12 Oktober 2026. Surat itu juga telah disebarkan ke seluruh Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan di wilayah Jabar.

Isi dari nota dinas tersebut meminta seluruh kepala satuan pendidikan untuk memperketat pengawasan serta membatasi akses masuk bagi pihak eksternal yang tidak berkepentingan selama kegiatan belajar mengajar berlangsung.

Kemudian, pihak eksternal yang memiliki kepentingan dan memerlukan akses ke lingkungan sekolah, wajib menunjukkan surat resmi, serta terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk memperoleh izin masuk sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

  1. 1. Dilakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan

    IMG-20250807-WA0046.jpg
    Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Purwanto (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

    Selain arahan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi alias KDM, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto mengatakan, kebijakan penutupan gerbang bertujuan memastikan lingkungan sekolah tetap aman selama proses belajar mengajar.

    "Itu kan dimaksudkan agar lingkungan sekolah itu benar-benar aman pada jam-jam pembelajaran berlangsung. Tidak ada gangguan-gangguan yang bisa mengakibatkan keamanan, kenyamanan, konsentrasi guru dan siswa terganggu," ujar Purwanto, Selasa (21/10/2026).

  2. 2. Gerbang sekolah dikunci setelah jam masuk

    IMG-20250807-WA0046.jpg
    Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Purwanto (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

    Purwanto menjelaskan, secara teknis setiap satuan pendidikan diminta mengunci gerbang setelah jam masuk sekolah. Dia meminta agar seluruh sekolah khususnya SMA-SMK dan SLB Negeri bisa menindaklanjuti arahan tersebut.

    "Ketika sudah masuk jam pembelajaran, gerbangnya dikunci agar proses pembelajaran yang ada di dalam kelas itu bisa berjalan dengan baik, guru-guru bisa menunaikan kewajibannya dengan baik, terus anak-anaknya juga tidak keluar masuk sekolah," katanya.

    Menurutnya, aturan teknis terkait kebijakan tersebut telah disampaikan kepada satuan pendidikan di berbagai wilayah Jawa Barat.

    "Sudah, sudah," kata Purwanto saat ditanya apakah aturan teknis telah disebarkan ke masing-masing satuan pendidikan.

  3. 3. Pihak eksternal wajib koordinasi dengan sekolah

    IMG-20250708-WA0009.jpg
    Kepala Disdik Jabar, Purwanto (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

    Purwanto memastikan kebijakan penguncian gerbang tersebut sudah mulai diterapkan di sekolah-sekolah. Dia mengaku sudah meninjau langsung ke beberapa sekolah dan dipastikan sudah mulai mengunci gerbang saat proses belajar mengajar berlangsung.

    "Iya, diberlakukan. Ini saya lagi di SMA 28, sudah diberlakukan," ucapnya.

    Berdasarkan pantauan IDN Times di sejumlah sekolah SMA dan SMK di Kota Bandung terlihat mulai menerapkan peraturan tersebut. Seperti di SMKN 1 Bandung yang mana gerbang selama pagi setelah murid masuk hingga siang hari pagar sudah tertutup.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More